Edisi 19 Juni 2021

  • Biang Keladi Bernama Firli
    Laporan Utama

    Biang Keladi Bernama Firli

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri ditengarai sebagai salah satu figur sentral di balik runtuhnya komisi antikorupsi. Kebocoran kasus kerap terjadi setelah dia bergabung dengan KPK. Dia pun diduga memata-matai koleganya di lembaga antirasuah itu untuk memegang kartu mereka.

  • Uang Lebaran Sebelum Pelantikan
    Laporan Utama

    Uang Lebaran Sebelum Pelantikan

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri diduga pernah menerima kiriman uang Rp 100 juta di rekeningnya sebagai “uang Lebaran”. Ongkos sewa helikopternya ditaksir jauh lebih mahal.

  • Gugatan Melawan Tes Kebangsaan
    Laporan Utama

    Gugatan Melawan Tes Kebangsaan

    Pegawai nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi menggugat tes wawasan kebangsaan ke sejumlah lembaga. Pembentukan peraturan tentang tes tersebut dinilai cacat hukum.

  • Malu Kucing Ronde Ketiga
    Nasional

    Malu Kucing Ronde Ketiga

    Orang-orang di lingkaran Joko Widodo diduga bermanuver mengegolkan wacana masa jabatan presiden tiga periode. Ada dua skenario disiapkan melalui amendemen konstitusi.

  • Ketar-ketir Pajak Sembako
    Ekonomi dan Bisnis

    Ketar-ketir Pajak Sembako

    Rencana pemerintah menghapus barang kebutuhan pokok dari daftar barang tidak kena pajak menuai kritik. Rencana revisi senapas dengan rekomendasi Bank Dunia.

  • Satu Haluan Banyak Agenda
    Nasional

    Satu Haluan Banyak Agenda

    Pembahasan pokok-pokok haluan negara belum mencapai titik temu. Bisa dipakai untuk memakzulkan presiden.

  • Simalakama Olimpiade Tokyo
    Internasional

    Simalakama Olimpiade Tokyo

    Pemerintah Jepang berkeras menggelar Olimpiade, meski masih berjibaku dengan pandemi Covid-19. Masyarakat menolak karena khawatir akan meningkatkan jumlah kasus.

  • Tiga Jurus Penakluk Nyamuk
    Ilmu dan Teknologi

    Tiga Jurus Penakluk Nyamuk

    Ada tiga metode pengendalian populasi nyamuk Aedes aegypti yang saat ini diterapkan, yaitu metode Wolbachia, teknik serangga mandul, dan rekayasa genetika. Para peneliti diminta memperhatikan dampaknya bagi keseimbangan alam.    

  • Misi Menembus Lima Detik
    Olahraga

    Misi Menembus Lima Detik

    Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin, bergantian memecahkan rekor dunia panjat tebing nomor Speed 15 meter. Target menembus catatan waktu di bawah 5 detik.

  • Merekam Jakarta dalam Kanvas
    Seni

    Merekam Jakarta dalam Kanvas

    Menyambut ulang tahun Ibu Kota, kita diajak melihat kembali rupa Jakarta yang terekam dalam jejak-jejak kanvas seniman. Dari Johannes Rach hingga Srihadi Soedarsono.

  • Wawancara

    Wawancara

    Demi Herd Immunity, Anak Harus Divaksin

    Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Bhakti Pulungan khawatir terhadap angka positif Covid-19 pada anak yang terus meningkat di Indonesia. Sejak pandemi merebak, IDAI mencatat sekitar 117 ribu anak telah terinfeksi penyakit akibat virus corona baru itu. Berdasarkan data IDAI, proporsi kasus konfirmasi Covid-19 pada anak mencapai 12,5 persen dengan tingkat kematian 3-5 persen. Menurut Aman, anak-anak merupakan kelompok paling rentan terpapar virus corona dari orang tua dan lingkungan sekitarnya. Dokter anak kerap menerima pasien Covid-19 anak dalam keadaan telah parah sehingga penanganannya tidak bisa maksimal. Dengan lonjakan angka kasus Covid-19 belakangan ini, Aman menyarankan penyelenggaraan sekolah tatap muka pada Juli nanti ditunda. Positivity rate yang jauh melebihi ambang batas 5 persen terlalu berisiko bagi anak.

    Selengkapnya

  • Nasional

    Upik Abu Mencari Payung

    Upik Abu Mencari Payung

    Dua fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga. Dianggap menambah beban majikan.

     

  • Internasional

    Naiknya Murid Politik Netanyahu

    Naiknya Murid Politik Netanyahu

    Naftali Bennett terpilih sebagai Perdana Menteri Israel dan menyingkirkan mentor politiknya, Benjamin Netanyahu. Menghadapi tantangan internal dari koalisi partai dengan berbagai motif dan ideologi.

