maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin

Penyair, esais, pelukis. Catatan Pinggir telah terhimpun dalam 14 jilid. Buku terbarunya, antara lain, Albert Camus: Tubuh dan Sejarah, Eco dan Iman, Estetika Hitam, Dari Sinai sampai Alghazali.

Konten

Catatan Pinggir GW
Thermopylae
Catatan Pinggir GW
Catatan Pinggir - MBM
Kemudian…
Perang
Putin, di Antara Puing
Tanah Air
Catatan Pinggir - MBM
Si Macan Putih
Maaf
Luka Panjang
Catatan Pinggir GW
Heteroglosia
Probabilitas
Pandemi
Sepur
Catatan Pinggir - MBM
Sunyi
Catatan Pinggir GW
Catatan Pinggir GW
Anti-Puisi
Ketawa
Kamera, Kamera
Primbon
Catatan Pinggir - MBM
Catatan Pinggir - MBM
Indonesia
Guevara
G30S
Ambiguitas
Satu

Satu

Memang ada titik pertemuan antara Schrödinger dan Einstein: alam semesta sebuah proses yang tak seluruhnya acak, tanpa sebab-akibat. fFsika kuantum memulihkan hubungan subyek dan obyek yang dikaburkan fisika klasik.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 25 September 2021

Agnostik

Agnostik

Dilihat sekarang, fisika Newton memang sederhana. Fisika klasik ini memandang realitas bak mesin besar yang bergerak maju bersama waktu, dengan konfigurasi yang berubah mengikuti hukum yang pasti, misalnya tiga hukum tentang gerak yang ditemukan Newton.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 18 September 2021

Jarak
Catatan Pinggir GW
Catatan Pinggir
Baliho
Argus
Ke-Putus-an
Toeti Heraty (1933-2021)
Nama
Monumen

Monumen

Sebagaimana kekuasaan, juga nilai-nilai luhur yang biasanya dikaitkan dengan pahlawan—salah satu sebab monumen didirikan. Nilai-nilai itu—kemuliaan hati, keberanian sikap, dan entah apa lagi—tak pernah punya tempat tetap. Yang pasti tidak di lubuk hati seseorang.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 26 Juni 2021

Antigon

Antigon

Dewa-dewa membuat hukum yang tak perlu karena mereka tak mengenal kefanaan. Seorang raja di bumi membuat hukum, meskipun tidak bagus, sebab ia manusia—ia harus menjaga hidup yang serba mungkin.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 19 Juni 2021

Gelar

Gelar

Gelar, yang dianggap simbol pengakuan, sebenarnya tak sepenuhnya bersifat dialogis. Gelar ditentukan setelah ada otoritas untuk menilai prestasi seseorang. Perlu ada hakim yang sabdanya tak untuk diragukan: universitas, istana, atau ketua adat.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 12 Juni 2021

Cem

Cem

Setidaknya sampai awal abad ke-17, dalam imperium Turki Usmani, sang pengganti tak ditentukan berdasarkan urutan kelahiran. Prinsip suksesi brutal: yang kuat yang dapat. Persaingan bengis.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 5 Juni 2021

Blabag

Blabag

Papan tulis, kita tahu, adalah tempat guru menuliskan ajaran dan murid menyimak. Teknologi bersahaja itu memungkinkan pemberian dan penerimaan ilmu berlangsung. Akhirnya blabag kayu ini tak terpisahkan dari sang pengajar. Ia jadi penandanya yang pertama dan penghabisan, seperti bendera dalam sebuah suasana hancur.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 29 Mei 2021

Catatan Pinggir

Kekerasan

Hukum lex talionis yang terkenal (“satu mata dibalas satu mata”)—yang bermula dari zaman Babilonia, kemudian diadopsi kitab Yahudi, buku undang-undang Romawi, dan hukum Islam—adalah hukum pembalasan: orang yang mencederai orang lain harus dibalas setimpal dengan kerusakan yang diakibatkannya pada sang korban.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 22 Mei 2021

Catatan Pinggir

Napoleon

Para sejarawan mencatat bagaimana orang ini berhasil mengubah Prancis, Eropa, dan bagian lain dunia: setelah Revolusi Prancis membabat tatanan feodalisme, ia, perwira tentara revolusi, muncul sebagai “Konsul” dari puing-puing politik. Dalam posisi itu, Napoleon menyusun dan memberlakukan sistem perundang-undangan baru.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 15 Mei 2021

Catatan Pinggir
Catatan Pinggir Itihasa

Sir Joon

Tapi “dunia Melayu” di dalam novel ini bukan sebuah dunia yang tertutup dengan dasar yang kedap. Setidaknya, dalam novel ini, dunia yang seperti itu tak jadi “warna lokal”. Biasanya, dalam kritik sastra, yang disebut “warna lokal” adalah sesuatu yang bisa diidentifikasikan—karena utuh, homogen, dan distingtif: deskripsi lanskap, adat istiadat, dan dialek setempat dalam cerita.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 1 Mei 2021

Catatan Pinggir Itihasa

“Panggil Aku…”

Bahasa Kartini, bahasa seorang berusia 20-an, seperti badai, meskipun tak segera kelihatan. Tak linear, tak datar. Ungkapan hiperbolik muncul di pelbagai bagian, terutama ketika ia menyebut sesuatu (atau seseorang) yang disukainya. Tanda seru bertaburan.

 

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 24 April 2021

Laut
TMII
Citra
Tubuh

Tubuh

Badan telah divonis: “lemah”. Tapi ada paradoks yang dilupakan. Di satu pihak, agama-agama memaparkan tubuh sebagai bagian diri kita yang gelap, payah, dan penuh risiko. Namun, tanpa disadari, tubuh juga jadi kerepotan utama agama-agama.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 27 Maret 2021

Aljazair

Aljazair

Memang, kita punya buku sejarah dan menganggap di sanalah masa lalu direkam sebagai ingatan. Tapi ingatan adalah produk hari ini, dan hari ini bukanlah sebuah stasiun tempat kenangan jeda, tak berubah.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 20 Maret 2021

Catatan Pinggir Itihasa
Goenawan Mohamad. (foto: Dok. Pribadi)
Tedjabayu

Tedjabayu

Catatan hariannya bukan sebuah monolog, bukan sebuah nyanyi sunyi: bahkan dalam sel yang paling sempit dan tekanan paling buas—terutama di Nusakambangan, kamp yang ternyata lebih mengerikan ketimbang Pulau Buru—ia bersuara bersama orang lain.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 27 Februari 2021

Etalase

Etalase

Kata the desert of the real mengesankan bahwa “yang-riil” adalah dunia yang remuk, kalang-kabut, antah-berantah, tak dapat diutarakan dalam bahasa, terutama jika dilihat dari dunia yang tertata. Di Indonesia, kita berada justru di “gurun” itu: banjir, tanah longsor, dan gempa tak putus-putusnya terjadi.

Catatan Pinggir Edisi : Sabtu, 20 Februari 2021

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan