Edisi 05 Juni 2021

  • Akal Busyukus Tes Wawasan Kebangsaan
    Laporan Utama

    Akal Busyukus Tes Wawasan Kebangsaan

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri diduga sudah membuat daftar nama pegawai yang akan didepak sejak November 2020. Ia ditengarai memaksa pemimpin KPK yang lain menyetujui tes wawasan kebangsaan dan menyelundupkan pasal tersebut dalam peraturan KPK. Penyingkiran 75 pegawai menyempurnakan pelumpuhan lembaga antirasuah itu. 

  • Berburu Harun Terdepak Harun
    Laporan Utama

    Berburu Harun Terdepak Harun

    Penyingkiran sejumlah penyelidik dan penyidik lewat tes wawasan kebangsaan mengganggu penanganan kasus. Menguntungkan pihak yang punya perkara di KPK.

  • Apa Kepentingan Saya Buat List Orang?
    Laporan Utama

    Apa Kepentingan Saya Buat List Orang?

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Komisaris Jenderal Firli Bahuri diduga menjadi inisiator penyingkiran 75 pegawai lembaga antirasuah. Muncul informasi bahwa Firli telah membuat daftar nama yang hendak disingkirkan dari KPK bahkan sebelum proses alih status ini dibahas. Firli membantahnya dalam wawancara berikut ini.

  • Kereta Cepat Senjata Prabowo
    Nasional

    Kereta Cepat Senjata Prabowo

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berambisi mendatangkan alat utama sistem persenjataan canggih dengan nilai jumbo. Pengadaan itu diduga tak melibatkan Tentara Nasional Indonesia dalam proses pengadaan. Perusahaan yang diisi oleh orang dekat Prabowo dikhawatirkan akan memonopoli pengadaan alutsista.

  • Garuda di Pintu ICU
    Ekonomi dan Bisnis

    Garuda di Pintu ICU

    Pemerintah menyiapkan sejumlah rencana untuk menyelamatkan Garuda Indonesia yang sedang kritis. Jalan terjal di antara besarnya utang dan banyaknya kreditor.

  • Uang Kaget Setelah Safari
    Nasional

    Uang Kaget Setelah Safari

    Anggaran pembelian alat utama sistem senjata diduga hanya diketahui oleh Kementerian Pertahanan. Pemerintah menyiapkan payung hukum agar anggaran tak diotak-atik hingga utang lunas.

  • Jamu Pahit Pelangsing Garuda
    Ekonomi dan Bisnis

    Jamu Pahit Pelangsing Garuda

    Krisis keuangan hebat Garuda Indonesia mendorong perusahaan pelat merah ini  mengurangi jumlah karyawan. Banyak pengeluaran yang bisa dihemat.

  • Para Penjaga Data Pribadi
    Internasional

    Para Penjaga Data Pribadi

    Undang-Undang Perlindungan Data Umum Uni Eropa telah menjadi acuan regulasi di berbagai negara. Ratusan sanksi telah dijatuhkan selama tiga tahun berlaku. Dapat disalahgunakan untuk membungkam jurnalis.

  • Rintisan Basis Data Kekayaan Hayati
    Ilmu dan Teknologi

    Rintisan Basis Data Kekayaan Hayati

    Konsorsium Biologi Indonesia merintis pembuatan basis data keanekaragaman hayati untuk penyusunan indeks biodiversitas Indonesia. Diharapkan bisa menjadi acuan penting dalam pembuatan kebijakan.

  • Membuat 'Tjoet Nja' Dhien' Kinclong kembali
    Sinema

    Membuat 'Tjoet Nja' Dhien' Kinclong kembali

    Proses restorasi film Tjoet Nja' Dhien berlangsung sejak 2017. Ongkosnya sekitar Rp 3 miliar ditanggung oleh Belanda.

  • Wawancara

    Wawancara

    Data Kita Ada di Mana-mana

    Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh angkat suara mengenai kasus kebocoran data pribadi 275 juta penduduk Indonesia pada 20 Mei lalu. Ia menggerakkan tim untuk menyelidiki data yang bocor dan mengeceknya di sistem internal Dukcapil. Dari penelusuran itu, Zudan memastikan data yang bocor tersebut bukanlah data kependudukan. Ia khawatir terhadap peretasan karena data Dukcapil adalah big data terbesar keempat di dunia setelah data Cina, India, dan Amerika Serikat. Kendati sistem Dukcapil kini makin canggih, Zudan tak memungkiri infrastruktur di lembaganya masih ketinggalan zaman. Untuk membangun sistem yang kuat, Kementerian Dalam Negeri berencana memungut penerimaan negara bukan pajak dari perusahaan swasta yang mengakses data dari Dukcapil.

    Selengkapnya

  • Nasional

    Bara di Kuil Krishna

    Bara di Kuil Krishna

    Para pengikut Hare Krishna di Bali mendapat intimidasi. Didukung oleh Gubernur I Wayan Koster.

