Selingan 1/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Etnografi di Selembar Kartu Pos

SCOTT Merrillees membukukan koleksi kartu pos kunonya dalam Faces of Indonesia: 500 Postcards 1900-1945. Buku ini seperti rekaman etnografi masyarakat Indonesia di awal abad ke-20. Kelangkaan kartu pos dan prangko serta ketenaran fotografer menjadi pertimbangan untuk tingginya nilai koleksi tersebut. Merrillees mengoleksinya selama hampir 30 tahun saat dia bermukim di Jakarta.

i Kartu pos dengan gambar anak-anak Jawa, Kedu, yang diterbitkan oleh penerbit ARW, sekitar 1919. Foto: Buku Faces of Indonesia: 500 Postcards 1900-1945
Kartu pos dengan gambar anak-anak Jawa, Kedu, yang diterbitkan oleh penerbit ARW, sekitar 1919. Foto: Buku Faces of Indonesia: 500 Postcards 1900-1945
  • Scott Merrillees menerbitkan koleksi kartu pos kunonya dalam sebuah buku. .
  • Buku ini melengkapi buku tentang Kota Jakarta yang sudah dia tulis sebelumnya.
  • Diolah dari ribuan kartu pos yang dia koleksi hampir selama 30 tahun. .

PADA 1995-1996, Scott Merrillees, penulis buku Faces of Indonesia: 500 Postcards 1900-1945, sering duduk di kursi kayu tinggi di atas meja etalase toko prangko TMA Stamps. TMA adalah kependekan dari Tangerang Mail Auction, acara lelang prangko kuno di Tangerang yang rutin digelar Suwito Harsono, pemilik toko tersebut. Toko itu terletak di salah sudut lantai 1 Metro Plaza, Pasar Baru, Jakarta.

Toko itu sebenarnya menjual prangko-prangko kuno

...

Reporter Iwan Kurniawan - profile - https://majalah.tempo.co/profile/iwan-kurniawan?iwan-kurniawan=162788702465


Uang Kuno Penulis Buku Sejarah Kemerdekaan Pentas Seni

Selingan 1/2

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.