BPJS Kesehatan

  • Berburu Tagihan Pasien Covid-19
  • Macet dalam Pembentukan Pengawas
    Internasional

    Macet dalam Pembentukan Pengawas

    Rapat pembahasan rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi berlangsung alot. Pemerintah Indonesia berkukuh agar pengawasan berada di bawah Kementerian Komunikasi.

  • Teror terhadap Pembela 75 Pegawai KPK
  • Tanpa Cost Sharing, Tak Akan Cukup
    Wawancara

    Tanpa Cost Sharing, Tak Akan Cukup

    Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan lembaganya masih mengalami defisit Rp 6,3 triliun per Desember 2020. Kenaikan iuran peserta per Januari lalu diharapkan dapat menutup selisih defisit tersebut. Apalagi pemanfaatan dana BPJS Kesehatan dalam satu tahun terakhir menurun akibat pandemi Covid-19. Semua layanan kesehatan untuk pasien Covid-19 ditanggung negara karena pandemi ditetapkan sebagai bencana non-alam. Untuk memperluas kepesertaan jaminan kesehatan, kata Ghufron, BPJS Kesehatan mengembangkan mekanisme pendanaan inovatif dengan menggandeng lembaga-lembaga filantropi untuk membiayai masyarakat yang belum menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat atau bahkan membantu pelunasan tunggakan iuran. Dengan begitu, seluruh masyarakat dapat terus mengakses layanan kesehatan yang dijamin BPJS Kesehatan.

  • Kembali ke Kampus
    Pokok dan Tokoh

    Kembali ke Kampus

    Fachmi Idris kembali mengajar dan aktif sebagai guru besar. Ia pun lebih leluasa menikmati waktunya bermain golf.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.