Edisi 20 Maret 2017

  • Bumi-Datar
    Catatan Pinggir

    Bumi-Datar

    Columbus mengarungi samudra dan menemukan sebuah benua yang ia sangka Asia. Ia tidak sedang menyangkal Injil.

    Memang sampai hari ini banyak yang percaya, (termasuk Presiden Obama), ia telah menangkis orang-orang kolot, terutama di Gereja Katolik, yang menganggap bumi datar seperti cakram. Tapi tak demikian sejarah mencatat. Pada 3 Agustus 1492 itu, ketika kapal Santa Maria dan dua kapal lain angkat sauh dari Paola de la Frontera menuju Asia melalui Atlantik, 88 awak kapal itu, seperti umumnya orang awam maupun cendekiawan zaman itu juga hierarki Gereja sudah biasa dengan pengetahuan bahwa bumi berbentuk bola.

  • Eddi Brokoli
    Pokok dan Tokoh

    Eddi Brokoli

    Laris Berkat Wali Kota

  • Trinity Jadi ’
  • Sarah Sechan
  • Kami Bukan Juara Lagi
    Wawancara

    Kami Bukan Juara Lagi

    KEMENANGAN Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo di All England menjadi penyejuk di tengah seretnya prestasi bulu tangkis Indonesia. Tak hanya menjadi juara, mereka juga mendominasi nomor ganda putra di kejuaraan bulu tangkis tertua dunia yang berlangsung di Birmingham, Inggris, 7-12 Maret lalu, itu.

    Sejak babak pertama turnamen super series paling bergengsi itu, Marcus dan Kevin hanya kehilangan satu set ketika bermain rubber game di semifinal melawan pasangan asal Denmark, Mads Conrad Petersen dan Mads Pieler Kolding. Di final, mereka menghentikan Li Junhui dan Liu Yuchen dari Cina dua set langsung, 21-19 dan 21-14. Padahal Marcus dan Kevin memasuki turnamen ini sebagai underdog, meski tahun lalu menjuarai Australia, India, dan Cina Terbuka. "Kami sering dipandang sebelah mata," kata Kevin, 21 tahun.

  • Dunia Sepekan
    Internasional

    Dunia Sepekan

    SEPAK terjang politikus populis sayap kanan Belanda, Geert Wilders, makin berkibar. Partai besutan Wilders, Partai Kebebasan (PVV), sukses bertengger di peringkat kedua dalam pemilihan legislatif negeri itu, Rabu pekan lalu. Meski gagal mengalahkan partai penguasa, Partai Liberal (VVD), kiprah Wilders kali ini terbilang mengejutkan.

    "Wilders mampu mendongkrak perolehan kursi di parlemen dan mendikte arah kampanye pemilihan umum kali ini," kata Rem Korteweg, peneliti senior dari lembaga riset Centre for European Reform, seperti diberitakan Express. Partai besutan Wilders mampu meraup 20 kursi, bertambah 5 kursi dari perolehan pada pemilu 2012.

  • Trauma di Bilik Suara
    Internasional

    Trauma di Bilik Suara

    Timor Leste menyelenggarakan pemilihan presiden putaran pertama. Fretilin dan CNRT, dua partai terbesar, mengajukan calon yang sama.

  • Pertikaian demi Suara Diaspora
    Internasional

    Pertikaian demi Suara Diaspora

    Presiden Turki Erdogan menjawab larangan berkampanye bagi dua menterinya di Belanda dengan umpatan dan ancaman. Keuntungan buat rezim di Turki.

  • Selepas Putri Daegu Pergi
    Internasional

    Selepas Putri Daegu Pergi

    Kursi Presiden Korea Selatan kosong setelah Mahkamah Konstitusi memakzulkan Park Geun-hye. Memicu perebutan kekuasaan antara kubu oposisi dan partai bekas penguasa.

  • Hoax atas Hoax
    Bahasa

    Hoax atas Hoax

    Ada salah pengertian masyarakat Indonesia dalam memakai kata hoax yang akhir-akhir ini populer di media sosial. Kata ini disematkan untuk semua pengertian tentang "kabar bohong", "berita palsu", "berita rekayasa", dan "fitnah". Padahal hoax diciptakan dalam bahasa Inggris dengan pengertian yang tak serumit itu.

