Seni 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Dua Monolog: Gombloh dan Cephas

Titimangsa Foundation pimpinan Happy Salma menampilkan seri monolog Di Tepi Sejarah. Mengangkat riwayat musikus Gombloh dan fotografer pribumi pertama Kassian Cephas.

i Pentas Panggil Aku Gombloh yang merupakan pertunjukan ketiga serial
Pentas Panggil Aku Gombloh yang merupakan pertunjukan ketiga serial "Di Tepi Sejarah" di Gedung Kesenian Jakarta, 27 April 2022. TEMPO/ Cristian Hansen
  • Adegan Gombloh mengenang pelacur mendapat porsi besar dalam naskah Panggil Aku Gombloh yang disajikan di Gedung Kesenian Jakarta, 27 April lalu. .
  • Naskah monolog tentang Kassian Chepas cenderung menampilkan riwayat pendek Cephas secara kronologis, bukan mencoba berangkat dari sebuah persoalan tertentu. 
  • Monolog Gombloh dan Cephas merupakan bagian dari seri pentas lima monolog. .

SAYUP-SAYUP lagu Gombloh, “Loni, Pelacur dan Pelacurku”, terdengar saat aktor Bandung, Wanggi Hoediyatno, yang memerankan Gombloh, sampai pada adegan Gombloh di depan tumpukan beha dan celana dalam mengenang para pelacur sahabatnya.

Daun-daun jati terlepas-lepas
Terbang melayang satu di badannya…

Lagu Gombloh bersama Lemon Tree’s Anno 69 yang berbau balada itu mampu membawa adegan ke suasana kepahitan. Gombloh dik

...

Silakan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 5 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Seno Joko Suyono


Gedung Kesenian Jakarta Pentas Seni Happy Salma Kassian Cephas Gombloh

Seni 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.