Podcast



  • Celetuk Bahasa Tempo: Simpan Sampahmu!

    Celetuk Bahasa Tempo: Simpan Sampahmu!

    Frasa “buang sampah” yang berkonotasi negatif seharusnya diganti dengan frasa baru yang mengarahkan masyarakat ke paradigma positif. Frasa ”buang sampah” dapat diganti dengan ”simpan sampah” atau ”taruh sampah”.

  • Celetuk Bahasa Tempo: Inlander

    Celetuk Bahasa Tempo: Inlander

    Akibat dari mentalitas inlander, apa pun yang kita miliki dirasa kalah hebat, kalah nilai, dan kalah gengsi daripada milik bangsa lain. Dalam berbahasa, banyak di antara kita yang menganggap bahasa asing itu lebih bergengsi, lebih bernilai, dan lebih punya daya jual.

  • Apa Kata Tempo: Pamit

    Apa Kata Tempo: Pamit

    Arif Zulkifli pamit dari siniar Apa Kata Tempo. Sebagai penutup, Apa Kata Tempo merangkum lima episode dengan jumlah pendengar terbanyak sejak awal penayangan di akhir 2019.

  • Celetuk Bahasa Tempo: Relawan

    Celetuk Bahasa Tempo: Relawan

    Dulu kata “relawan” digunakan buat merujuk pada figur atau kelompok yang bekerja untuk kepentingan orang lain secara ikhlas. Namun makna kata itu cenderung bergeser pada era politik elektoral seperti sekarang.

  • Apa Kata Tempo: Gunung Es Predator Digital

    Apa Kata Tempo: Gunung Es Predator Digital

    Ketimbang mengganggu mereka yang mengkritik pemerintah, memburu para predator digital jelas lebih penting dan mendesak untuk para petugas patroli virtual.

  • Celetuk Bahasa Tempo: Polisi (kok) Tidur

    Celetuk Bahasa Tempo: Polisi (kok) Tidur

    Ada yang menganggap polisi tidur melindungi mereka dari ancaman yang timbul akibat laju kendaraan yang kencang. Beberapa yang lain justru merasa terganggu bahkan jengkel saat melintasi polisi tidur. Lagipula, polisi kok tidur?

  • Apa Kata Tempo: Gerak Mundur Jarum Reformasi

    Apa Kata Tempo: Gerak Mundur Jarum Reformasi

    Orde Baru telah runtuh dan beralih ke era Reformasi sejak 23 tahun lalu, namun semangat mewujudkan agenda reformasi kian mundur di periode kedua pemerintahan Jokowi.

  • Celetuk Bahasa Tempo: Syur

    Celetuk Bahasa Tempo: Syur

    Makna “syur” menurut KBBI sepertinya sangat sempit—berarti sangat menarik hati. Padahal "syur" pernah ramai muncul di media massa pada 1980-an dan 1990-an, seperti halnya "ler".

  • Apa Kata Tempo: Ambiguitas di Hari Lebaran

    Apa Kata Tempo: Ambiguitas di Hari Lebaran

    Pada lebaran tahun kedua pandemi kali ini, penyakit pemerintah tak juga sembuh: kebijakan yang tak padu dalam mengendalikan penyebaran virus corona.

  • Celetuk Bahasa Tempo: Merek-merek Unik

    Celetuk Bahasa Tempo: Merek-merek Unik

    Selain merek jin True Religion, yang kalau diindonesiakan menjadi “Agama Sejati”, banyak merek produk fashion unik dari negara Barat yang kalau diterjemahkan bisa aneh sekali. Orang Indonesia sepertinya tidak mempermasalahkan semua merek itu. Namun, andaikan semua itu produk Indonesia, apa kira-kira reaksi pasar?

  • Apa Kata Tempo: Bipang, Keseleo Lidah atau Pengalihan Isu?

    Apa Kata Tempo: Bipang, Keseleo Lidah atau Pengalihan Isu?

    Para pejabat pasang badan saat Presiden Jokowi menyebut bipang Ambawang di pidatonya. Namun untuk urusan yang lebih penting, seperti misalnya kabar pegawai KPK yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan, para pejabat malah buang badan.