    Menurut filolog Robert Nares (1753-1829), kata hoax (dibaca hoks) mulai dipakai di Inggris pada abad ke-18. Dalam buku A Glossary: Or, Collection of Words, Phrases, Names and Allusions to Customs, yang terbit pada 1822 di London, Nares menulis bahwa hoax berasal dari hocus, sebuah kata Latin yang merujuk pada hocus pocus. Pada lema kata hocus, Nares membubuhkan arti "to cheat" atau "menipu".

  • Momen
    Ekonomi dan Bisnis

    Momen


    Akibat Surat Edaran Percepatan Tanam

    LEMBAGA Bantuan Hukum Padang memprotes surat edaran Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno tentang gerakan percepatan tanam padi. Menurut dia, surat edaran itu bisa merampas lahan garapan para petani. "Merupakan pengebirian hak-hak petani atas tanah," kata Direktur LBH Padang Era Purnama Sari, Selasa dua pekan lalu.

  • Ketimpangan dan Pertumbuhan yang Menyengsarakan
    Laporan Utama

    Ketimpangan dan Pertumbuhan yang Menyengsarakan

    PERTUMBUHAN ekonomi sering digadang-gadang sebagai senjata ampuh meningkatkan kesejahteraan, termasuk menghapuskan kemiskinan. Tak mengherankan bila pemimpin daerah dari provinsi hingga kabupaten atau kota di seluruh negeri ini umumnya fasih dengan istilah laju pertumbuhan ekonomi (LPE). Inilah jargon ekonomi yang begitu populer di daerah. Kesuksesan pembangunan daerah umumnya diukur dengan pencapaian LPE yang tinggi.

    Hal ini, bila dipikir dengan cermat, sebenarnya cukup mengkhawatirkan. Di era demokrasi, pemimpin daerah dipilih oleh mayoritas penduduk. Dengan kata lain, konstituen mereka adalah "orang kebanyakan" di daerah tersebut. Kepentingan masyarakat yang seharusnya diperjuangkan.

  • Kesenjangan di Persimpangan Jalan
    Laporan Utama

    Kesenjangan di Persimpangan Jalan

    MENURUT data resmi yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik, tingkat ketimpangan yang diukur dengan indeks Gini menurun dalam dua tahun terakhir. Angka terburuk terjadi selama 2011-2014 sebesar 0,41. Pada 2015 turun menjadi 0,40 dan setahun kemudian turun menjadi 0,396. Angka indeks Gini di bawah 0,4 masuk kategori ketimpangan rendah, 0,4-0,5 kategori ketimpangan sedang, dan di atas 0,5 kategori ketimpangan tinggi.

    Perlu dicatat, perhitungan BPS berdasarkan data pengeluaran, bukan pendapatan atau kekayaan. Jadi indeks Gini versi BPS sebatas mengukur ketimpangan pengeluaran, bukan ketimpangan pendapatan (income inequality) atau ketimpangan kekayaan (wealth inequality). Tentu saja perhitungan berdasarkan pengeluaran menghasilkan angka ketimpangan jauh lebih rendah ketimbang berdasarkan pendapatan dan kekayaan.

  • Tantangan Pimpinan Baru Ojk
    Ekonomi dan Bisnis

    Tantangan Pimpinan Baru Ojk

    PEKAN lalu, pemilihan tujuh komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melewati saringan ketiga. Dari 21 calon yang masih bertahan, terlihat warna dominan dari 3 lembaga pemerintah, yakni 6 dari Bank Indonesia, 5 dari OJK, dan 3 dari Kementerian Keuangan. Calon lain: masing-masing 2 dari kalangan akademikus, asosiasi atau institusi, dan lembaga keuangan milik negara serta 1 dari lembaga audit pemerintah.

    Untuk ketujuh posisi komisioner-dari Ketua sampai Deputi Perbankan, Pasar Modal, Nonbank, Audit, dan Perlindungan Konsumen-masing-masing tersedia tiga calon. Dari ketiga calon untuk setiap posisi, selalu terlihat calon dari BI dan OJK. Kita tunggu seberapa jauh dominasi calon BI dan OJK nanti.

  • Beda Nasib karena Kurang Gizi
    Laporan Utama

    Beda Nasib karena Kurang Gizi

    Stunting tak hanya menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang. Kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan ini juga menyuburkan kemiskinan. Perlu komitmen banyak kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mengatasi masalah ini.

