Pada Enam Tahun Emas - Kesehatan - majalah.tempo.co

Kesehatan 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Pada Enam Tahun Emas


Latihan di air pada usia dini niscaya menentukan masa depan kesehatan. Stimulus pada otot dan saraf memicu tumbuh kembang kreativitas anak.

Administrator

Edisi : 5 November 2017
i

KEJUTAN itu muncul pada suatu siang, Oktober lalu. Penyanyi pop dan gospel Lea Simanjuntak tengah makan bersama Ari ParulianHutajulu, suaminya, serta putra-putri mereka, Tao Mindo Clara Hutajulu, 5 tahun, dan adiknya, Pujimata Benaiah Roha ParasiHutajulu. Roha, bocah lelakibermata cemerlang, menjadi "bintang" di meja makan karena melontarkan lelucon-lelucon yang membikin keluarganya tergelak-gelak. "Sisi humoristis Roha seperti initidak pernahkami lihat sebelumnya," ujar Lea kepada Tempo.

Pada malamnya, muncul kejutan lain: Roha sudah terlelap sebelum pukul 10 malam. "Padahal, sejakbayi, jam tidur anak ini tidak normal," ucap Lea. Bilaayah atau ibunya pulang kerja selepas tengah malam,bocah 3 tahun itu langsungbergabung bahkan ikut makan di larut malam.

Pola tidur Roha seakan-akan mengalami "reformasi" setelah dia mengikutiprogram water exercise. Perubahan itu membuat Lea memutuskan hadir diseminar "Sehat dan Bahagia Bersama Air" pada Sabtu pekan ini di Jakarta. Digagas klub akuarobik Water Exercise Therapy(WET) Indonesia, inti soal yang dibahas ahli saraf dan pakar parenting dalam seminar tersebut adalah relasi air dengan tumbuh-kembang kreativitas anak.

Roha, misalnya, menurut penuturan ibunya, "Jauh lebih percaya diri, persisten dalam inisiatif, jam tidurnya menjadi teratur." Yang paling mengejutkan adalah kemajuan di aspek psikologis. Dalam istilah Lea, seperti ada akar kreativitas baru yang tumbuh dan mekar dalam diri Roha kecil.

Tumbuhnya inisiatif adalah cerita yang bisa kita dengar juga dari Denzel Benedict Hardiman, 3 tahun 8 bulan. Berwajah tampan dengan sepasang kaki yang kokoh, Denzel hanya tersenyum bila disapa saat mondar-mandir di tepi kolam renang. Dia mengalami lambat bicara (speech delay) sehingga ayah-bundanya, Stevy Hardiman dan Surlisa Widjaja, kencang berikhtiar melalui aneka terapi agar Denzel bisa segera bertutur kata.

Menurut Lisa dan Stevy, ada masa Denzel amat tidak sabar bila kemauannya tak dituruti dan pasif dalam inisiatif. Tiga bulan terakhir, Lisa dan Stevy menyaksikan ada perkembangan baru dalam dirianak mereka. Denzel memangbelum lancar berbicara. Tapi, "Tampak betul dia lebih percaya diri, tenang emosinya, dan berani berinisiatif," tutur Stevy dengan nada optimistis. Diamencontohkan saat mereka berakhir pekan di Tanjung Lesung, Banten, awal Oktober lalu. Biasanya takut air, Denzel bisa berjalan sendiri melakukan gerakan menyelam bahkan mengambang(floating) dengan rileks.

Kisah Roha dan Denzel hanya dua contoh dari apa yang bisa kita dengar dari para orang tua, bayi dan anak di tepi kolam renang Griya Patria, Pejaten, Jakarta Selatan-markas WET Indonesia. Antara lain, Nael Juro Althafariz, 18 bulan, Cilla danKama, yang usianya belum genap 1 tahun. Ada yang jauh lebih "kakak", semisal Andjani, 6 tahun, dan sepupunya, Kyra, 7 tahun. Sepintas, kegiatan mereka terlihat lebih mirip"taman bermain air"ketimbang latihan serius dengan arahan ketat dari pelatih.

Perkembangan bayi dan anak-anak tersebut tak bisa dilepaskan dari Damiana "Dotty" Widowati, pendiridan instruktur internasional klub akuarobik WETIndonesia. Selama lima tahun terakhir, WET-berdiri pada 2012-berkonsentrasi membantu murid-murid dewasa dan senior, terutama mereka yang menderita cedera otot. Dotty melihat pangkal utama problem kesehatan rata-rata muridnya adalah, "Sebagian besar meminta berlatih setelah sakit," tuturnya.

