Majalah TEMPO | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Laporan Khusus



  • Lamat-lamat Ekosistem Riset
    Laporan Khusus

    Lamat-lamat Ekosistem Riset

    Lemahnya ekosistem penelitian di Indonesia menyebabkan banyak kebijakan publik tidak berdasarkan kajian yang matang dan menyeluruh. Saat ini para peneliti tak ubahnya kasta kelas dua di kementerian dan lembaga.

  • Bermodal Kolaborasi dan Beasiswa
    Laporan Khusus

    Bermodal Kolaborasi dan Beasiswa

    Lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan Indonesia berhasil memproduksi sejumlah produk inovasi strategis. Pengembangan dan komersialisasi bisa dipercepat lewat kolaborasi lembaga riset dan industri.

  • Tersandung Stempel Toko
    Laporan Khusus

    Tersandung Stempel Toko

    Administrasi laporan riset dengan dana pemerintah lebih rumit daripada pembuatan laporan risetnya. Prioritas BRIN dinilai sangat pragmatis.

  • Agar Litbang Lebih Berkembang
    Laporan Khusus

    Agar Litbang Lebih Berkembang

    Riset oleh badan penelitian dan pengembangan di kementerian dianggap belum optimal. Pemantiknya anggaran yang terbatas dan minimnya jumlah peneliti.

  • Urgensi Ekosistem Pengetahuan dan Inovasi
    Laporan Khusus

    Urgensi Ekosistem Pengetahuan dan Inovasi

    Yanuar Nugroho
    Penasihat Centre for Innovation Policy and Governance,
    Anggota Akademi Ilmuwan Muda Indonesia

  • Setelah 1965, Sopoiku
    Selingan

    Setelah 1965, Sopoiku

    Setelah 1965, Kho Wan Gie tak memenuhi anjuran pemerintah Soeharto agar warga keturunan Cina berganti nama. Ia lalu membuat komik dengan nama samaran dari bahasa Jawa, Sopoiku, yang berarti “siapa itu”.

  • Mengenang Koh Put On dan Koh A Piao
    Selingan

    Mengenang Koh Put On dan Koh A Piao

    DUA komik karya dua orang peranakan Tionghoa, Kho Wan Gie dan Goei Kwat Siong, puluhan tahun silam sangat terkenal di sini, yaitu Put On dan Si A Piao. Kedua komik ini sudah lama tak terbit. Bila dihitung dari tahun kelahirannya pada 2 Agustus 1930, kini komik legendaris Put On genap berusia 90 tahun. Adapun Si A Piao berumur 70 tahun. Bagaimana kisah munculnya kedua komik ini?

  • Penjaga Api Toleransi
    Laporan Khusus

    Penjaga Api Toleransi

    Enam ustad dan ustazah berjuang membangun toleransi dan kesetaraan. Mereka berdakwah dari kampung ke kampung dan membina komunitasnya. Berbagai penolakan dan ancaman menimpa mereka. Bahkan ada yang diusir dan pesantrennya diserang. Namun mereka menolak menyerah serta tetap konsisten menyuarakan toleransi dan kesetaraan.

  • Pertarungan Dua Pesan Keagamaan
    Laporan Khusus

    Pertarungan Dua Pesan Keagamaan

    Dadi Darmadi, Peneliti Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat Universitas Islam Negeri Jakarta dan dosen Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.

  • Penyelundup Kitab Gelap
    Laporan Khusus

    Penyelundup Kitab Gelap

    Irwan Masduqi mempelajari berbagai pemikiran Islam klasik dan modern. Pernah terobsesi mendirikan negara Islam.

  • Demi Relasi Setara dan Adil
    Laporan Khusus

    Demi Relasi Setara dan Adil

    Marzuki Wahid menjadi ulama yang kerap terlibat dalam diskusi dan kajian tentang gerakan feminis. Mendukung peningkatan hak-hak perempuan dan perlindungan korban kekerasan seksual.

  • Kiai Penyokong Hak Asasi
    Laporan Khusus

    Kiai Penyokong Hak Asasi

    Marzuki Wahid lantang menyuarakan dukungan untuk kesetaraan dan keadilan gender yang menjadi bagian ajaran Islam. Ikut mendirikan lembaga pendidikan Islam yang berfokus pada kajian gender dan hak asasi manusia.

  • Amunisi Baru Nyai Najma
    Laporan Khusus

    Amunisi Baru Nyai Najma

    Yayasan Pondok Pesantren Nurul Jadid Al-Islami membangun balai latihan kerja sinematografi. Agar santri dan dakwah tak ketinggalan zaman.

     

  • Bangkit Setelah Suami Wafat
    Laporan Khusus

    Bangkit Setelah Suami Wafat

    Ratna Ulfatul Fuadiyah semula membenci kata “gender”. Kini dakwahnya soal kesetaraan hak perempuan.

  • Batu Berbalas Tahu
    Laporan Khusus

    Batu Berbalas Tahu

    Pesantren Irwan Masduqi di Yogyakarta nyaris dibakar karena dia menyuarakan toleransi. Menerima “santri” nonmuslim.

  • Kata dan Pengalaman
    Selingan

    Kata dan Pengalaman

    Puisi Sapardi Djoko Damono kian lama kian peka akan bunyi, imaji, ide, gerak tubuh, dan emosi yang tiap kali beralih. Sajak-sajaknya selalu berkelok mendadak, membiarkan diri dicegat dengan frasa yang tak terduga.

  • Buah Salat Bersama Ayah
    Laporan Khusus

    Buah Salat Bersama Ayah

    Alivermana Wiguna kerap menunaikan salat di berbagai masjid Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Gerah terhadap sikap umat yang merasa paling benar.

  • Potong Jalur Dosen Galak
    Laporan Khusus

    Potong Jalur Dosen Galak

    Alivermana Wiguna menyingkirkan kelompok radikal di kampusnya. Menyusupkan mahasiswanya untuk mengintai.

  • Cahaya Baru Kampung Santri
    Laporan Khusus

    Cahaya Baru Kampung Santri

    Najmatul Millah dan suaminya membangun pesantren yang dilengkapi fasilitas pendidikan formal di Jember, Jawa Timur. Melebarkan dakwah pemenuhan hak perempuan.

  • Dakwah dan Udarasa
    Laporan Khusus

    Dakwah dan Udarasa

    Tak hanya menyebarkan ilmu agama, Ratna Ulfatul Fuadiyah menggabungkannya dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalil agama lebih mudah dicerna.

  • Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.