  • Bertani di Lahan Sempit
    Laporan Utama

    Bertani di Lahan Sempit

    Kegagalan transformasi struktural memperparah ketimpangan di Indonesia. Meninggalkan sektor pertanian, petani pergi ke kota untuk bekerja di sektor informal. Koefisien ketimpangan lahan sangat tinggi. Petani gurem menguasai lahan kurang dari setengah hektare. Sebanyak 13,57 juta petani bahkan tak memiliki lahan.

  • Yang Muda yang Berburu Karya Seni
    Laporan Utama

    Yang Muda yang Berburu Karya Seni

    Beberapa tahun terakhir, muncul kelompok baru pembeli karya seni rupa. Sebagian besar masih muda. Mereka menganggap mengoleksi karya seni, meski harganya cukup mahal, adalah bagian dari gaya hidup. Konsumen baru seni itu terus tumbuh ketika Indonesia masuk daftar enam besar negara dengan tingkat kesenjangan ekonomi tertinggi di dunia.

  • Sengsara di Dekat Tambang
    Laporan Utama

    Sengsara di Dekat Tambang

    Investasi di sektor pertambangan tak lantas mengungkit status sosial masyarakat di sekitar wilayah konsesi. Bukannya membuka lapangan pekerjaan, tambang merenggut sumber rezeki masyarakat desa dari bertani dan meninggalkan kerusakan lingkungan. Akibatnya, masyarakat terjebak jeratan utang kepada tengkulak demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bukan meraup untung, penduduk di sekitar tambang batu bara malah buntung.

  • Gaya ’Wah’ Kaum Berlimpah
    Laporan Utama

    Gaya ’Wah’ Kaum Berlimpah

    Di tengah kelesuan perekonomian, penghuni puncak piramida kekayaan Indonesia masih mempertontonkan gaya hidup yang ”wah”. Mereka gemar menggeluti olahraga mahal, bepergian dengan jet pribadi, sampai menghamburkan uang di pusat belanja dunia. Menopang pertumbuhan konsumsi lapisan menengah ke atas.

  • Karpet Merah untuk Taipan
    Laporan Utama

    Karpet Merah untuk Taipan

    Kelompok pengusaha papan atas mendapat kemudahan dalam pengembangan usaha. Berbagai fasilitas diberikan pemerintah, termasuk kemudahan perizinan dan penguasaan lahan dalam jumlah besar. Tak jarang kedekatan dengan kepala daerah menjadi jalan pintas untuk ekspansi. Di sektor perkebunan, pengusahaan lahan jutaan hektare menjadi monopoli segelintir pengusaha. Tak berbeda di industri properti, ketika mayoritas kepemilikan tanah dikuasai para pengembang besar.

  • Terpuruk Jargon Pertumbuhan
    Laporan Utama

    Terpuruk Jargon Pertumbuhan

    Pertumbuhan ekonomi tinggi tak menjamin ketimpangan antara kelompok kaya dan miskin menyusut. Laju kesejahteraan penduduk di sejumlah kota yang tak seimbang menjadi salah satu pemicunya. Distribusi ekonomi yang tak merata itu dinikmati segelintir kelompok dari kalangan menengah atas. Ketimpangan ibarat persoalan abadi bagi kota besar di Indonesia.

  • Indonesia Tanah Air Siapa
  • Di Bawah Bayang-bayang
    Laporan Utama

    Di Bawah Bayang-bayang

    Rasio ketimpangan cenderung turun dalam dua tahun terakhir. Namun pencapaian itu tak diikuti perbaikan perekonomian masyarakat kelas bawah. Daya beli mereka melemah. Gizi buruk pada ibu hamil, bayi, dan anak di bawah lima tahun menyuburkan kemiskinan. Di tengah situasi itu, pertumbuhan kelas atas lebih besar ketimbang kelas bawah. Pertumbuhan ekonomi tidak otomatis mengurangi kemiskinan.

  • Siasat Pailit Pembobol Kredit
    Hukum

    Siasat Pailit Pembobol Kredit

    Perusahaan batu split membobol fasilitas kredit tujuh bank sebesar Rp 836 miliar. Ada keterlibatan orang dalam.

  • Deposito Bodong Cap Kansas
    Hukum

    Deposito Bodong Cap Kansas

    Ratusan miliar rupiah duit nasabah Bank BTN dibobol jaringan yang berkomplot dengan orang dalam. Memanfaatkan kelalaian korban.

  • Siang-Malam  Sama Rata
    Ilmu dan Teknologi

    Siang-Malam Sama Rata

    Fenomena equinox rutin terjadi dua kali dalam setahun. Tak akan memicu peningkatan suhu udara secara drastis.

