Memoar 1/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Penyelidik HAM Lintas Batas

MARZUKI Darusman tak terpisahkan dari urusan hukum dan hak asasi manusia. Ia menghabiskan puluhan tahun kariernya sebagai penyelidik pelanggaran HAM, tak hanya di Indonesia, tapi juga melintasi batas-batas negara. Kemampuannya dalam bidang HAM diakui secara internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa memintanya menyelidiki berbagai pelanggaran HAM, dari kematian Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto, perang saudara di Sri Lanka, hingga menjadi pelapor khusus (special rapporteur) untuk Korea Utara dan Myanmar.

Meski pekerjaannya di Myanmar telah rampung, di tengah konflik pascakudeta militer di negeri itu, Marzuki tak bisa berdiam diri. Bersama dua rekannya yang pernah menyelidiki kekerasan di Myanmar, ia mendirikan Special Advisory Council for Myanmar pada Maret lalu untuk membantu menyuarakan aspirasi rakyat Myanmar.

Terjun ke politik sejak menjadi mahasiswa pada 1970-an, karier politiknya moncer. Bersama Golongan Karya, Marzuki sempat menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Ia kemudian ditendang dari DPR karena menyatakan ingin menjadi presiden. Ketika menjadi Jaksa Agung dalam pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, Marzuki menjerat sejumlah koruptor dan kroni Soeharto.

i Marzuki Darusman. Tempo/Dok. Matra
Marzuki Darusman. Tempo/Dok. Matra
  • Marzuki Darusman dipercaya mengusut pelanggaran hak asasi manusia di berbagai negara setelah berkarier di Komnas HAM. .
  • Namanya direkomendasikan oleh Duta Besar Amerika untuk Indonesia kepada Sekjen PBB, Ban Ki-moon.
  • Mendirikan Forum untuk menyuarakan aspirasi rakyat Myanmar usai kudeta militer. .

SAYA mulai dimintai bantuan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada pertengahan 2009 saat masih menjadi anggota Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat. Ketika itu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mencari ahli dari Asia untuk menyelidiki kematian mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto. Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Lynn Pascoe, merekomendasikan nama saya.

Saya dan Pascoe berkawan baik. Ia menyodorkan nama saya karena say

...

Reporter Nur Alfiyah - profile - https://majalah.tempo.co/profile/nur-alfiyah?nur-alfiyah=163283829110


Korea Utara Derita Rohingya Marzuki Darusman Myanmar Pervez Musharraf | Pakistan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia | Komnas HAM Benazir Bhutto Rohingya

Memoar 1/3

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.