Edisi 01 Agustus 2011

  • <font face=arial size=1 color=brown><B>Malaysia</B></font><BR />Bertukar Manusia Perahu
    Internasional

    MalaysiaBertukar Manusia Perahu

    Australia dan Malaysia sepakat bertukar pengungsi pencari suaka. Organisasi pengungsi dan aktivis hak asasi manusia menentang.

  • Gubernur Jakarta Non-Partai
    Indikator

    Gubernur Jakarta Non-Partai

    Mayoritas pembaca tempointeraktif.com lebih menyukai calon Gubernur DKI Jakarta mendatang tidak berasal dari partai politik. Jajak pendapat oleh situs berita ini sepanjang pekan lalu menyimpulkan, lebih dari 80 persen responden meyakini calon dari partai politik tidak akan membawa kemaslahatan bagi warga Ibu Kota.

    Hasil jajak pendapat ini jelas merupakan peringatan buat para politikus yang berminat jadi kandidat DKI-1 dalam pemilihan kepala daerah pertengahan tahun depan. Para peminat dari partai politik memang sudah berderet. Ada Azis Syamsuddin, Tantowi Yahya, dan Priya Ramadhani dari Partai Golkar. Prijanto dan Rano Karno dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, serta Nachrowi Ramli dari Partai Demokrat. Gubernur Fauzi Bowo dikabarkan juga bersiap mencari mandat baru untuk masa jabatan kedua.

  • Surat Pembaca
    Surat

    Surat Pembaca

    Hak Jawab Pudjirustaty Narang

    Kami ingin menjelaskan posisi kami terkait Laporan Utama majalah Tempo edisi lalu berjudul "Rekening Gendut Kepala Daerah". Dalam berita itu, saudara kami, Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, disebut sebagai salah satu pemilik rekening dengan transaksi yang janggal.

    Perlu dijelaskan bahwa saya dan Teras Narang bersama-sama mendirikan PT Handil Hambie pada 1989. Perusahaan ini bergerak di bidang perkebunan dan memiliki lahan 6.950 hektare di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Saya menjadi Direktur Utama, sedangkan Teras menjadi Komisaris. Kepemilikan Teras atas perusahaan ini sudah dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara sejak 2001.

  • Momen
    Ekonomi dan Bisnis

    Momen

    Manufaktur
    Cina Garap Krakatau Steel

    PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menggandeng perusahaan Cina, MCC Ceri, untuk membangun pabrik pengolahan baja berkapasitas 1,5 juta ton per tahun senilai Rp 5,29 triliun. Penandatanganan kontrak dilakukan pada akhir Juli lalu. "Kami harap pendanaan tuntas paling telat Desember nanti," kata Presiden Direktur Krakatau Steel Fazwar Bujang di Cilegon, Banten, Rabu pekan lalu.

    Pabrik baru yang akan mengolah bijih besi menjadi slab baja ini akan menempati lahan seluas 60 hektare. "Ditargetkan beroperasi pada 2014," ujar Fazwar.

  • Momen
    Nasional

    Momen

    Rekening Pejabat Daerah Diusut

    Menindaklanjuti laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi memerintahkan inspektorat jenderal kementeriannya menelusuri transaksi mencurigakan sejumlah rekening kepala daerah. "Inspektorat jenderal berkoordinasi dengan inspektorat di daerah," kata Gamawan, Selasa pekan lalu.

    Pusat Pelaporan mengumumkan ada 2.258 transaksi mencurigakan para pejabat di Indonesia. Sebanyak 1.135 transaksi dilakukan oleh bendahara daerah, 379 oleh bupati, dan 339 oleh pejabat pemerintah daerah lainnya. Data yang dihimpun Tempo menyebutkan sejumlah gubernur juga terindikasi melakukan transaksi mencurigakan.

