Hukum 3/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Gunung Es Masa Pandemi

PPATK dan polisi bekerja sama membongkar pencucian uang seorang importir obat ilegal asal Mojokerto, Jawa Timur. Bermula dari aborsi.

i Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono (kiri), Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Menkopolhukam Mahfud MD dan Kepala PPATK Dian Ediana Rae, dalam konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana pencucian uang dari peredaran obat ilegal di Bareskrim Polri, Jakarta , 16 September 2021/ ANTARA/Laily Rahmawaty.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono (kiri), Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Menkopolhukam Mahfud MD dan Kepala PPATK Dian Ediana Rae, dalam konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana pencucian uang di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, 16 September 2021). ANTARA/Laily Rahmawaty.
  • Tersangka menggunakan empat rekening untuk memutar uang penjualan obat ilegal. .
  • Hampir semua obat berasal dari luar negeri.
  • Terciduk setelah kasus aborsi di Mojokerto, Jawa Timur. .

ALIRAN uang ratusan miliar rupiah pada Agustus lalu menarik perhatian Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dian Ediana Rae. Duit itu mengalir dari satu rekening bank pemerintah ke beberapa bank lain dan perusahaan aset manajemen. “Teridentifikasi rekening bank tersebut milik DP (Dianus Pionam),” tutur Dian pada Jumat, 24 September lalu. PPATK mencurigai Dianus terlibat pencucian uang dari jual-beli

...

Reporter Linda Trianita


Obat Ilegal Obat Covid-19 Pencucian Uang Undang-Undang Republik Indonesia No.15 Tahun 2002 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan | PPATK

Hukum 3/3

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.