  • Celetuk Bahasa Tempo: Penolong dan Pembantu

    Celetuk Bahasa Tempo: Penolong dan Pembantu

    KBBI mencatat, kata “bantu” sama dengan “tolong”. Namun ada perbedaan mendasar jika kata “pembantu” dibandingkan dengan kata “penolong”. “Pembantu” tidak dapat menggantikan “penolong” pada frasa “regu penolong”, “dewa penolong”, atau “malaikat penolong”. Sedangkan “penolong” tidak dapat menggantikan “pembantu” pada frasa “pembantu umum”, “pembantu presiden”, atau “peran pembantu”.

  • Apa Kata Tempo: Wasiat Nanggala-402

    Apa Kata Tempo: Wasiat Nanggala-402

    Kita tentu berduka atas tenggelamnya KRI Nanggala-402, tapi jika kita berhenti pada kesedihan itu, maka kita tidak akan tahu penyebab pasti serta pihak yang harus bertanggung jawab atas insiden tragis ini.

  • Celetuk Bahasa Tempo: Satuan dan Ukuran

    Celetuk Bahasa Tempo: Satuan dan Ukuran

    Dalam menentukan jarak, tak jarang kita malah memakai rentang waktu. Misalnya, ada yang menyebutkan perjalanan satu hari dua malam. Tentu kita dapat menaksir waktu tempuhnya lebih-kurang 36 jam. Tapi siapa yang bisa memastikan berapa kilometer yang bisa ditempuh dalam perjalanan selama itu?

  • Apa Kata Tempo: Terawan, Sudahlah

    Apa Kata Tempo: Terawan, Sudahlah

    Daripada bermanuver dengan mengundang politikus dan artis sebagai relawan uji coba vaksin Nusantara, Terawan seharusnya menekankan metode saintifik tanpa politisasi dan propaganda nasionalisme. Pemerintah pun tak perlu mengurusi, apalagi membiayai riset vaksin yang klaimnya belum teruji klinis.

  • Celetuk Bahasa Tempo: Korupsi Berjemaah

    Celetuk Bahasa Tempo: Korupsi Berjemaah

    Ada yang menarik dalam ungkapan "korupsi berjemaah". Ungkapan ini terbentuk oleh dua kata yang sifatnya berbeda sama sekali. Kata pertama, "korupsi", terkait dengan dunia kejahatan kaum kerah putih dan bermakna negatif. Sedangkan kata kedua, dari kata dasar "jemaah", adalah sebutan untuk kumpulan atau rombongan orang beribadah.

  • Apa Kata Tempo: Agar Partai Tak Jadi Benalu

    Apa Kata Tempo: Agar Partai Tak Jadi Benalu

    Soal konflik PKB, Istana harus menahan diri untuk tidak mengintervensi apalagi memihak salah satu kubu demi menjauhkan tumbuhnya partai "benalu".

  • Celetuk Bahasa Tempo: Jihad

    Celetuk Bahasa Tempo: Jihad

    Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan kata "jihad" menjadi monopoli kelompok teroris. Mereka seolah-olah mengatakan bahwa hanya orang yang melakukan pengeboman dan kekerasanlah yang berhak menyandang predikat sebagai mujahid. Ini jelas penyempitan makna. 

  • Apa Kata Tempo: Penggeledahan Gagal Komisi Penghambat Pembangunan

    Apa Kata Tempo: Penggeledahan Gagal Komisi Penghambat Pembangunan

    Kegagalan berulang KPK dalam menemukan barang bukti saat penggeledahan merupakan dampak dari revisi undang-undang KPK pada 2019 lalu. Semakin rumit dan lamanya pengurusan izin penggeledahan diduga membuka peluang kebocoran informasi, sehingga pihak yang akan digeledah berkesempatan memindahkan barang bukti.

  • Celetuk Bahasa Tempo: Imbuhan Penggeser Makna

    Celetuk Bahasa Tempo: Imbuhan Penggeser Makna

    Dalam KBBI, "guru" bermakna "orang yang pekerjaannya mengajar". Tapi, apabila diimbuhi "meng-i", kata guru menjadi "menggurui", yang maknanya terkesan tidak baik.

  • Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.