  • <font size=1 color=#FF9900>Pasar Modal</font><br />Musim Hijrah di Reksa Dana
    Ekonomi dan Bisnis

    Pasar ModalMusim Hijrah di Reksa Dana

    Industri reksa dana terus menggeliat. Tarik-menarik manajer investasi tak terhindarkan.

  • <font size=1 color=#FF9900>Pajak</font><br />Akibat Beda Cara Berhitung
    Ekonomi dan Bisnis

    PajakAkibat Beda Cara Berhitung

    Belasan kontraktor migas dinilai kurang membayar pajak triliunan rupiah. Traktat pajak salah satu sumber persoalan.

  • <font size=1 color=#FF9900>Garuda Indonesia</font><br />Sepuluh Menit Terbang Lagi
    Ekonomi dan Bisnis

    Garuda IndonesiaSepuluh Menit Terbang Lagi

    Gaji yang jomplang dibanding pilot asing memicu pemogokan sejumlah pilot Garuda. Perlu campur tangan Presiden.

  • Rame-rame Menyangga Tuban Petro
    Ekonomi dan Bisnis

    Rame-rame Menyangga Tuban Petro

    Hampir satu dasawarsa menunggak utang, pemilik PT Tuban Petrochemical Industries (Grup Tuban Petro), Honggo Wendratno, masih bisa bertahan di perusahaan itu. Pernyataan status gagal bayar Tuban Petro oleh PT Pertamina juga tak cukup menjadi alasan pemerintah menggusur Honggo.

    Alih-alih mengambil paksa kelompok usaha milik obligor di era Badan Penyehatan Perbankan Nasional itu, pemerintah malah merestrukturisasi utangnya. Polanya persis yang dilakukan BPPN pada pertengahan 2000. Padahal restrukturisasi ini terbukti gagal karena utang Honggo masih sangat besar.

  • Siasat Licin Honggo Wendratno
    Ekonomi dan Bisnis

    Siasat Licin Honggo Wendratno

    Proses penyelesaian utang Grup Tuban Petro penuh liku. Menteri Keuangan Agus Martowardojo tiba-tiba melunak. Honggo Group di atas angin.

  • <font size=1 color=#FF9900>Yogyakarta</font><br />Yogya di Antara Opsi
    Nasional

    YogyakartaYogya di Antara Opsi

    Pemerintah terus melobi DPR soal RUU Keistimewaan Yogyakarta. Menyandera untuk pemilihan umum.

  • <font size=1 color=#FF9900>Pemalsuan</font><br />Nyanyian Si Juru Panggil
    Nasional

    PemalsuanNyanyian Si Juru Panggil

    Tersangka pemalsuan surat mengungkap keterlibatan anggota Komisi Pemilihan Umum hingga hakim Mahkamah Konstitusi.

  • Tiket Kapal Nabi Nuh
    Nasional

    Tiket Kapal Nabi Nuh

    Setelah mendampingi kliennya, Mindo Rosalina Manulang, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi pada 27 April lalu, Kamarudin Simanjuntak menyeletuk. "Ternyata KPK bisa juga disuap, ya," katanya. Si penyidik kaget: "Kenapa Bapak bilang begitu?" Kamarudin kemudian menjelaskan pengalaman Rosa menyerahkan uang Rp 1 miliar kepada Ndoro Bei, pria yang mengaku dari KPK. "Itu penyuapan tahun 2010 untuk kasus alat kesehatan," Rosa menimpali.

    Pada pemeriksaan berikutnya, Rosa dicecar penyidik soal proses penyerahan uang kepada Ndoro Bei, yang diketahui bernama lengkap Bayu Widodo Sugiarto. "Dia akan mengamankan posisi saya dari target operasi KPK," kata Rosa kepada penyidik, seperti tertera dalam dokumen pemeriksaan.

  • <font size=1 color=#FF9900>Nazar Vs KPK</font><br />Panas-Dingin di Kuningan
    Nasional

    Nazar Vs KPKPanas-Dingin di Kuningan

    Tudingan Nazaruddin menggoyang Komisi Pemberantasan Korupsi. Pemimpin komisi antirasuah terpecah.