  • Sinema

    Ali dan Keempat Ibunya

    Ali dan Keempat Ibunya

    Sebuah drama komedi yang menyelipkan kisah tragis tentang konsep keluarga. Ditayangkan di platform Netflix, film Ali & Ratu-ratu Queens adalah sebuah kisah coming of age sosok Ali yang mengharukan.

  • Internasional

    Lelaki Berturban Hitam

    Lelaki Berturban Hitam

    Kandidat yang digadang-gadang Ayatollah Ali Khamenei, Ebrahim Raisi, terpilih menjadi Presiden Iran. Dituduh terlibat dalam pembantaian tahanan politik.

  • Kolom

    Copras-capres Zaman Sekarang

    Copras-capres Zaman Sekarang

    Robertus Robet
    Sosiolog Universitas Negeri Jakarta

  • Selingan

    Cinta dan Cuan dari Korea Selatan

    Kecintaan terhadap budaya Korea Selatan yang dipupuk selama satu dekade lebih melahirkan komunitas penggemar berdedikasi di Indonesia. Penggemar bersedia merogoh kocek untuk membeli barang yang dapat lebih mendekatkan kepada idola. Menjadi peluang bisnis, skala besar ataupun kecil.

    Selengkapnya

  • Pokok dan Tokoh

    Solidaritas Selepas Tes

    Solidaritas Selepas Tes

    Tes wawasan kebangsaan dalam alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi terus menyisakan polemik. Solidaritas untuk pegawai KPK pun mengalir dari penjuru negeri. Grup musik Endah n Rhesa, komika Pandji Pragiwaksono dan selebriti Melanie Subono termasuk di antaranya.

  • Sosok

    Bos Kecil yang Sadar Privilese

    Bos Kecil yang Sadar Privilese

    Faye Simanjuntak mendirikan Rumah Faye yang berfokus membebaskan anak Indonesia dari perdagangan manusia, kekerasan, dan eksploitasi. Memanfaatkan privilese keluarga.

     

     

     

  • Foto

    Aksi Greenpeace

    Seorang pengunjuk rasa Greenpeace melakukan aksi terjun payung ke lapangan sebelum pertandingan Piala Eropa antara Prancis melawan Jerman di Football Arena Munich, Jerman,  15 Juni 2021.
    Foto: Pool via REUTERS/ Alexander Hassenstein


    Selengkapnya

    Foto

    Melepas Lelah

    Petugas pemikul jenazah beristirahat sejenak usai memakamkan jenazah di pemakaman Covid-19 Cikadut, Bandung, Jawa Barat, 15 Juni 2021. Para pekerja lepas harian ini nyaris tak berhenti melaksanakan tugas pemakaman sejak pagi hingga sore dikarenakan tingginya kasus penularan Covid-19 yang diikuti bertambahnya kematian.
    TEMPO/ Prima Mulia


    Selengkapnya

    Video

    Video

    Cerita Pekerja Indonesia di Saudi: Gaji Tak Dibayarkan, Jika Pulang Kena Penalti

    Para pekerja migran Indonesia di Kota Taif, Arab Saudi terkena dampak pandemi Covid-19 sejak Maret 2020. Mereka ditelantarkan perusahaan yang tak memenuhi hak para pekerja migran sesuai dengan kontrak yang disepakati.


    Selengkapnya

    Video

    Video

    Investigasi Kisruh Pengadaan Alat Pendeteksi Covid-19

    PULUHAN rumah sakit dan laboratorium di berbagai daerah mengembalikan ratusan ribu bahan uji spesimen covid-19 sepanjang Juni hingga September 2020. Reagen kit dan media transfer virus dikembalikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang menyediakannya karena tidak bisa dipakai. Indonesia Corruption Watch yang menelisik hingga pengadaan Desember 2020 menemukan nilai potensi kerugian negara hampir Rp 170 miliar.


    Selengkapnya

    Podcast

    podcast

    Apa Kata Tempo: Sehormat-hormatnya Melawan Firli

    Di bawah kepemimpinan Firli Bahuri, KPK membusuk. Para pegawai dan komisioner KPK harus melawan, dengan sebaik-baiknya dan sehormat-hormatnya.


    Selengkapnya

    Podcast

    podcast

    Celetuk Bahasa Tempo: Simpan Sampahmu!

    Frasa “buang sampah” yang berkonotasi negatif seharusnya diganti dengan frasa baru yang mengarahkan masyarakat ke paradigma positif. Frasa ”buang sampah” dapat diganti dengan ”simpan sampah” atau ”taruh sampah”.