  • Ekonomi dan Bisnis

    Dampak Pandemi Gila-gilaan

    Dampak Pandemi Gila-gilaan

    PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sedang dilanda krisis hebat. Pendapatan anjlok drastis selama pandemi. Utang kepada lessor pesawat dan bank pun bertumpuk. Kepada Tempo, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra memaparkan akar persoalan di tubuh Garuda dan rencana manajemen dalam merestrukturisasi utang perseroan.

  • Internasional

    Macet dalam Pembentukan Pengawas

    Macet dalam Pembentukan Pengawas

    Rapat pembahasan rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi berlangsung alot. Pemerintah Indonesia berkukuh agar pengawasan berada di bawah Kementerian Komunikasi.

  • Olahraga

    Tekad Menembus 10 Besar

    Tekad Menembus 10 Besar

    Petenis muda Indonesia, Priska Madelyn Nugroho, bertekad menembus peringkat 10 besar junior dunia melalui turnamen Roland Garros Junior dan Wimbledon Junior. Membidik peluang menuju turnamen tenis profesional.

  • Kesehatan

    Ada Alpha di Indonesia

    Ada Alpha di Indonesia

    Tiga varian Covid-19 yang masuk kelompok perlu diperhatikan sudah teridentifikasi di Indonesia sejak Maret lalu. Bisa mempengaruhi efektivitas vaksin. 

  • Sinema

    Tjoet Nja’ Dhien, Tiga Dekade Kemudian

    Tjoet Nja’ Dhien, Tiga Dekade Kemudian

    Film Tjoet Nja’ Dhien yang diproduksi pada 1988 tayang kembali di layar bioskop. Kualitasnya lebih prima berkat restorasi berongkos miliaran rupiah. Momen untuk mengingat kembali capaian sinema Indonesia.

  • Selingan

    Etnografi di Selembar Kartu Pos

    SCOTT Merrillees membukukan koleksi kartu pos kunonya dalam Faces of Indonesia: 500 Postcards 1900-1945. Buku ini seperti rekaman etnografi masyarakat Indonesia di awal abad ke-20. Kelangkaan kartu pos dan prangko serta ketenaran fotografer menjadi pertimbangan untuk tingginya nilai koleksi tersebut. Merrillees mengoleksinya selama hampir 30 tahun saat dia bermukim di Jakarta.

    Selengkapnya

  • Pokok dan Tokoh

    Pantang Pulang

    Pantang Pulang

    Aktris Della Dartyan harus belajar menari demi memerankan karakter Sukma di film terbarunya. Ogah pulang sebelum bisa menari.

  • Pokok dan Tokoh

    Kukis dan Dapur Rekaman

    Kukis dan Dapur Rekaman

    Di sela-sela proses rekaman album baru, vokalis dan gitaris grup musik Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud, sibuk berjualan kukis di ruang kreatif Kios Ojo Keos. Pandemi membuat kukis buatannya untuk sementara hanya bisa dibeli secara online.

  • Pokok dan Tokoh

    Berbagi Opor

    Berbagi Opor

    Penyanyi Kunto Aji berinisiatif membagikan opor buatan ibunya untuk para penggemarnya. Ia mengapresiasi mereka yang tidak pulang ke kampung halaman akibat pandemi.

  • Foto

    Sampah Laut

    Penduduk melintas di antara tumpukan sampah di pesisir Pantai Gampong Jawa, Banda Aceh, pada 2 Juni 2021. Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berupaya mengurangi sampah laut hingga 70 persen pada 2025. Antara/Irwansyah Putra

    Selengkapnya

    Foto

    Penangkapan Manusia Perak

    "Manusia perak" disuruh berjalan jongkok oleh personel Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, Sumatera Barat, pada 29 Mei 2021. Mereka ditangkap karena dianggap meresahkan masyarakat dan mengganggu arus lalu lintas. Antara/Muhammad Arif Pribadi

    Selengkapnya

    Foto

    Bom Air

    Helikopter MI-18MAT milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memadamkan kebakaran lahan dengan alat water bombing di Desa Talang Pangeran Ulu, Pemulutan Barat, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, 1 Juni 2021. BPBD Sumatera Selatan mengerahkan dua helikopter MI-18MTV dan MI-18MAT untuk memadamkan api dari udara karena tidak ada akses lewat jalur darat. Antara/Nova Wahyudi

    Selengkapnya




  • Tersebab Sekutu Dua Jenderal
    Internasional

    Tersebab Sekutu Dua Jenderal

    Gelombang pengungsi Myanmar terus mengalir ke Thailand menyusul terjadinya pertempuran di dekat perbatasan kedua negara. Thailand masih bersikap lunak dalam menghadapi junta militer Myanmar.

  • Sepandai-pandai Membungkus Bangkai
    Internasional

    Sepandai-pandai Membungkus Bangkai

    Kejaksaan Agung New York dan Kejaksaan Wilayah Manhattan, Amerika Serikat, mengeroyok kasus dugaan kejahatan keuangan Donald Trump. Salah satunya adalah soal uang tutup mulut untuk model Playboy selingkuhannya.

