Profile Nur Alfiyah

Nur Alfiyah

Bergabung dengan Tempo sejak Desember 2011. Kini menjadi redaktur untuk Desk Gaya Hidup dan Tokoh majalah Tempo. Lulusan terbaik Health and Nutrition Academy 2018 dan juara kompetisi jurnalistik Kementerian Kesehatan 2019. Alumnus Universitas Jenderal Soedirman.




  • Tak Terpisah oleh Pandemi
    Kesehatan

    Tak Terpisah oleh Pandemi

    Banyak negara memisahkan bayi yang baru lahir dengan ibunya akibat Covid-19. WHO menyarankan sebaliknya.

     

  • Julia dan Kotak Feminis
    Sosok

    Julia dan Kotak Feminis

    Julia Suryakusuma mendapat penghargaan dari Kerajaan Belgia atas perjuangannya menyuarakan hak asasi manusia lewat tulisan. Tak nyaman disebut feminis.

  • Terhubung Kembali dengan Bumi
    Sosok

    Terhubung Kembali dengan Bumi

    Sumarni Laman menggerakkan pemuda Dayak kembali ke tradisi mereka melestarikan hutan. Ia terpilih menjadi satu dari 16 perempuan dunia pemulih bumi oleh Global Landscapes Forum.

  • Pengajar dengan Tiga Gaya
    Sosok

    Pengajar dengan Tiga Gaya

    Alvian Wardhana mendirikan komunitas untuk mengajari ribuan anak di desa-desa. Menggunakan metode yang mengubah anak-anak dari pelanggan nilai jeblok menjadi memahami pelajaran dengan lebih baik.

  • Pakar Matematika Pengubah Kampung
    Sosok

    Pakar Matematika Pengubah Kampung

    Munaldus Nerang tumbuh di lingkungan yang sangat miskin. Membangun koperasi kredit di kampungnya untuk mengubah nasib masyarakat.

  • Nasihat Seorang Penyintas
    Sosok

    Nasihat Seorang Penyintas

    Shandra Woworuntu menjadi orang Indonesia pertama yang ditunjuk sebagai penasihat organisasi internasional OSCE. Tidak ingin orang lain memiliki pengalaman seperti dia.

     

  • Jalan Budaya Membangun Papua
    Sosok

    Jalan Budaya Membangun Papua

    Mathius Awoitauw mengembalikan sistem pemerintahan ke kampung adat. Agar pembangunan melibatkan masyarakat setempat.

  • Dian yang Menyala Terang
    Sosok

    Dian yang Menyala Terang

    Dian Andyasuri menjadi satu dari sedikit perempuan yang mencapai posisi puncak di perusahaan multinasional di Indonesia. Ia memastikan setiap anak buahnya berkembang.

  • Pilih Golkar atau Bui
    Memoar

    Pilih Golkar atau Bui

    Sarwono Kusumaatmadja digiring masuk ke Golkar setelah menjadi aktivis kampus. Soeharto memintanya menjadi sekretaris jenderal partai.  

  • Bocah Kikuk di Tanah Britania
    Memoar

    Bocah Kikuk di Tanah Britania

    Terlahir dengan kendala motorik, Sarwono Kusumaatmadja tumbuh menjadi anak yang minder. Ia tertantang setelah dicemplungkan ke Inggris sendirian pada usia 13 tahun. 

     

     

  • Pembela Migran dari Negeri Jiran
    Sosok

    Pembela Migran dari Negeri Jiran

    Alex Ong membela buruh migran di Malaysia selama 20 tahun. Menjual perusahaannya untuk berfokus membantu tenaga kerja asal Indonesia.

     

  • Berharap Sembuh dari Obat Herbal
    Kesehatan

    Berharap Sembuh dari Obat Herbal

    Sejak pandemi Covid-19 melanda, obat tradisional dari Cina, Lianhua Qingwen, beredar luas di masyarakat. Obat itu bisa meredakan sebagian gejala Covid-19. Beberapa organisasi mendatangkan langsung obat itu dari negara asalnya dan membagikannya ke masyarakat secara cuma-cuma. Namun, menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan, ada kandungan yang bisa berefek samping serangan jantung dan stroke sehingga penggunaannya harus dalam pengawasan dokter.