    Selengkapnya




  • Toeti Heraty, Sang Guru
    Obituari

    Toeti Heraty, Sang Guru

    Dari ruang kelas, Toeti Heraty mempopulerkan filsafat feminisme ke dunia publik. Guru yang gigih membesarkan ide murid-muridnya.

  • Dunia Baru dari Hallyu
    Selingan

    Dunia Baru dari Hallyu

    Kesuksesan industri hiburan Korea Selatan turut mengerek perekonomian negara tersebut. Undang-undang tentang wajib militer pun sampai diubah demi bintang pop. K-pop menjadi ladang devisa bagi Korea Selatan.

  • Diskon Hukuman Jaksa Pinangki
    Nasional

    Diskon Hukuman Jaksa Pinangki

    Rangkuman berita sepekan.

  • Ahli ITB Anggap Tak Ada Masalah dengan Impor Emas Batangan Tuang
    Info Tempo

    Ahli ITB Anggap Tak Ada Masalah dengan Impor Emas Batangan Tuang

    Antam Mengimpor Sesuai Prosedur, Standar LBMA Emas Ditandai Logo dan Nomor Seri.

  • Soal Impor, Antam Tak Mungkin Menyalahi Aturan Pemerintah
    Info Tempo

    Soal Impor, Antam Tak Mungkin Menyalahi Aturan Pemerintah

    Impor emas sudah lazim terjadi dengan skala yang sudah ditentukan oleh pihak pemerintah sendiri.

  • Perkawinan Anak dalam Sinetron Ikatan Cinta
    Surat

    Perkawinan Anak dalam Sinetron Ikatan Cinta

    Benarkah sinetron Ikatan Cinta melanggar undang-undang?

  • Tukang Vaksin Nusantara
  • K-Pop
    Angka

    K-Pop

    Grup K-pop terpopuler saat ini, Bangtan Sonyeondan/Bangtan Boys alias BTS terus meroket. Kegilaan ARMY—sebutan penggemar BTS— juga makin menjadi-jadi. Fenomena ini tak hanya terjadi di Indonesia, tapi di seluruh dunia. Mengapa K-pop begitu populer?

  • Belanja yang Ramah Iklim
    Inovasi

    Belanja yang Ramah Iklim

    Tiga orang Indonesia mengusung inovasi belanja online yang lebih ramah lingkungan. Bisa mengalkulasi pengeluaran karbon dari sebuah produk.

  • Yoga untuk Kesehatan
    Etalase

    Yoga untuk Kesehatan

    Yoga telah terbukti efektif sebagai latihan untuk tetap sehat dan segar serta melawan isolasi sosial dan depresi selama pandemi. Perlengkapan Yoga pun tak lepas dari teknologi canggih.

  • Pengukuhan Guru Besar UNJ dan Universitas Malikussaleh
    Album

    Pengukuhan Guru Besar UNJ dan Universitas Malikussaleh

    Informasi pengukuhan guru besar UNJ dan Universitas Malikussaleh serta tokoh meninggal dalam sepekan.

  • Menuntut Demokrasi Zaman Autokrasi
    Arsip

    Menuntut Demokrasi Zaman Autokrasi

    Bagaimana jadinya menuntut demokrasi di era tak demokratis?

  • Sehormat-hormatnya Melawan Firli
    Opini

    Sehormat-hormatnya Melawan Firli

    Tak sekadar menyingkirkan 51 pegawai lewat tes wawasan kebangsaan, Firli Bahuri juga merusak sistem kerja di Komisi Pemberantasan Korupsi. Titik temu para penghancur KPK.

  • Kampanye Murahan Periode Kepresidenan
    Opini

    Kampanye Murahan Periode Kepresidenan

    Sejumlah politikus Senayan mengkampanyekan perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Mengkhianati reformasi.

  • Asal Labrak Tambah Pajak
    Opini

    Asal Labrak Tambah Pajak

    Rencana pemerintah menambah obyek dan besaran pajak pertambahan nilai memicu kontroversi. Kuncinya membangun kepercayaan publik.

  • Jalan Terjal Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
    Opini

    Jalan Terjal Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

    Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga tak kunjung disahkan. Relasi kultural yang melanggengkan hubungan tidak seimbang harus dihapuskan.

  • Radikal, Reformasi, dan Revolusi
    Bahasa

    Radikal, Reformasi, dan Revolusi

    Hingga kini di Indonesia, jika reformasi disebut, kata itu selalu mengandung konotasi perubahan relatif drastis pada 1998.

  • Antigon
    Catatan Pinggir

    Antigon

    Dewa-dewa membuat hukum yang tak perlu karena mereka tak mengenal kefanaan. Seorang raja di bumi membuat hukum, meskipun tidak bagus, sebab ia manusia—ia harus menjaga hidup yang serba mungkin.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.