  • Pasar Buah di Senayan
    Laporan Utama

    Pasar Buah di Senayan

    Rosalina berhubungan erat dengan sejumlah politikus DPR. Berbisnis aneka proyek.

  • Mandi Uap Dua Kolega
    Laporan Utama

    Mandi Uap Dua Kolega

    Nazaruddin mengerahkan anak buahnya untuk buka suara. Menguatkan kedekatannya dengan Anas Urbaningrum. Juga soal aliran duit dan mobil mewah.

  • <font size=1 color=#FF9900>Tempat Ibadah</font><br />Taat Hukum Versi Wali Kota
    Hukum

    Tempat IbadahTaat Hukum Versi Wali Kota

    Wali Kota Bogor menolak rekomendasi Ombudsman Nasional untuk menghidupkan lagi izin pembangunan Gereja Yasmin. Karena tekanan kelompok-kelompok Islam?

  • <font size=1 color=#FF9900>Kasus Gayus</font><br />Tambah Berat karena Bikin Melarat
    Hukum

    Kasus GayusTambah Berat karena Bikin Melarat

    Mahkamah Agung menambah hukuman penjara Gayus Tambunan menjadi 12 tahun. Penyelewengan pajak yang dilakukan Gayus tergolong kejahatan berat.

  • <font size=1 color=#FF9900>Hakim Agung</font><br />Kualitas yang Bikin Geleng Kepala
    Hukum

    Hakim AgungKualitas yang Bikin Geleng Kepala

    Seleksi akhir Komisi Yudisial memilih calon hakim agung untuk dikirim ke DPR rampung sudah. Ada calon yang kekayaannya dipertanyakan.

  • Menunggu Keberanian Basrief
    Hukum

    Menunggu Keberanian Basrief

    Kejaksaan belum juga memutuskan nasib perkara Yusril dan Hartono. Padahal tim pengkaji dan tim pakar yang dibentuk kejaksaan sudah menyatakan berkas keduanya laik diajukan ke pengadilan.

  • Perginya Sang Ayatullah Bahasa
    Obituari

    Perginya Sang Ayatullah Bahasa

    Anton Moeliono percaya penguasaan makna kata akan membangkitkan rasa percaya diri pemakai bahasa. Kata-katanya tajam menyengat.

  • Gorong-gorong Budaya Syu’bah
    Obituari

    Gorong-gorong Budaya Syu’bah

    Ahad pagi, 15 Mei 2011. Rumah di Kradenan, Pekalongan, Jawa Tengah, itu tampak sejuk. Palem berjajar di halaman. Jendela lebar, ubin hitam, dan tembok tebal khas bangunan lama. Nafi­sah, 50-an tahun, datang menyambut kami. "Ayo, Mas Syu’bah sudah menunggu."

    Bersama Hadriani Pudjiarti, kawan sekantor, Ahad itu kami menyambangi Syu’bah Asa, yang sedang sakit. "Mas Syu’bah sekarang tidak lagi seperti dulu," Nafisah berbisik. "Sudah banyak lupa dia. Jangan tersinggung, ya."

  • <font size=2 color=#FF9900>Syu’bah Asa (21 Desember 1943-24 Juli 2011)</font><br />Mengkomunikasikan Saling Pengertian
    Obituari

    Syu’bah Asa (21 Desember 1943-24 Juli 2011)Mengkomunikasikan Saling Pengertian

    Suatu ketika ia ingin menerbitkan majalah berita Islam untuk menjembatani Islam liberal dengan Islam "fundamentalis" atau "radikal".

