Edisi 05 November 2017

  • Tjalie
    Catatan Pinggir

    Tjalie

    Ada pintu belakang dan ada Ciliwung, sungai yang tak diacuhkan. Dan dalam cerita ini, ada Meneer Barkey.

  • Surya Saputra: Ayah Serba Bisa
    Pokok dan Tokoh

    Surya Saputra: Ayah Serba Bisa

    BAGI aktor Surya Saputra, dikaruniai sepasang anak kembar membuat peran dan perhatiannya lebih ekstra sebagai ayah. Berbagi tugas dengan istrinya, Cynthia Lamusu, Surya mengerjakan hampir semua pekerjaan rumah tangga sendiri. "Babysitter cuma satu," katanya, Selasa dua pekan lalu.

  • Putri Handayani: Pelukan di Puncak Gunung
    Pokok dan Tokoh

    Putri Handayani: Pelukan di Puncak Gunung

    PENDAKI Putri Handayani, 35 tahun, pantang melewatkan satu ritual saat mencapai puncak gunung: menangis. Ia melakukan kebiasaan itu sejak pertama naik gunung pada usia 13 tahun. Air mata menjadi pengobat emosinya yang tercampur aduk setiap kali mendaki.

  • Ayu Laksmi: Gara-gara Ibu
    Pokok dan Tokoh

    Ayu Laksmi: Gara-gara Ibu

    SEJAK Pengabdi Setan tayang pada September lalu, hidup Ayu Laksmi berubah drastis. "Sekarang semua orang memanggil saya ’Ibu’, ha-ha-ha...," ujarnya kepada Tempo di Jakarta, Selasa dua pekan lalu.

  • Momen
    Internasional

    Momen

    MYANMAR
    Suu Kyi Kunjungi Rakhine

    PEMIMPIN de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, berkunjung ke Negara Bagian Rakhine, Kamis pekan lalu. Ini kunjungan pertamanya sejak kekerasan meletus di daerah yang dihuni kaum muslim Rohingya itu. Dia datang ke Ibu Kota Sittwe dan kota-kota lain dengan helikopter militer.

  • Dokumen Rahasia Tak Lengkap JFK
    Internasional

    Dokumen Rahasia Tak Lengkap JFK

    Amerika Serikat membuka ribuan dokumen rahasia tentang pembunuhan John F. Kennedy. Masih menyisakan banyak pertanyaan.

  • Jerat untuk Tiga Pembisik Trump
    Internasional

    Jerat untuk Tiga Pembisik Trump

    Satu per satu orang dekat Donald Trump terseret kasus hukum. Terkait dengan dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan umum Amerika.

  • Momen
    Ekonomi dan Bisnis

    Momen

    MAKROEKONOMI
    Peringkat Kemudahan Berbisnis Membaik

    BANK Dunia menyimpulkan peringkat Indonesia dalam kemudahan berbisnis (ease of doing business) naik ke peringkat ke-72. Indonesia memperoleh skor 66,4, naik dari tahun sebelumnya, yang berada di peringkat ke-91.

  • Berguru Syariah ke Timur Tengah
    Ekonomi dan Bisnis

    Berguru Syariah ke Timur Tengah

    Negara-negara berpenduduk mayoritas muslim berebut menggaet investor di pasar modal syariah. Indonesia hendak menggandeng Dubai membangun bursa efek syariah bersama.

  • Ancaman Bunga di Belakang Euforia
    Ekonomi dan Bisnis

    Ancaman Bunga di Belakang Euforia

    EUFORIA sedang melanda pasar saham. Indeks harga saham gabungan terus menanjak menancapkan rekor demi rekor. Ada baiknya investor tak larut dalam kegirangan, tapi selalu berhitung ulang dan kembali meletakkan horizon investasi pada jangka waktu sedikit lebih panjang.

    Pertama, harga saham di Jakarta berlompatan bukan sepenuhnya karena ada perbaikan faktor fundamental secara signifikan. Pertumbuhan ekonomi masih berkisar 5 persen, tidak spektakuler untuk ukuran negara berkembang. Kinerja banyak perusahaan juga tak cukup dahsyat untuk mendorong penciptaan rekor. Pada saat yang sama, pemerintah justru agresif mencari tambahan penerimaan pajak, yang tentu saja berpengaruh negatif pada keuangan korporasi. Naiknya harga saham di bursa Indonesia lebih karena terdorong arus yang juga sedang mengerek harga saham di pasar negara-negara berkembang Asia.

