Profile Wayan Agus Purnomo

Wayan Agus Purnomo

Meliput isu politik sejak 2011 dan sebelumnya bertugas sebagai koresponden Tempo di Bali. Menerima beasiswa Chevening 2018 untuk menyelesaikan program magister di University of Glasgow jurusan komunikasi politik. Peraih penghargaan Adinegoro 2015 untuk artikel "Politik Itu Asyik".




  • Koper Terbang Sendirian
    Laporan Utama

    Koper Terbang Sendirian

    Rizieq Syihab menerima tamu-tamu politik selama menetap di Arab Saudi. Kerap mengumpulkan orang dalam jumlah besar.

  • Mimpi Bolong Membeli Siluman
    Nasional

    Mimpi Bolong Membeli Siluman

    Prabowo Subianto bersafari ke berbagai negara untuk menjajaki pembelian pesawat. Mengajukan proposal pinjaman luar negeri lebih dari Rp 260 triliun.

  • Maut di Halaman Sendiri
    Nasional

    Maut di Halaman Sendiri

    Seorang katekis di Intan Jaya tewas ditembak di halamannya sendiri. Dikubur tanpa izin keluarga dan celananya diduga sempat diganti.

  • Pasal Klandestin dari Gedung Nusantara
    Laporan Utama

    Pasal Klandestin dari Gedung Nusantara

    Sejumlah naskah Undang-Undang Cipta Kerja muncul setelah disahkan. Berbagai perbedaan muncul dalam setiap draf, beberapa di antaranya terkait dengan substansi. Fraksi Golkar ngotot mempertahankan kluster perpajakan, yang muncul belakangan. Dituding tak pernah diputuskan bersama.

  • Poco-poco Demokrasi di Era Jokowi
    Buku

    Poco-poco Demokrasi di Era Jokowi

    Sebuah buku yang menyoroti kualitas demokrasi pada periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo. Terjadi kemerosotan yang tidak hanya disebabkan oleh kontribusi Jokowi, tapi juga infrastruktur pendukung dan lawan politiknya.

  • Para Pelanduk di Intan Jaya
    Nasional

    Para Pelanduk di Intan Jaya

    Eskalasi kekerasan terjadi di Kabupaten Intan Jaya dalam satu tahun terakhir. Warga sipil kerap menjadi korban.

  • Toko Intel Serba Ada
    Laporan Utama

    Toko Intel Serba Ada

    Badan Intelijen Negara aktif dalam penanganan Covid-19. Mendekati banyak peneliti dan universitas.

  • Dari Pulau Virgin ke Batulicin
    Laporan Utama

    Dari Pulau Virgin ke Batulicin

    Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad terseret dalam dokumen #FinCENFiles. Dianggap tak terang asal-usul dan penggunaan uangnya.

  • Hingga Tiba Arisan Nyawa
    Laporan Utama

    Hingga Tiba Arisan Nyawa

    Lebih dari 100 dokter berpulang karena terpapar corona. Jumlah pasien yang datang dalam kondisi buruk terus meningkat.

  • Bebas Retas Akun Siluman
    Laporan Utama

    Bebas Retas Akun Siluman

    Akun Digembok men-doxing sejumlah orang tanpa tersentuh hukum. Pengelolanya diduga lebih dari satu orang.

  • Apak Beras setelah Kocar-kacir
    Nasional

    Apak Beras setelah Kocar-kacir

    Anak-anak yang diasuh Bruder Angelo sempat tercerai-berai. Sebagian korban masih menderita trauma.

  • Pemain Cadangan di Lahan Tani
    Laporan Utama

    Pemain Cadangan di Lahan Tani

    Kementerian Pertahanan berencana mengerahkan komponen cadangan untuk membangun lumbung pangan. Tanpa payung hukum, rencana rekrutmen mulai berjalan.

  • Amukan Tak Bersua Kawan
    Nasional

    Amukan Tak Bersua Kawan

    Murid penyandang disabilitas lebih sulit mengikuti pembelajaran jarak jauh. Orang tua mendesak sekolah dibuka lagi.

  • Main Hibah Dana Gajah
    Nasional

    Main Hibah Dana Gajah

    Program Organisasi Penggerak memanaskan hubungan Nadiem Makarim dengan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Dinilai janggal sejak awal seleksi.

  • Jalur Sabu Perairan Sumatera
    Hukum

    Jalur Sabu Perairan Sumatera

    Jaringan penyelundup asal Taiwan memasok narkotik ke Indonesia menggunakan kapal ikan berdokumen palsu. Beroperasi hingga ke pantai barat Australia, mereka memanfaatkan pelabuhan tikus dan pulau tak berpenghuni di sekitar Kepulauan Riau. Liputan ini hasil kerja sama Tempo, media Taiwan The Reporter, Tempo Institute, dan Free Press Unlimited.

  • Menanti Maut di Tanah Orang
    Hukum

    Menanti Maut di Tanah Orang

    Berharap duit besar, nelayan Taiwan menjadi penyelundup sabu. Bertugas mengantar ke lokasi tertentu.

  • Jejak Kakak di Merdeka Selatan
    Laporan Utama

    Jejak Kakak di Merdeka Selatan

    Menteri BUMN Erick Thohir menolak memenuhi permintaan politikus PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, soal pengisian komisaris di perusahaan pelat merah. Ia mengaku kerap mendapat titipan calon komisaris dari kementerian dan lembaga lain. Kakaknya, Boy Thohir, ditengarai ikut terlibat dalam pengisian jabatan di BUMN.

  • Sampur Kerabat Elite
    Nasional

    Sampur Kerabat Elite

    Sejumlah kerabat petinggi partai telah mengantongi tiket pemilihan kepala daerah pada 9 Desember mendatang. Dianggap sebagai pemanasan sebelum Pemilu 2024.

  • Gertak Sambal Merombak Kabinet
    Nasional

    Gertak Sambal Merombak Kabinet

    Presiden tak puas terhadap kinerja menteri dan lembaga perbankan. Berencana membubarkan OJK dan merombak kabinet.

  • Luka Lama Perekat Barisan
    Nasional

    Luka Lama Perekat Barisan

    RUU Haluan Ideologi Pancasila ditolak berbagai kelompok Islam. Dianggap membuka perdebatan yang sudah final.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.