  • Kebakhilan
    Catatan Pinggir

    Kebakhilan

    Ia tak gila. Atau ia bagian dari patologi yang tak tersendiri. Anders Behring Breivik, memakai seragam polisi, membidik dengan tepat anak-anak muda yang sedang berkemah di Pulau Utoeya. Sebanyak 68 orang terbunuh di pulau di Danau Tyrifjorden, 38 kilometer dari Oslo, itu pekan lalu. Delapan lain mati karena ledakan bom. Breivik ditangkap. Pengacaranya membelanya dengan mengatakan: orang ini sakit jiwa.

    Pada kesan pertama, orang Norwegia itu memang ganjil. Kekerasan dengan darah dingin di sebuah negeri tempat pemberian Hadiah Nobel Perdamaian? Gerakan sayap Kanan? Begitu kuatkah gerakan itu di bagian dunia yang pernah dianggap tauladan sosialis-demokrat ini?

  • Menyelamatkan Penerimaan Pajak Minyak
    Opini

    Menyelamatkan Penerimaan Pajak Minyak

    Tunggakan dan kurang pajak perusahaan minyak asing Rp 5,24 triliun. Berlindung di balik traktat pajak.

  • Sulitnya Mencari Hakim Agung
    Opini

    Sulitnya Mencari Hakim Agung

    Seleksi calon hakim agung harus mengutamakan faktor integritas. Komisi Yudisial jangan asal kejar target.

  • Ketika Chandra Bertemu Nazaruddin
    Opini

    Ketika Chandra Bertemu Nazaruddin

    Para pemimpin KPK seharusnya mampu menegakkan kode etik. Jangan gegabah menuding lembaga ini "masuk angin".

  • Bila Demokrat Ingin Bertahan
    Opini

    Bila Demokrat Ingin Bertahan

    Petinggi Partai Demokrat sesungguhnya hanya menghibur diri bila meyakini badai kasus Nazaruddin bakal berlalu tanpa menimbulkan kerusakan. Kejadian dari hari ke hari, dengan terus meruyaknya sentimen negatif, justru kian membenamkan citra partai pemenang pemilu legislatif 2009 itu. Tindakan reparasilah yang sungguh-sungguh diperlukan—meski, barangkali, tak bisa sepenuhnya memulihkan keadaan.

    Respons publik di media massa menunjukkan betapa runyam reputasi partai yang gencar menjual janji memerangi korupsi itu. Di jejaring sosial, banyak opini yang bahkan merendahkan ketimbang sekadar berolok-olok. Indikasi signifikan sebenarnya sudah tampak sebelum kasus Nazaruddin meletup, melalui jajak pendapat Lembaga Survei Indonesia. Diumumkan pada akhir Mei lalu, survei itu menyebutkan perolehan suara Demokrat akan menyusut bila pemilu dilangsungkan saat ini.

  • Partai Kapal Laut
  • Dodi Ambardi

    "There are two things that are important in politics. The first is money and I can’t remember what the second is." (Mark Hanna, Senator Amerika, 1895)

    Ucapan Senator Amerika yang dilontarkan lebih dari seratus tahun lampau itu sampai kini terasa relevan: uang adalah perkara paling penting dalam politik. Di luar uang, semua boleh disekunderkan dan tak perlu diingat sebagai dalil sukses di panggung politik.

  • Jernih Memahami Tema 'Kotor'
    Buku

    Jernih Memahami Tema 'Kotor'

    Buku yang menyajikan pernik-pernik pemikiran mengenai liberalisme. Diskursus Islam dan liberalisme tetap hidup.

  • <font face=arial size=2 color=brown>Nate Robinson</font><br />Ilmu Peter Pan
    Pokok dan Tokoh

    Nate RobinsonIlmu Peter Pan

    Untuk ukuran pemain basket Amerika, Nathaniel "Nate" Cornelius Robinson termasuk pendek. Tingginya hanya 175 sentimeter memakai sepatu. Hampir sama dengan tinggi rata-rata pemain Indonesia. Tapi pemain yang kini memperkuat tim Oklahoma City Thunder ini tiga kali juara Slam Dunk Contest. "Tinggi badan bukan masalah," katanya di Jakarta pekan lalu.

