Pentas Seni

  • Gusti, Kula Nyuwun…
    Seni

    Gusti, Kula Nyuwun…

    Romo Gregorius Budi Subanar SJ dan perupa Samuel Indratma mencetuskan gagasan musikalisasi sajak-sajak Jawa mendiang Romo Kuntara Wiryamartana SJ. Salah satunya sajak Panyuwunan. Dinyanyikan berbagai kalangan, dianggap sebagai doa di tengah pandemi.

  • Ubud, Suara-suara Cak dalam Kegelapan
    Seni

    Ubud, Suara-suara Cak dalam Kegelapan

    Happy Salma mementaskan Taksu Ubud, yang disiarkan melalui kanal YouTube. Komunitas-komunitas seni Ubud bahu-membahu berkolaborasi mendukung pertunjukan semikolosal tersebut. Christine Hakim dan Reza Rahadian terlibat.

  • Tatapan Kamera, Tubuh, dan Jarak   
    Seni

    Tatapan Kamera, Tubuh, dan Jarak  

    Empat koreografer muda menampilkan empat ragam tarian pada Helatari Salihara 2021. Bertumpu pada gerak yang merespons tubuh, ruang, dan jarak, juga alih wahana ke ruang virtual.

  • Etnografi di Selembar Kartu Pos
    Selingan

    Etnografi di Selembar Kartu Pos

    SCOTT Merrillees membukukan koleksi kartu pos kunonya dalam Faces of Indonesia: 500 Postcards 1900-1945. Buku ini seperti rekaman etnografi masyarakat Indonesia di awal abad ke-20. Kelangkaan kartu pos dan prangko serta ketenaran fotografer menjadi pertimbangan untuk tingginya nilai koleksi tersebut. Merrillees mengoleksinya selama hampir 30 tahun saat dia bermukim di Jakarta.

  • Kontroversi Paduan Suara Asmaul Husna dan ‘New Istiqlal’
    Selingan

    Kontroversi Paduan Suara Asmaul Husna dan ‘New Istiqlal’

    Lantunan Asmaul Husna dari kelompok paduan suara Jakarta Youth Choir (JYC) di Masjid Istiqlal, Jakarta, menggegerkan media sosial pada pertengahan Mei lalu. Kor itu dianggap menodai masjid. Narasi yang berkembang juga menyudutkan JYC, yang dianggap memberi sentuhan gereja terhadap masjid rancangan Friedrich Silaban itu. Namun betulkah begitu? Sejumlah ulama menganggap alunan Asmaul Husna oleh JYC justru memperkuat peran masjid sebagai pusat peradaban dan kebudayaan Islam. Citra ini sejatinya diharapkan muncul pada Istiqlal setelah direnovasi untuk pertama kalinya semenjak 42 tahun lalu.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.