    BAYANGKAN ketika matahari berada tepat di atas kepala dan sinarnya jatuh tegak lurus terhadap tanah. Dalam momen ini, bayangan dari obyek yang disinari matahari akan terlihat lebih kecil. Penghuni bumi yang mendiami kawasan ekuator akan mengalami hal unik yang dikenal sebagai equinox ini. Peristiwa alam ini terjadi dua kali dalam setahun.

  • Regulasi Baru Penjegal Mercedes
    Olahraga

    Regulasi Baru Penjegal Mercedes

    Dominasi tim Mercedes dalam tiga tahun terakhir dianggap dapat merusak citra Formula 1. Regulasi diubah agar lomba kian terbuka.

  • Akibat Olahraga Berlebihan
    Kesehatan

    Akibat Olahraga Berlebihan

    Olahraga berlebihan bisa mengganggu kesuburan. Harus diperhatikan durasi yang pas.

  • Jalur Cepat Bertaruh Nyawa
    Investigasi

    Jalur Cepat Bertaruh Nyawa

    Batam menjadi surga para penyelundup tenaga kerja ilegal ke Malaysia. Persoalan Imigrasi yang tak pernah tuntas.

  • Rute Gelap Pengais Ringgit
    Investigasi

    Rute Gelap Pengais Ringgit

    DARI sekitar 2,5 juta tenaga kerja Indonesia di Malaysia, separuh di antaranya masuk secara ilegal. Diatur sindikat yang terorganisasi, mereka melintasi "jalur tikus" yang jumlahnya mencapai 157 titik.

  • Perbudakan di Kilang Walet
    Investigasi

    Perbudakan di Kilang Walet

    Para pekerja Indonesia di perusahaan Albert Tei kerap menerima upah jauh di bawah standar. Terikat kontrak dan ancaman denda.

  • Terpenjara di Sebelah Kandang babi
    Investigasi

    Terpenjara di Sebelah Kandang babi

    RUANGAN seluas 4 x 4 meter itu berdinding tembok dan berlantai semen. Persis di sebelahnya terdapat kandang babi, yang ukurannya hampir sama dengan bilik tersebut. Tempatnya yang berimpitan membuat bau kotoran babi sering menyeruak ke mana-mana.

    Di ruangan inilah Emilitia Baros, 18 tahun, bersama keempat temannya ditampung. Kelimanya calon tenaga kerja yang akan dikirim ke Malaysia. Emilitia sudah lima bulan di sini, sejak Juli tahun lalu. Selama di sini, ia jadi terbiasa menghirup bau tidak sedap itu. "Baunya tercium sampai kamar. Tapi, demi kerja, saya harus bertahan," kata warga Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, ini pada akhir tahun lalu.

  • Jual-Beli Orang ke Malaysia
    Investigasi

    Jual-Beli Orang ke Malaysia

    PRAKTEK lancung pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Malaysia masih terus terjadi. Data Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur mencatat lebih dari 2.000 orang dari daerah itu menjadi korban perdagangan orang ke Malaysia sepanjang 2015-2016. Termakan iming-iming gaji besar, sebagian dari mereka pulang membawa luka, bahkan kehilangan nyawa. Anak-anak pun diincar untuk diperdagangkan. Mereka yang berstatus legal juga tak luput dari perbudakan. InvestigasiTempodanMalaysiakinisejak September 2016 menunjukkan jaringan penjual manusia tertata dari Malaysia hingga sejumlah daerah di Indonesia. Uang miliaran rupiah diguyurkan untuk merekrut pekerja ilegal, melibatkan juga para pemalsu identitas dan petugas imigrasi. Para pemain di negeri jiran itu masih tak tersentuh hukum. Laporan ini terselenggara atas kerja samaTempo, Tempo Institute, dan Free Press Unlimited.

  • Islam yang Berbeda-beda
    Film

    Islam yang Berbeda-beda

    Nurman Hakim mengangkat konflik antarkelompok Islam dalam sebuah drama percintaan. Berusaha menghapus stereotipe dan menekankan toleransi.

  • Pantomim Usil Yayu
    Seni

    Pantomim Usil Yayu

    Sena Didi Mime menampilkan lakon Mati Berdiri di Salihara. Riuh, energetik, dan usil.

  • Dan Karna pun Terpanah...
    Seni

    Dan Karna pun Terpanah...