    Di awal masuk liga NBA, pemain 27 tahun ini jarang menjadi starter. Namun dia pernah mencetak 41 poin dalam satu game. "Saya buktikan bahwa saya mampu," ujarnya. Nate selalu memikat ketika tampil di NBA Slam Dunk Contest, yang digelar di akhir pekan NBA All-Star. Pada 2006, dia berhasil menang kontes. Setelah sempat menjadi runner-up, pada 2009 dan 2010 dia kembali juara.

  • <font face=arial size=2 color=brown>Kim Youngsun</font><br />Bahasa 100 Hari
    Pokok dan Tokoh

    Kim YoungsunBahasa 100 Hari

    Menjadi Duta Besar Republik Korea Selatan untuk Indonesia sejak Maret lalu, Kim Youngsun, 56 tahun, merasa wajib bisa berbahasa Indonesia. Ia pun menargetkan bisa sukses dalam seratus hari. Seluruh staf Korea juga diwajibkan belajar bahasa Indonesia.

    "Setiap pagi, selama kira-kira empat puluh lima menit, saya berlatih dan belajar bahasa Indonesia," kata Kim dalam acara pembukaan Korean Cultural Center, Senin dua pekan lalu. Lumayan, kini sudah banyak kata yang bisa diucapkan dan dihafalkan Kim. "Selamat malam, saya senang hari ini, terima kasih sudah datang," katanya fasih.

  • <font face=arial size=2 color=brown>Becky Tumewu</font><br />Dialog Dongeng
    Pokok dan Tokoh

    Becky TumewuDialog Dongeng

    Mendongeng, menurut Rebecca Tumewu, merupakan salah satu cara mengajar anak-anak tanpa mendoktrin. "Memang capek berdialog dengan anak-anak, tapi itu cara agar anak-anak bisa tumbuh seperti yang kita harapkan," kata perempuan 41 tahun yang biasa dipanggil dengan sapaan Becky itu.

    Becky, yang memiliki sekolah public speaking, lalu membuat pelatihan mendongeng untuk anak usia 4-12 tahun. Dongeng yang diajarkan adalah dongeng Indonesia. "Anak sekarang lebih banyak tahu dongeng luar negeri, seperti Cinderella," katanya. Biasanya kelas mendongeng ini digelar pada Sabtu dan masa liburan. "Ada Kak Agus Ds. dari Rumah Dongeng yang membantu," Becky menambahkan.

  • <font face=arial size=2 color=brown>Andien</font><br />Murid GM
    Pokok dan Tokoh

    AndienMurid GM

    Lagu Antonio’s Song mengalun lunak dari bibir Andien, Selasa malam pekan lalu, di sebuah kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Tembang gubahan Michael Franks itu merupakan salah satu lagu kegemaran Goenawan Mohamad. Sang pendiri majalah Tempo malam itu mendapat pesta kejutan ulang tahun ke-70 dari keluarga besar Tempo dan para sahabat.

    Dalam pesta yang dihadiri antara lain oleh Fikri Jufri, pengacara Nono Anwar Makarim, mantan menteri dan Jaksa Agung Marsillam Simandjuntak, dan pengamat politik A. Rahman Tolleng itu, Andien tak hanya menyanyikan sejumlah lagu, tapi juga larut dalam kegembiraan bersama pengunjung. Dia sempat berduet dengan Goenawan Mohamad, kemudian dengan Pemimpin Redaksi Wahyu Muryadi. "Saya menikmati pesta ini," katanya.

