Kesehatan 1/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Terkungkung Mental Akibat Pagebluk

Pandemi Covid-19 tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik, tapi juga psikis. Hasil survei menyebutkan sebagian orang menunjukkan gejala kecemasan dan depresi, padahal masalah kesehatan mental akan merontokkan imun.

 

i Ilustrasi WFH yang perlahan memperlemah mental seseorang./Tempo/Jati Mahatmaji
Ilustrasi WFH yang perlahan memperlemah mental seseorang./Tempo/Jati Mahatmaji
  • Setiap orang memiliki kemampuan berbeda-beda dalam menanggapi masalah, termasuk pandemi. .
  • Hasil swaperiksa di situs Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) selama lima bulan pandemi menunjukkan satu dari lima orang berpikir lebih baik mati atau ingin melukai diri sendiri.
  • Sakit kepala atau nyeri otot yang berlangsung terus-menerus tanpa sebab bisa jadi gejala kecemasan atau depresi. .

LONJAKAN angka kasus Covid-19 dalam sebulan terakhir membuat Anindya Phitaloka dirundung rasa cemas. Ia takut penyakit itu menghampiri dia dan keluarganya. Ia gelisah lantaran peningkatan jumlah penderita tersebut mengingatkannya pada masa ketika penyakit itu baru terdeteksi di Indonesia dan pemerintah menerapkan pembatasan sosial berskala besar pada April 2020. “Waktu itu ada gelombang layoff besar-besaran di kantor saya,” kata perem

...

Reporter Nur Alfiyah - profile - https://majalah.tempo.co/profile/nur-alfiyah?nur-alfiyah=163283661623


kondisi kejiwaan Pandemic Kesehatan Jiwa Virus Corona Gangguan Jiwa

Kesehatan 1/2

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.