    Kematian Karna dilukiskan Rury Nostalgia secara puitis dalam pertunjukan Padnecwara: Arka Suta.

  • Kiai Penyuka Kitab Al-Hikam
    Obituari

    Kiai Penyuka Kitab Al-Hikam

    Achmad Hasyim Muzadi berpulang dengan setumpuk warisan luhur. Pesantren mahasiswa, dialog antariman, dan ketegasannya soal bentuk negara.

  • Tonggak Lahirnya Orde Baru
    Nasional

    Tonggak Lahirnya Orde Baru

    RAPAT Kabinet Dwikora pagi itu, 11 Maret 1966, bubar di tengah jalan setelah Presiden Sukarno menerima laporan ada pasukan tak dikenal merangsek ke Istana Negara. Sukarno buru-buru meninggalkan ruangan dan mengungsi ke Bogor dengan helikopter.

    Menteri Dalam Negeri Mayor Jenderal Basoeki Rachmat, Menteri Perindustrian Ringan Brigadir Jenderal M. Jusuf, dan Panglima Kodam V/Jaya Brigadir Jenderal Amirmachmud mengikuti Bung Karno ke Bogor. Presiden bertanya kepada tiga tamunya cara mengatasi keadaan Jakarta yang genting.

  • Cendana di Tengah Keriuhan Pilkada
    Nasional

    Cendana di Tengah Keriuhan Pilkada

    Anak-anak Soeharto memperingati 51 tahun Supersemar. Ahok dicoret dari daftar undangan.

  • Yang Hilang dalam Dakwaan
    Nasional

    Yang Hilang dalam Dakwaan

    KPK yakin semua anggota Komisi II DPR menerima suap proyek KTP elektronik. Target pengusutan berikutnya.

  • Tangan Kanan Master Anggaran
    Nasional

    Tangan Kanan Master Anggaran

    Andi Narogong disebut sebagai orang kepercayaan Setya Novanto. Bisa mengatur dan menentukan pemenang tender proyek pemerintah.

  • Korupsi KTP Menggoyang Beringin
    Nasional

    Korupsi KTP Menggoyang Beringin

    Sejumlah politikus mengembuskan isu pergantian Setya Novanto sebagai Ketua Umum Golkar. Senior partai ikut turun gunung.

  • Menutup Celah Pembobolan Bank
    Opini

    Menutup Celah Pembobolan Bank

    Buruknya pengawasan membuat bank rentan dikelabui stafnya sendiri. Kepercayaan publik menjadi taruhan.

  • Instruksi Berlebihan Gubernur
    Opini

    Instruksi Berlebihan Gubernur

    Gubernur Sumatera Barat memaksa petani menanami kembali sawahnya segera setelah panen. Berpotensi memicu konflik.

  • Memutus Rantai Perdagangan Manusia
    Opini

    Memutus Rantai Perdagangan Manusia

    Para bandar di Malaysia berperan penting dalam perdagangan tenaga kerja ilegal dari Indonesia. Kedutaan tak boleh pasif.

  • Salah Kaprah Mengatasi Ketimpangan
    Opini

    Salah Kaprah Mengatasi Ketimpangan

    TAK ada jalan pintas untuk mengatasi ketimpangan kesejahteraan. Problem ketimpangan tak selalu bisa diatasi oleh mekanisme pasar dan karena itu harus ada intervensi dari pengelola negara. Namun, agar berhasil, intervensi itu harus dilakukan dengan konsisten dan berpegang pada akal sehat ekonomi.

    Yang kini tampak adalah sebaliknya: pemerintah Joko Widodo masuk ke langgam populisme yang dianggap bisa menjadi jalan pintas. Saat ini, pemerintah berfokus pada solusi populer jangka pendek: membagi-bagi bantuan alias subsidi. Dengan ongkos yang besar, program semacam ini sesungguhnya tidak efektif mempersempit jurang kesenjangan.

  • Momen
    Nasional

    Momen

    PENGADILAN Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta membatalkan izin reklamasi Pulau F, I, dan K, yang diterbitkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dua tahun lalu. Majelis hakim sepakat menyatakan penerbitan izin tiga pulau buatan di sekitar kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, itu bermasalah. "Pengadilan mengabulkan seluruh gugatan penggugat," kata ketua majelis hakim M. Arif Pratomo saat membacakan putusan pada Kamis pekan lalu.