  • <font size=2 color=#CC0000>Tony Fernandes, CEO AirAsia:</font><br />Kami Harus Tetap Fokus
    Wawancara

    Tony Fernandes, CEO AirAsia:Kami Harus Tetap Fokus

    ADA sejumlah elemen yang menjalin dunia Tony Fernandes, pendiri dan CEO Air­Asia, perusahaan penerbangan berbujet rendah nomor wahid di dunia saat ini. Dia ahli keuangan, pengusaha, sekaligus pelaku industri musik. Tapi Tony, 47 tahun, tetaplah entertainer sejati. Bahkan bisnis penerbangan yang amat keras bisa ditatanya menjadi latar penuh warna-warni.

    Saat meresmikan AirAsia Japan di Tokyo, 21 Juli lalu, Tony mengubah jumpa pers yang dipadati 200 lebih wartawan ASEAN dan Jepang menjadi panggung penuh gelak tawa. Padahal intensi jumpa pers itu amatlah serius, dan menandai langkah besar Air­Asia menerobos pasar Jepang yang terkenal ”konservatif”. All Nippon Airways, raksasa penerbangan komersial Jepang—setelah negosiasi tiga tahun lebih—setuju melakukan joint venture dengan AirAsia di bawah bendera AirAsia Japan.

    ”Kami akan mengisi pasar domestik Jepang dengan aneka penerbangan berbujet irit. Dan harga taksi di ­Tokyo bisa-bisa lebih mahal dibanding ongkos tiket domestik AirAsia di Jepang,” ujar Tony disambut derai tawa hadirin. Tatkala para juru potret merubung Tony bersama Ito Shinichiro, 61 tahun, Presiden All Nippon Airways, mitra bisnisnya yang baru, Tony serta-merta mencomot BlackBerry-nya dan mengirim tweet.

  • Lintasan Hidup Si Pemuja Tintin
    Olahraga

    Lintasan Hidup Si Pemuja Tintin

    Cadel Evans menjadi juara Tour de France tertua sejak Perang Dunia II berakhir. Arogan di lintasan, dermawan di lapangan kemanusiaan.

  • Kisah Orang-orang Biasa
    Film

    Kisah Orang-orang Biasa

    Meski ingin berkisah tentang hidup seseorang yang sederhana, tidak berarti sebuah film harus datar. Film arahan Tom Hanks kedua yang mengecewakan.

  • Mak Jogi Mencari Komedi
    Seni

    Mak Jogi Mencari Komedi

    Dibanding Laskar Dagelan dan Kartolo Mbalelo, kelucuan pentas Mak Jogi terasa kurang spontan. Namun tetap menyegarkan.

  • Batas-batas Politik Seni Lukis Hardi
    Seni Rupa

    Batas-batas Politik Seni Lukis Hardi

    Hardi menandai usianya yang ke-60 dengan sebuah pameran bertajuk ”Seni dan Politik”. Ia tidak tertarik sama sekali pada seni rupa kontemporer.

  • Kau Buang, Aku Beri Uang
    Lingkungan

    Kau Buang, Aku Beri Uang

    Bank sampah berhasil mengurangi sampah terbuang. Sebagian pengelola mengeluhkan penjualan sampahnya.

  • Si Buyung Kena Diabetes
    Kesehatan

    Si Buyung Kena Diabetes

    Di luar dugaan, kasus diabetes tipe 1 pada anak meroket tajam. Dokter masih sering salah mendiagnosis.

  • 35 TAHUN LALU
    Kartun

    35 TAHUN LALU

    KEJANGGALAN laporan neraca keuangan Badan Urusan Logistik (Bulog) itu tampak mencolok. Tak tanggung-tanggung. Ada selisih Rp 8 miliar yang raib di sana. Tim audit yang dibentuk pemerintah lantas menelisik laporan keuangan pengadaan beras di berbagai daerah. Mereka mencoba mengendus ke mana larinya fulus tak sedikit itu.

    Dari sinilah kecurigaan lalu mengarah ke Budiadji, Kepala Dolog Kalimantan Timur. Selidik punya selidik, si pejabat ternyata punya setumpuk dokumen internal yang membuktikan bahwa dirinya tak bersalah. Segepok dokumen internal itu didukung pula oleh dokumen lain dari Bank Indonesia.