  • Pada Enam Tahun Emas
    Kesehatan

    Pada Enam Tahun Emas

    Latihan di air pada usia dini niscaya menentukan masa depan kesehatan. Stimulus pada otot dan saraf memicu tumbuh kembang kreativitas anak.

  • Hiu Berjalan Menunggu Perlindungan
    Lingkungan

    Hiu Berjalan Menunggu Perlindungan

    Habitat spesies ikan hiu endemis Halmahera di Ternate terancam akibat pembangunan pelabuhan baru. Butuh perlindungan penuh.

  • Presiden Republik Indonesia Joko Widodo: Saya Sudah Menghitung Semua Risiko
    Laporan Utama

    Presiden Republik Indonesia Joko Widodo: Saya Sudah Menghitung Semua Risiko

    PRESIDEN Joko Widodo lagi-lagi memilih cara tak lazim saat meresmikan proyek infrastruktur. Ia menunggangi Land Rover Defender County lawas untuk menjajal Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu)-yang sempat mangkrak selama 18 tahun-saat peresmian pada Jumat pekan lalu. Sebelumnya, pada Mei lalu, berjaket tebal tanpa rompi antipeluru, Jokowi menggeber sepeda motor trail menyusuri jalan Trans Papua.

  • Menanti Airbus di Palasah
    Laporan Utama

    Menanti Airbus di Palasah

    Sepuluh tahun jalan di tempat, pembangunan Bandara Kertajati kini dipercepat. Solusinya di pembebasan lahan dan strategi pembiayaan.

  • Terwujud Setelah Tiga Dekade
    Laporan Utama

    Terwujud Setelah Tiga Dekade

    Waduk Jatigede akhirnya beroperasi setelah lama tertunda. Sumber irigasi dan pembangkit listrik baru.

  • Jurus cepat membelah Jawa
    Laporan Utama

    Jurus cepat membelah Jawa

    Presiden Joko Widodo mengeluarkan beragam cara demi mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Jawa. Terhambat pembebasan lahan.

  • Menanti Gebrakan MRT
    Laporan Utama

    Menanti Gebrakan MRT

    Sistem transportasi massal MRT Jakarta akhirnya bakal terwujud setelah puluhan tahun direncanakan. Mendapat perhatian serius dari Presiden Jokowi.

  • Gradak-Gruduk sepur kilat
    Laporan Utama

    Gradak-Gruduk sepur kilat

    Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tersendat karena perencanaan tak matang. Dari urusan tanah hingga kelayakan.

  • Siasat Anggaran Kereta Ringan
    Laporan Utama

    Siasat Anggaran Kereta Ringan

    Pelbagai perubahan dan taktik pembiayaan terjadi di tengah pengerjaan light rail transit Jabodebek. Pemerintah optimistis selesai dua tahun lagi.

  • Jumpalitan di Tengah Jalan
    Laporan Utama

    Jumpalitan di Tengah Jalan


    Beberapa proyek infrastruktur besar terancam tersendat akibat buruknya perencanaan dan terbatasnya anggaran. Sebagian lagi memiliki kelayakan ekonomi yang rendah sehingga tidak diminati swasta. Tidak mengherankan kalau kemudian pemerintah menugasi badan usaha milik negara menggarap sejumlah proyek tersebut. Tiga di antaranya proyek light rail transit Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi tahap I, kereta cepat Jakarta-Bandung, dan Jalan Tol Trans Sumatera. Berulang kali Presiden Joko Widodo harus berakrobat merevisi aturan, desain, dan skema pembiayaan agar proyek-proyek itu tidak lunglai di tengah jalan.

  • Revisi Setelah Surat Sri
    Laporan Utama

    Revisi Setelah Surat Sri

    Proyek listrik 35 ribu megawatt hampir pasti meleset. Dibayang-bayangi seretnya pendanaan dan perencanaan yang tak matang.

  • Jalan Baru di timur indonesia
    Laporan Utama

    Jalan Baru di timur indonesia

    Pemerintah jorjoran membuka jalur penghubung lintas kabupaten di Papua dan Papua Barat. Tak serta-merta mendongkrak pertumbuhan.

  • Jalur Ringkas Menekan Harga
    Laporan Utama

    Jalur Ringkas Menekan Harga

    Volume muatan antara Jawa dan wilayah timur Indonesia belum seimbang. Sejumlah rute bersinggungan dengan pelayaran swasta.

  • Tancap Gas Proyek Jumbo
    Laporan Utama

    Tancap Gas Proyek Jumbo


    SEJAK dilantik pada Oktober 2014, Presiden Joko Widodo tancap gas. Sejumlah proyek infrastruktur dicanangkan di seantero Nusantara. Semuanya demi mengatasi ketertinggalan. Terutama di sektor kelistrikan, tol laut, dan Trans Papua. Dibandingkan dengan negara tetangga, ketersediaan infrastruktur utama cukup mengenaskan. Tapi, tanpa kalkulasi matang, proyek andalan itu bisa menggerus anggaran. Apalagi sejumlah pekerjaan menyedot dana besar.