  • Perempuan
    Angka

    Perempuan

    HARI Perempuan Sedunia diperingati di berbagai belahan bumi pada Rabu dua pekan lalu. Kesetaraan perempuan dengan laki-laki dalam berbagai bidang masih belum terwujud. Termasuk dalam dunia politik dan bisnis.

  • Pemutihan dan Rebutan Ringgit
    Kartun

    Pemutihan dan Rebutan Ringgit

    SELAMA 2016, sebanyak 33 tenaga kerja asal Nusa Tenggara Timur meninggal di Malaysia. Mereka rata-rata masuk lewat jalur ilegal. Investigasi media ini membongkar dua jalur utama perdagangan manusia dari Kupang, yaitu lewat Nunukan (Kalimantan Utara) dan Batam (Kepulauan Riau).

    Angka tenaga kerja Indonesia yang masuk secara ilegal mencapai 1 juta orang. Jumlah ini tak jauh berbeda dengan 25 tahun silam. Majalah Tempo edisi 11 Januari 1992, dengan judul "Pemutihan dan Rebutan Ringgit", mengungkap betapa banyak tenaga kerja ilegal dari Indonesia. Meski ilegal, keberadaan mereka dibutuhkan, sehingga pemerintah Malaysia mengeluarkan kebijakan pemutihan tenaga kerja yang dianggap "haram" itu.

  • Bakteri Pengurai Limbah
    Inovasi

    Bakteri Pengurai Limbah

    AIR limbah organik industri tekstil, makanan, gula, dan farmasi serta minyak dan gas bumi berbahaya bagi lingkungan. Sebelum dibuang, limbah tersebut perlu diolah. Peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Bandung memanfaatkan bakteri Bacillus licheniformis sebagai agen pengurai limbah.

    Eko Tri Sumarnadi dan Happu Sembiring dari Pusat Penelitian Geoteknologi serta Efendi dari Loka Penelitian Teknologi Bersih LIPI Bandung melakukan riset sejak 2013. Mereka membuat Material Preservasi Mikroorganisme (MPMO) alias paket bakteri pengurai limbah organik berbentuk padat. Dengan begitu, bakteri dapat disimpan lebih lama, stabil, dan tetap aman bagi lingkungan.

  • Alat Penerjemah Instan
    Etalase

    Alat Penerjemah Instan

    Manusia memiliki kemampuan mengenali dan memahami berbagai bahasa yang ada di dunia. Saat mendengar percakapan dalam bahasa asing, otak akan langsung mengartikannya ke dalam bahasa sehari-hari. Hal seperti ini hanya bisa dilakukan manusia. Tapi teknologi kian maju. Mesin kini memiliki kemampuan serupa dengan akurasi tinggi. Ucapkan satu kalimat, seketika mesin akan menerjemahkannya ke dalam bahasa yang dipilih. Sebagian alat penerjemah ini dipamerkan di Consumer Electronics Show di Las Vegas, Amerika Serikat, Januari lalu.

  • Penghargaan: Goenawan Mohamad
  • Pertaruhan Pengusutan E-KTP
  • Surat Pembaca
    Surat

    Surat Pembaca

    MAJALAH Tempo memberitakan soal korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dan mencantumkan nama saya sebagai salah satu anggota Komisi Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat sesuai dengan risalah rapat. Dakwaan jaksa kepada dua terdakwa kasus e-KTP menyebutkan ada 37 anggota Komisi II yang diduga menerima suap US$ 13-18 ribu. Saya sebagai anggota Komisi II periode 2009-2014 yang sering mengikuti rapat terbuka membahas proyek e-KTP belum pernah diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Demi menegakkan keadilan dan menghindari fitnah, saya meminta KPK memeriksa semua anggota Komisi II DPR periode 2009-2014, termasuk saya.

  • Catatan Pinggir

    Columbus mengarungi samudra dan menemukan sebuah benua yang ia sangka Asia. Ia tidak sedang menyangkal Injil.

    Memang sampai hari ini banyak yang percaya, (termasuk Presiden Obama), ia telah menangkis orang-orang kolot, terutama di Gereja Katolik, yang menganggap bumi datar seperti cakram. Tapi tak demikian sejarah mencatat. Pada 3 Agustus 1492 itu, ketika kapal Santa Maria dan dua kapal lain angkat sauh dari Paola de la Frontera menuju Asia melalui Atlantik, 88 awak kapal itu, seperti umumnya orang awam maupun cendekiawan zaman itu juga hierarki Gereja sudah biasa dengan pengetahuan bahwa bumi berbentuk bola.

    Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.