  • MOMEN
    Internasional

    MOMEN

    AFGANISTAN
    Bom Tewaskan Wali Kota Kandahar

    WALI Kota Kandahar Ghulam Haider Hamidi, 65 tahun, tewas akibat bom bunuh diri yang disimpan di dalam sorbannya Rabu pekan lalu. Kematian Hamidi hanya beberapa minggu setelah kematian saudara Presiden Hamid Karzai, Ahmed Wali Karzai, dan beberapa koleganya, Jan Muhammad Khan serta Mohammed Wantawal.

  • <font size=1 color=#FF9900>SOMALIA</font><br />Perjalanan Panjang Menuju Dadaab
    Internasional

    SOMALIAPerjalanan Panjang Menuju Dadaab

    Perang suku, kekeringan, dan pemerintah yang lemah mendorong 12 juta warga Somalia mengungsi. Seperempat dari mereka anak-anak.

  • <font size=1 color=#FF9900>CINA</font><br />Maut di Jalur Cepat
    Internasional

    CINAMaut di Jalur Cepat

    Kecelakaan maut dua kereta supercepat di Cina menewaskan 39 orang. Penyelidikan penyebab kecelakaan menuai protes.

  • <font size=1 color=#FF9900>NORWEGIA</font><br />Darah di Negeri Nobel
    Internasional

    NORWEGIADarah di Negeri Nobel

    Aktivis ekstrem kanan membantai hampir 80 orang di Norwegia. Dipicu kesulitan ekonomi dan sentimen anti-imigran muslim.

  • Berkontes di Mal
    Intermezzo

    Berkontes di Mal

    Kedai-kedai kopi khusus kopi asli Indonesia makin marak, bersaing dengan kafe kopi asing. Memasarkan kopi lokal dengan gaya hidup urban.

  • Demi Petani dan Kopi Asli
    Intermezzo

    Demi Petani dan Kopi Asli

    Gerakan perdagangan adil membantu petani kopi mendapatkan penghasilan lebih sekaligus memproduksi biji kopi berkualitas tinggi.

  • Menebar Aroma Kopi Wamena
    Intermezzo

    Menebar Aroma Kopi Wamena

    Kopi arabika Papua yang tumbuh di hutan Wamena dijaga dengan budi daya secara organik. Lebih dihargai di negeri sendiri setelah merambah pasar dunia. Usaha mengembangkan kopi ini menjadi bagian dari tren pemberdayaan kopi-kopi unggulan negeri ini lainnya.

  • Pesawat Terbang Bertenaga Listrik
    Inovasi

    Pesawat Terbang Bertenaga Listrik

    HARGA minyak bumi yang terus membubung membuat tiket pesawat terbang makin mahal. Orang memutar otak, mencari moda transportasi masa depan yang lebih murah dan ramah lingkungan.

    Nah, karya para peneliti dari Institut Desain Pesawat Terbang Universitas Stuttgart ini layak dipertimbangkan. Sejumlah ahli aeronautika dari Jerman mengembangkan pesawat bertenaga listrik, yang kelak bisa digunakan untuk perjalanan jarak jauh lintas benua. Dengan tenaga listrik, pesawat terbang minim polusi.

  • Menyamar dengan Topi
    Etalase

    Menyamar dengan Topi

    PENAMPILAN Nazaruddin, buron kasus korupsi pembangunan wisma atlet Sea Games, di layar kaca pekan lalu mengejutkan banyak orang. Selain berat badannya tak menyusut 18 kilogram seperti pengakuan koleganya di Partai Demokrat yang diberitakan sempat menemuinya di Singapura, bekas Bendahara Umum Partai Demokrat itu tampil dengan mengenakan topi anyaman. Tujuannya mungkin untuk menyamar, karena topi memang dikenal sebagai salah satu aksesori penting dalam penyamaran.

