Nasional 3/5

Sebelumnya Selanjutnya
text

Pemalsuan
Nyanyian Si Juru Panggil

Tersangka pemalsuan surat mengungkap keterlibatan anggota Komisi Pemilihan Umum hingga hakim Mahkamah Konstitusi.

i

Surat berkepala Mahkamah Konstitusi itu disodorkan penyidik Markas Besar Kepolisian RI ke Masyhuri Hasan pada Sabtu pertama Juli lalu. Bekas juru panggil Mahkamah Konstitusi itu menatap sejenak surat bertanggal 14 Agustus 2009 tersebut. "Saya mengenal surat itu," kata Hasan seperti tertulis dalam berita acara pemeriksaan.

Hasan mengaku mengirim surat itu ke Komisi Pemilihan Umum pada 15 Agustus 2009. Surat itu menambah perolehan suara Partai Hati Nurani Rakyat di daerah pemilihan Sulawesi Selatan I, sehingga kader Hanura, Dewi Yasin Limpo, lolos ke Senayan. Belakangan, surat itu diketahui palsu dan Dewi batal dilantik.

Sejak awal Juli, polisi beberapa kali memeriksa Hasan dalam perkara surat palsu itu. Sejumlah bukti dan pengakuan saksi dikonfrontasi dengan pengakuan Hasan. Lelaki kelahiran Wajo, Sulawesi Selatan, 30 tahun lalu, ini akhirnya buka suara. "Hasan menyebutkan keterlibatan sejumlah pihak, baik dari Mahkamah maupun dari Komisi Pemilihan," kata pengacara Hasan, Edwin Partogi.


Hasan juga mengaku memberi nomor surat dan memasukkan salinan nama dan tanda tangan panitera Mahkamah, Zainal Arifin Hoesein. Tapi Hasan membantah jika dikatakan mengonsep surat palsu itu. Ia menyatakan konseptor surat itu adalah Zainal dan Mohamad Faiz Kusuma, panitera pengganti.

161835709346

Hasan menyatakan keterlibatan Andi Nurpati, bekas anggota Komisi Pemilihan, yang kini menjabat Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat. Menurut Hasan, pada 14 Agustus, Andi memanggilnya ke ruang kerjanya. Di situ Andi memberitahukan rencana Komisi meminta penjelasan atas putusan Mahkamah dalam penyelesaian perselisihan pemilihan di Sulawesi Selatan I.

Pada hari berikutnya, Andi mendesak Hasan segera mengirim jawaban Mahkamah. "Padahal, menurut Hasan, jawaban Mahkamah itu masih konsep," kata Edwin. Konsep surat itulah yang diberi nomor oleh Hasan dan dikirim ke Komisi.

Hasan juga menyatakan keterlibatan mantan hakim Mahkamah, Arsyad Sanusi, dan putrinya, Neshawaty. Hasan mengatakan Arsyad mengonsep surat baru setelah surat palsu dibetulkan oleh Zainal Arifin. Surat itu, meski kemudian tak dikirim, juga menguntungkan Dewi Limpo.

Adapun peran Neshawaty, juga Dewi, berulang kali menelepon Hasan agar surat jawaban Mahkamah yang menguntungkan Dewi segera dikirim ke Komisi Pemilihan. Ketika dihubungi Tempo, Arsyad tak mau berkomentar, dan meminta Neshawaty menjelaskan.

Menurut Neshawaty, dia dan ayahnya tak punya peran apa pun seperti yang dituduhkan Hasan. Dia menyatakan memiliki bukti sedang berada di pesawat pada jam yang disebutkan Hasan sebagai waktu Neshawaty meneleponnya. "Kami siap dikonfrontasi," katanya.

Andi Nurpati mengakui pernah bertemu dengan Masyhuri Hasan di ruangannya. Tapi ia lupa waktu dan persoalan yang dibicarakan. Ia juga tak tahu soal komunikasi via telepon yang disebut-sebut Hasan sebagai desakan mengirim jawaban Mahkamah ke Komisi Pemilihan. "Susah memastikan saya atau dia yang menelepon," katanya. Dewi Limpo membantah semua keterangan Hasan.

Bohongkah Hasan? Hakim Mahkamah, Akil Mochtar, menilai panitera Mahkamah, Zainal Arifin Hoesein, dan panitera pengganti Mohamad Faiz tak terlibat dalam pemalsuan surat. Zainal justru menolak menandatangani surat yang belakangan dianggap palsu.

Akil mengatakan Hasan paling mengetahui keterlibatan semua pihak yang disebutnya. "Hasan aktor utama," kata Akil. "Surat palsu itu tak akan ada kalau dia tidak mengirimnya."

Menurut Akil, hasil investigasi lembaganya juga memunculkan dugaan kuat keterlibatan Arsyad, Neshawaty, Dewi Yasin, dan Andi Nurpati dalam pemalsuan surat. "Mereka aktif menghubungi Hasan," kata Akil.

Pramono, Riky Ferdianto (Jakarta), Ardiansyah Razak Bakri (Makassar)


Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161835709346



Nasional 3/5

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.