"Itu sebabnya, mulai 2017, saya tergerak melatih murid-murid bayi dan anak (toddler),"katanya. Alasan Dotty, langkah preventif harus dimulai dari hulu kehidupan manusia: bayi dan anak. Dia mengutip adagium klasik kesehatan universal: langkah preventif selalu lebih baik daripada tindakan kuratif. Instruktur senior akuarobik ini menetapkan dua fundamen dalam melatih bayi dan anak. "Pertama, harus ada kesediaan si anak serta keterlibatan orang tua mereka," ucapnya.

Membangun aktivitas sehat bersama antara orang tua dan anak juga merupakan alasan Anggayasti Trikanti mendirikan Aquatic Baby Indonesia di Jakarta pada 2013. Memegang sertifikat mengajar renang bayi sekaligus first aider dari Inggris, Anggasyanti menekankan satu tujuan Aquatic Baby Indonesia adalah, "Mengedukasi orang tua dan anak untuk melakukan cara berenang yang aman dan menyenangkan sehingga ada ’safety awareness’ saat berlatih di dalam air," ujarnya kepada wartawan Tempo, Nur Alfiyah.

Berenang di usia dini, menurut Anggasyanti, amat baik bagi perkembangan motorik halus dan kasar, memperkuat kerja jantung dan paru-paru, serta menstimulasi perkembangan otak. Dan salah satu manfaat utama lainnya adalah mempererat komunikasi dan hubungan anak serta orang tua (baby-parent bonding). Kegiatan utama dalam kelas-kelas Aquatic Baby Indonesia adalah belajar berenang dan bermain di air yang diikuti orang tua dan bayi.

Unsur bermain tampaknya menjadibasis penting para pelatih profesional ini. Latihan bisa dimulai dengan bermain. Ketika anak atau bayi mulai tertarik berinteraksi dengan air, barulah latihansesungguhnya dimulai. Gerakan-gerakan paling lazim adalah melompat, mengayuh dengan kaki, menggerakkan tangan, atau berkecipak sembari melakukan gerakan penguatan otot. "Anak dari 0 tahun hingga 9 bulan saya perlakukan sebagai bayi," kata Dotty. Sebab, hingga 9 bulan, si bayi belum mampu mendefinisikan keinginannya. Di atas 9 bulan, pelatih akan mendeteksi apa kemauan anak dan membangun kerja sama latihan dari situ.

Psikolog anak dan remaja serta ahli parenting, Adisti F. Soegoto,menjelaskan, salah satu kekuatan utama olahraga air adalah luasnya kesempatan membangun ikatan (bonding) antara anak dan ayah-ibunya. Keterlibatan orang tua sangat menentukan perkembangan anak di dalam air. "Suasana bebas, rileks, dan menantang di dalam air akan memicu bukan hanya stimulasi motorik, tapi juga pancaindra serta perkembangan emosi,"ujar Adisti. Dia mengingatkan orang tua agar memberikan kepercayaan penuh kepada anaknya. "Karena kecemasan ayah-ibu yangberlebihan akan mempengaruhi emosi anak dalam berlatih, " sang psikolog menegaskan.

MENEKUNI bidang saraf selama tiga dekade lebih, neurolog senior Andreas Harry hadir sebagai salah satu pembicara utama-selain psikolog Adisti-dalam seminar "Sehat dan Bahagia Bersama Air". Dia menjelaskan, setiap anak lahir dengan membawa 100 miliar sel otak yang kosong, bersih, jernih, dan suci. Nutrisi, olahraga, dan input ajaran yang baik akan membentuk perkembangan neuron otak anak-secara amat positif-hingga60 persen pada 6 tahun pertama.

Olahraga berbasis air, menurut Andreas, amat berpotensi membentuk pertumbuhan otak anak. "Stimulus pada saraf otak dan otot dalam olahraga air penuh dengan kekayaan kreativitas, aktif,menyenangkan, dan fokus," ujarnya. Latihan-latihan ini, kata Andreas, akan mendorong anakmengalahkan rasa takut, mengontrol emosi, dan belajar independen.

Andreas menjelaskan, 6 tahun pertama adalah masa emas bagi pembentukan saraf otak seorang anak. Stimulus positif yang maksimal di masa ini, "Akan terbawa hingga 60 persen pada masa depan hidupnya," sang neurolog menegaskan.

Mengejar tahun-tahun emas, Lea Simanjuntak mengatakan, ia dan Ari akan terus mendorong Roha Waterboy-sebutan Lea untuk putranya di akun Instagram-agar tak putus bermain dan menemukan kebahagiaan di dalam air.

Hermien Y. Kleden

2020-02-24 09:51:35

Kesehatan 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 8 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 3 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

8 artikel gratis setelah Register.