  • Membidik Angry Birds dari Tepi Ciliwung
    Digital

    Membidik Angry Birds dari Tepi Ciliwung

    Tiga pemuda Indonesia membuat game iPad yang masuk jajaran game terpopuler di Amerika Serikat. Bercita-cita mengalahkan Angry Birds.

  • Busana Muslim
    Bahasa

    Busana Muslim

    DI hari-hari menjelang Ramadan, frasa ”busana muslim” menjadi tren, muncul di mana-mana. Dari gerai-gerai pusat belanja hingga di artikel-artikel media massa. Tren ini akan terus berlangsung hingga Lebaran nanti. Maklum, pada bulan suci dan Leba­ran, permintaan akan busana muslim memang tinggi. Banyak orang ingin terlihat lebih religius.

    Reaksi ekonomis kenaikan permintaan ini adalah peningkatan suplai. Mulai butik para desainer ternama hingga toko di Tanah Abang menggenjot produksi busana muslim dan lalu mengiklankannya. Para desainer biasanya menggelar peragaan busana sebulan menjelang Ramadan. Pada saat yang sama, toko-toko busana menempel tulisan besar-besar: ”Busana Muslim”.

    Pertanyaannya adalah apakah busana muslim itu? Kalau kita tanyakan itu kepada para penjaga toko di Tanah Abang, mereka akan menunjuk baju koko, jubah, jilbab, kaftan, sarung, peci, dan semua yang membuat kita tidak salah kostum saat ikut acara halalbihalal. Pengertian yang sama ada di kepala sebagian besar kita.

  • Membiarkan Barang Bekas Bersolek
    Arsitektur

    Membiarkan Barang Bekas Bersolek

    Materi bekas mampu memberi karakter unik pada bangunan. Rempah Rumah Karya membuktikan bangunan lestari tak harus mahal. Bangunan ini mungkin menjadi karya arsitektur di Indonesia yang terbanyak menggunakan bahan bekas pakai.

  • <font size=2 color=#FF9900>PENGUKUHAN</font><br />Ramli Umar, Rifdan, Ansari
    Album

    PENGUKUHANRamli Umar, Rifdan, Ansari

    KETIGANYA dilantik sebagai guru besar Universitas Negeri Makassar, Rabu pekan lalu. Di Auditorium Amannagappa kampus itu, Ramli Umar, dengan orasi ilmiah berjudul ”Reorientasi Sistem Pendidikan Petani untuk Membangun Kemandirian dalam Ketahanan Pangan”, ditetapkan sebagai guru besar geografi pertahanan. Adapun Rifdan, yang membacakan pidato berjudul ”Kebijakan Pemekaran Daerah dan Integrasi Nasional”, dikukuhkan sebagai guru besar administrasi publik. Pada hari yang sama, Ansari dikukuhkan sebagai guru besar pendidikan bahasa Indonesia, setelah menyampaikan orasi berjudul ”Bahasa Indonesia Itu Mudah”. Rektor Universitas Negeri Makassar Arismunandar memimpin prosesi pengukuhan itu.

  • Catatan Pinggir

    Ia tak gila. Atau ia bagian dari patologi yang tak tersendiri. Anders Behring Breivik, memakai seragam polisi, membidik dengan tepat anak-anak muda yang sedang berkemah di Pulau Utoeya. Sebanyak 68 orang terbunuh di pulau di Danau Tyrifjorden, 38 kilometer dari Oslo, itu pekan lalu. Delapan lain mati karena ledakan bom. Breivik ditangkap. Pengacaranya membelanya dengan mengatakan: orang ini sakit jiwa.

    Pada kesan pertama, orang Norwegia itu memang ganjil. Kekerasan dengan darah dingin di sebuah negeri tempat pemberian Hadiah Nobel Perdamaian? Gerakan sayap Kanan? Begitu kuatkah gerakan itu di bagian dunia yang pernah dianggap tauladan sosialis-demokrat ini?

    Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.