  • Realisasi dan harapan
    Laporan Utama

    Realisasi dan harapan


    Pemerintah mengebut pembangunan berbagai proyek infrastruktur di seluruh pelosok Nusantara. Sebagian sudah mendekati target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Tapi tak sedikit juga yang masih jauh dari harapan.

  • Target Tinggi Pemerintahan Jokowi
    Laporan Utama

    Target Tinggi Pemerintahan Jokowi

    MENGUSUNG slogan membangun dari pinggiran, pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Jusuf Kalla gencar membangun proyek infrastruktur hingga pelosok daerah. Mimpi besarnya menyediakan jaringan konektivitas di semua wilayah dan memupus kesenjangan ekonomi di sekujur negeri. Terbagi menjadi proyek strategis nasional dan proyek prioritas, total kebutuhan anggaran infrastruktur pada 2015-2019 mencapai Rp 4.197 triliun. Dari jumlah itu, 42,5 persen pembiayaannya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta dana badan usaha milik negara. Selebihnya, pemerintah berharap dari investasi swasta. Berbeda dengan pemerintah, kalangan swasta berhitung betul soal layak-tidaknya proyek infrastruktur. Oktober tahun ini genap sudah tiga tahun pemerintahan Jokowi-Kalla. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, berbagai proyek infrastruktur di Indonesia tiga tahun terakhir sudah menghabiskan anggaran negara Rp 994,7 triliun. Angka ini jauh lebih besar ketimbang anggaran infrastruktur lima tahun pemerintah sebelumnya. Namun, dengan bujet sebesar itu, pencapaian secara keseluruhan baru berkisar 10 persen. Sebagian besar masih tahap konstruksi atau bahkan sejumlah proyek masih di level persiapan.

  • Infrastruktur di Sekujur Nusantara
    Laporan Utama

    Infrastruktur di Sekujur Nusantara

    DENGAN porsi anggaran negara yang terus meningkat setiap tahun, Presiden Joko Widodo gencar membangun infrastruktur di sebagian besar wilayah di Tanah Air. Fokusnya tak hanya di Jawa, tapi menyebar hingga pelosok daerah dan kawasan perbatasan. Duet Jokowi-Kalla berusaha menyelesaikan ratusan proyek itu dalam lima tahun pemerintahannya. Sejumlah risiko membayangi program percepatan ini, seperti proyek yang tersendat dan kemungkinan limbungnya badan usaha milik negara karena harus menanggung utang yang lebih besar daripada kemampuan pendapatannya. Dalam tiga tahun pemerintahan Jokowi, tanda-tanda itu mulai muncul, berbarengan dengan cerita sukses peresmian berbagai proyek infrastruktur di sekujur Nusantara.

  • Dua Penulis Selatan
    Seni

    Dua Penulis Selatan

    Dua penulis dari Amerika Latin menyambangi Indonesia membicarakan agama, pembunuhan di Kolombia, sampai narkotik.

  • Ancaman Perang Bahasa
    Bahasa

    Ancaman Perang Bahasa

    Pada 12 Juli 1938, M.H. Thamrin, atas nama fraksi nasionalis dalam De Volksraad, parlemen Hindia Belanda yang anggotanya ditunjuk (bukan dipilih), membuat kejutan. Mulai hari itu, demikian tandasnya, dalam setiap sidang Volksraad (jadi bukan dalam sidang pandangan umum belaka) fraksinya hanya akan menggunakan bahasa Melajoe, cikal-bakal bahasa Indonesia. Thamrin berniat menindaklanjuti keputusan Kongres Bahasa Indonesia I di Solo, pada Juni 1938, yang bertekad memperluas penggunaan bahasa Melajoe di pelbagai kesempatan umum.

  • Putus Sebelum Gaji Terakhir
    Nasional

    Putus Sebelum Gaji Terakhir

    Anak di bawah umur menjadi buruh di pabrik kembang api yang meledak di Kosambi, Tangerang. Bekerja karena sekolah tak lagi gratis.

  • Auditor BPK yang Misterius
    Nasional

    Auditor BPK yang Misterius

    Lima penyidik dan jaksa di KPK dilaporkan ke polisi. Serangan balik?

