Hukum 2/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Pungutan Liar 52 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi menyita duit Rp 52,3 miliar yang berhubungan dengan korupsi ekspor benur di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Diduga berasal dari pungutan liar kepada eksportir benih lobster. 

i Uang sebanyak 52,3 miliar yang disita KPK di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021. TEMPO/Imam Sukamto
Uang sebanyak 52,3 miliar yang disita KPK di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021. Foto : TEMPO/Imam Sukamto
  • Pengutipan uang jaminan pembayaran senilai Rp 52,3 miliar diduga dilakukan secara sembunyi-sembunyi. .
  • Nama Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Antam Novambar turut terseret.
  • Diklaim akan disetor ke kas negara, pungutan tersebut tak punya dasar hukum. .

KANTONG plastik bening berisi duit pecahan Rp 100 ribu tercogok di depan ruang lobi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin, 15 Maret lalu. Bertumpuk menjadi dua bagian, jumlahnya mencapai Rp 52,3 miliar.

Duit tersebut mengendap di salah satu bank pelat merah sejak Juni 2020. KPK menyitanya hampir sepuluh bulan kemudian.

Pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan bongkahan duit itu berkaitan deng

...

Reporter Linda Trianita - profile - https://majalah.tempo.co/profile/linda-trianita?linda-trianita=163245301257


ekspor benih lobster Kasus Suap Kementerian Kelautan dan Perikanan Edhy | Edhy Prabowo KPK

Hukum 2/2

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.