  • Scott Merrillees: Kartu Pos Kurang Dihargai Peneliti
    Selingan

    Scott Merrillees: Kartu Pos Kurang Dihargai Peneliti

    Dari ribuan kartu pos koleksinya, Scott Merrillees mengkurasi 500 kartu pos dari kurun 1900-1945 yang menampilkan keberagaman suku di seluruh Nusantara.

  • Gagal Lagi ke Tanah Suci
    Nasional

    Gagal Lagi ke Tanah Suci

    Rangkuman berita sepekan.

  • Siapa Takut Hantu Inflasi
    Ekonomi dan Bisnis

    Siapa Takut Hantu Inflasi

    Yopie Hidayat
    Kontributor Tempo

  • Oposisi Membentuk Pemerintah Baru di Israel
  • Perkenalkan Digital Hub Next Action, Sinar Mas Land Bantu Perusahaan Rintisan
    Info Tempo

    Perkenalkan Digital Hub Next Action, Sinar Mas Land Bantu Perusahaan Rintisan

    Digital Hub Next Action digagas sebagai akselerator rintisan. Sinar Mas Land juga menggandeng Disrupto dan menyediakan pendanaan. 

  • Agar Produk Buatan Indonesia Merajai Pasar
    Info Tempo

    Agar Produk Buatan Indonesia Merajai Pasar

    Pemerintah menyiapkan regulasi agar produk-produk anak buatan dalam negeri bisa tetap berada di depan.

  • Masukan soal Pendidikan Nasional di Kala Pandemi
    Surat

    Masukan soal Pendidikan Nasional di Kala Pandemi

    Keluhan pembaca soal Ciomar River View, Bogor dan satu masukan mengenai pendidikan nasional.

  • Alutsista Utang
    Kartun

    Alutsista Utang

    Kartun: Yuyun Nurrachman

  • 5G
    Angka

    5G

    PEMERINTAH berambisi besar segera mengimplementasikan teknologi jaringan 5G pada 2023.

  • Masker dengan Medan Listrik
    Inovasi

    Masker dengan Medan Listrik

    Masker Barracuda menggunakan tembaga dan medan magnet untuk mengatasi infeksi Covid-19. Bisa berfungsi meremajakan kulit. 

  • Makanan Aman
    Etalase

    Makanan Aman

    KEAMANAN pangan berperan penting dalam mengurangi penyakit bawaan makanan. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahun, 600 juta orang jatuh sakit akibat lebih dari 200 jenis penyakit bawaan makanan. Teknologi digunakan untuk memastikan makanan tetap aman sejak tahap produksi hingga siap disantap.

  • Pengukuhan Guru Besar IAIN Kudus, Universitas Pertahanan dan Universitas Budi Luhur
    Album

    Pengukuhan Guru Besar IAIN Kudus, Universitas Pertahanan dan Universitas Budi Luhur

    Sejumlah guru besar dikukuhkan. Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang dan tokoh Konghucu meninggal.

  • Masalah Garuda Era Soeharto
    Arsip

    Masalah Garuda Era Soeharto

    Masalah Garuda Indonesia tak hanya kali ini terjadi. Maskapai nasional ini terlilit utang sejak era Soeharto.

  • Siapa Dalang Penghancuran KPK
    Opini

    Siapa Dalang Penghancuran KPK

    Penyingkiran 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi lewat tes wawasan kebangsaan menyempurnakan pemandulan lembaga itu. Ada kekuatan besar yang menggerakkan.

  • Senjata Triliunan untuk Apa
    Opini

    Senjata Triliunan untuk Apa

    Janggal, tak transparan, dan tak sesuai dengan keuangan negara yang sedang morat-marit, rencana Menteri Pertahanan membeli senjata harus dibatalkan. Menteri Keuangan tak boleh diam saja.

  • Likuidasi Garuda Bukan Kiamat
    Opini

    Likuidasi Garuda Bukan Kiamat

    Penyelesaian masalah keuangan Garuda harus dilakukan dengan pertimbangan komersial yang cermat. Likuidasi maskapai penerbangan pelat merah bukan akhir segalanya.

  • Lindungi Hak Konstitusi Minoritas
    Opini

    Lindungi Hak Konstitusi Minoritas

    Otoritas agama dan adat Bali melarang aktivitas sekte Hindu Hare Krishna. Pemerintah tak boleh berpangku tangan.

  • Iman, Amin, Aman, dan Imun
    Bahasa

    Iman, Amin, Aman, dan Imun

    Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa, baik dalam bahasa Arab maupun Ibrani, kata-kata “iman, aman, dan amin” itu sangat berhubungan karena memang berasal dari kata dasar yang sama.

  • Cem
    Catatan Pinggir

    Cem

    Setidaknya sampai awal abad ke-17, dalam imperium Turki Usmani, sang pengganti tak ditentukan berdasarkan urutan kelahiran. Prinsip suksesi brutal: yang kuat yang dapat. Persaingan bengis.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.