  • Tersandung Saham Gadai Pensiunan
    Nasional

    Tersandung Saham Gadai Pensiunan

    Investasi saham PT Sugih Energy Tbk oleh Dana Pensiun Pertamina dianggap merugikan keuangan negara Rp 599 miliar. Edward Soeryadjaya turut menjadi tersangka.

  • Frekuensi Publik untuk Publik
    Opini

    Frekuensi Publik untuk Publik

    Dewan Perwakilan Rakyat setengah hati memperbaiki Undang-Undang Penyiaran. Peran negara mengatur frekuensi tidak boleh direduksi.

  • Gegabah Membidik Personel KPK
    Opini

    Gegabah Membidik Personel KPK

    Polisi mengusut tiga personel Komisi Antikorupsi yang berperan membongkar suap. Amat mengada-ada.

  • Setelah Tragedi Kosambi
    Opini

    Setelah Tragedi Kosambi

    Pengawasan yang lemah memicu tragedi kebakaran Kosambi. Regulasi keselamatan kerja perlu diperbarui.

  • Pontang-panting Infrastruktur
    Opini

    Pontang-panting Infrastruktur

    TIGA tahun memerintah, Presiden Joko Widodo berlomba dengan waktu membangun proyek infrastruktur. Pelbagai pekerjaan dikebut, merambah berbagai sektor, dan dilakukan hampir serempak. Kegiatan ini menimbulkan kegairahan di masyarakat, tapi sekaligus memunculkan pertanyaan tentang keberlanjutan proyek-proyek tersebut.

  • Momen
    Nasional

    Momen

    Promosi untuk Perusak Alat Bukti KPK

    KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo mengatakan Direktorat Pengawas Internal KPK sudah memeriksa laporan dugaan perusakan alat bukti korupsi yang dilakukan dua penyidik polisi. Menurut dia, KPK telah menyatakan Komisaris Harun dan Ajun Komisaris Besar Roland Ronaldy bersalah serta memberikan sanksi berat. "Pengembalian ke instansi awal adalah sanksi paling berat yang bisa diberikan terhadap pegawai dari kepolisian, kejaksaan, dan lembaga lain," katanya pekan lalu.

  • Tsunami
    Angka

    Tsunami

    Dari bahasa Jepang, tsu, yang berarti pelabuhan, dan nami atau gelombang, tsunami menjadi hantu bagi mereka yang tinggal di kawasan pantai. Sapuan ombaknya terbukti menghancurkan dan bisa mematikan ratusan ribu jiwa. Itulah sebabnya dunia memperingati Hari Kesadaran Tsunami pada 5 November lalu.

  • Infrastruktur Tak Hanya untuk Jawa
    Kartun

    Infrastruktur Tak Hanya untuk Jawa

    TIGA tahun memerintah, Presiden Joko Widodo gencar membangun infrastruktur di berbagai penjuru negeri. Alokasi anggaran infrastruktur pun kian meningkat setiap tahun. Pada 2015, alokasinya mencapai 14,2 persen, lalu naik 1 persen setahun kemudian, dan pada 2017 melejit menjadi 18,6 persen.

  • Alarm Kantuk untuk Masinis
    Inovasi

    Alarm Kantuk untuk Masinis

    PROFESI masinis membutuhkan keahlian dan kewaspadaan tinggi. Jika mereka lengah akibat mengantuk, keselamatan rangkaian kereta berbobot ratusan ton dan para penumpangnya menjadi pertaruhan besar. Tim mahasiswa Teknik Industri di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya merancang alat pencegah kecelakaan kereta api akibat kelalaian masinis.

  • Sedia Alat Sebelum Hujan
    Etalase

    Sedia Alat Sebelum Hujan

    BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan 76 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan pada akhir Oktober dan awal November ini. Puncak musim hujan diperkirakan terjadi mulai Desember 2017 hingga Februari 2018. Hujan bukan halangan melakukan aktivitas di luar ruang. Apalagi jika sudah mempersiapkan diri dengan pelindung dari guyuran air dan perlengkapan yang tahan basah.

  • Penghargaan: Surabaya
  • DPR Tak Perlu Gedung Baru
  • Surat Pembaca
    Surat

    Surat Pembaca

    Surat Perdamaian

    berhubungan dengan berita di majalah Tempo edisi 8-14 Mei 2016 berjudul "Termakan Saran Pengacara Tambang", berikut ini penjelasan dari saya mengenai sengketa antara PT Asiamindo Nusa Minerals dan Dendi Adisuryo:

  • Catatan Pinggir

    Ada pintu belakang dan ada Ciliwung, sungai yang tak diacuhkan. Dan dalam cerita ini, ada Meneer Barkey.

    Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.