Inovasi 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Alarm Kantuk untuk Masinis

PROFESI masinis membutuhkan keahlian dan kewaspadaan tinggi. Jika mereka lengah akibat mengantuk, keselamatan rangkaian kereta berbobot ratusan ton dan para penumpangnya menjadi pertaruhan besar. Tim mahasiswa Teknik Industri di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya merancang alat pencegah kecelakaan kereta api akibat kelalaian masinis.

i

PROFESI masinis membutuhkan keahlian dan kewaspadaan tinggi. Jika mereka lengah akibat mengantuk, keselamatan rangkaian kereta berbobot ratusan ton dan para penumpangnya menjadi pertaruhan besar. Tim mahasiswa Teknik Industri di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya merancang alat pencegah kecelakaan kereta api akibat kelalaian masinis.

Perangkat buatan Reza Aulia Akbar, Raif Nova Riantama, dan Muhammad Afif Purwandi itu dinamai Masinis Fatigue Detector (Maftec). Fungsi utamanya mendeteksi kantuk juru mudi kereta. Tim bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya. Maftec baru diuji coba di laboratorium dengan bantuan operator. "Penelitiannya selama enam bulan," kata Reza, dua pekan lalu.

Maftec menyempurnakan teknologi deadman pedal yang sudah terpasang di ruang kemudi. Deadman pedal adalah komponen pengereman yang harus dipijak dan dilepas masinis secara bergantian. Alat ini menggunakan format 90/30. Artinya, 90 detik diinjak dan 30 detik dilepas. "Maftec dapat bekerja lebih cepat," ucap Reza.


Menggunakan sensor kamera, Maftec mendeteksi gerakan kelopak mata. Jika masinis terdeteksi mengantuk, gelang di lengannya langsung bergetar. Maftec lalu mengirim data perhitungan tingkat kantuk ke komputer melalui Bluetooth. Komputer lantas memprosesnya dan memberi output berupa peringatan.

161820943449

Maftec menjadi juara Lomba Penelitian Ilmiah Transportasi 2017. Tim pembuatnya meraih penghargaan Adi Cipta Tata Wahana Nusantara yang diserahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 26 Oktober lalu.

Tim berencana mengembangkan spesifikasi Maftec. "Supaya Maftec dapat bekerja dengan respons cepat dan akurasi tinggi," ucap Reza. Tim juga berencana menanamkan teknologi night vision agar Maftec bisa bekerja lebih baik pada malam hari. Selain itu, tim akan menguji Maftec secara langsung ke masinis dalam perjalanan kereta api.


Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161820943449



Inovasi 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.