Catatan Pinggir 1/1

Sebelumnya
text

Ketawa

Kado untuk pemain teater Butet Kartaredjasa. Ketawa adalah subversi bagi ketertiban.

i Ketawa
Ketawa
  • Mengapa Arjuna tak pernah tertawa meski ia sedang berbicara dengan punakawan yang lucu? .
  • Tertawa adalah subversi bagi ketertiban.
  • Makna tertawa yang bisa memanusiakan manusia kembali. .

—sebuah kado yang tak lucu untuk Butet Kartaredjasa

DI layar, di panggung, Arjuna tak pernah tertawa. Wayang itu selalu tegak dengan kepala merunduk dan bibir yang menggariskan diam, mungkin senyum yang sayup. Juga ketika di sekitarnya empat badut istana, para punakawan, menjungkirbalikkan tubuh dan kata-kata.

Di layar, di panggung, Arjuna tak mengacuhkan humor. Ia tak terbawa guyon dan lelucon. Adegan jenaka sepenuhnya dibangun dalang un

...

Silakan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 5 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Goenawan Mohamad


Butet Kartaredjasa Wayang Milan Kundera Akira Kurosawa

Catatan Pinggir 1/1

Sebelumnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.