     


  • Astari, Sofia, dan Sebuah Buku Diplomasi Seni
    Sosok

    Astari, Sofia, dan Sebuah Buku Diplomasi Seni

    Sri Astari Rasjid menuliskan pengalamannya menjadi duta besar untuk Bulgaria, Albania, dan Makedonia Utara selama empat tahun. Ia memilih jalur budaya untuk mendekatkan Indonesia dengan ketiga negara itu. Menaikkan nilai perdagangan ekonomi.

  • Dunia dalam Kendali Dinda
    Sosok

    Dunia dalam Kendali Dinda

    Atlet renang Laura Aurelia Dinda bangkit dari keterpurukan setelah lumpuh. Berfokus pada hal-hal yang bisa ia kendalikan.

  • Efek Domino Sang Penjaga Gawang
    Kesehatan

    Efek Domino Sang Penjaga Gawang

    Pandemi Covid-19 terjadi dengan sangat cepat. Penyakit baru tersebut membuat semua orang tergagap, termasuk tenaga kesehatan yang menjadi penjaga gawang penanganan pasien. Hingga 10 November lalu, sebanyak 282 tenaga kesehatan meninggal akibat pagebluk. Di sisi lain, sebagian masyarakat masih mengabaikan protokol kesehatan. Kondisi ini mempengaruhi mental para petugas medis. Sebagian dari mereka menderita burnout, beberapa di antaranya sudah dalam tahap depresi. Kondisi itu membuat mereka rentan terjangkit Covid-19.


  • Yang Goyah karena Corona
    Kesehatan

    Yang Goyah karena Corona

    Sebagian tenaga kesehatan menderita gangguan kecemasan dan depresi akibat pandemi Covid-19. Membutuhkan pendampingan untuk menguatkan mental.

  • Pembela HAM dengan Tiga Minoritas
    Sosok

    Pembela HAM dengan Tiga Minoritas

    Latifah Anum Siregar menjadi perempuan pengacara hak asasi manusia pertama di tanah Papua. Ia dibesarkan dalam keluarga militer.

     

  • Sebuah Ekspedisi Menghidupkan Tradisi
    Selingan

    Sebuah Ekspedisi Menghidupkan Tradisi

    Lebih dari tiga dekade, tradisi menanam padi ladang menghilang dari Kampung Samo, Posi-Posi, dan Gumira, di kaki Pulau Halmahera, Maluku Utara. Masyarakat dari tiga desa tersebut lebih memilih membeli beras sebagai makanan selingan ketimbang bersusah-payah memelihara padi. Ada yang meninggalkannya lantaran bekerja di perusahaan kayu yang menebangi hutan di kampung, sehingga mereka mendapatkan upah sehari-hari untuk dibelikan beras. Ada pula yang awalnya terpaksa berhenti karena mengumpulkan dana untuk membangun surau di kampungnya yang roboh. Perkumpulan PakaTiva dengan dukungan Yayasan EcoNusa berupaya mengembalikan tradisi tersebut untuk membangun kemandirian pangan masyarakat, juga agar mereka menjaga hutan. Tempo mengikuti Ekspedisi Maluku yang digagas EcoNusa, yang antara lain mendatangi tiga kampung itu.

  • Kurabesi, dari Raja Ampat ke Banda Neira
    Selingan

    Kurabesi, dari Raja Ampat ke Banda Neira

    Ekspedisi Maluku yang digagas Yayasan EcoNusa mendatangi perkampungan terpencil di Raja Ampat dan Maluku. Menguatkan warga untuk menjaga lingkungan.

  • Hutan, Citra Satelit, dan David
    Sosok

    Hutan, Citra Satelit, dan David

    Delapan belas tahun sudah David Gaveau meneliti hutan Indonesia. Peneliti asal Prancis itu meneliti ulang data kebakaran 2019.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.