Hukum 1/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Telantar Setelah Izin Sawit Keluar

Pemerintah Kabupaten Sorong menghadapi tiga gugatan perusahaan kelapa sawit yang izinnya dicabut. Lahan konsesi telantar itu akan diserahkan kepada masyarakat adat.

i Tetua adat Moi (kanan) menggandeng tangan Bupati Sorong, Johny Kamuru sebagai bentuk dukungan kepada Bupati Sorong yang telah mencabut izin 4 perusahaan kelapa sawit  di Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat, 10 September 2021/ANTARA FOTO/Olha Mulainda
Tetua adat Moi (kanan) menggandeng tangan Bupati Sorong, Johny Kamuru sebagai bentuk dukungan kepada Bupati Sorong yang telah mencabut izin 4 perusahaan kelapa sawit di Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat, 10 September 2021. ANTARA FOTO/Olha Mulainda
  • Pencabutan izin bermula dari evaluasi 24 perusahaan kelapa sawit di Papua Barat. .
  • Meski sudah mengantongi izin selama belasan tahun, hampir semuanya tak kunjung menanam sawit.
  • Perusahaan melawan meski pencabutan sesuai norma undang-undang. .

PENGADILAN Tata Usaha Negara Jayapura kembali menggelar sidang gugatan PT Sorong Agro Sawitindo dan PT Papua Lestari Abadi pada Selasa, 28 September lalu, secara daring. Hari itu, majelis hakim menerima jawaban dua perusahaan atas pernyataan Bupati Sorong Johny Kamuru soal pencabutan izin perkebunan kelapa sawit yang dibacakan pada sidang pekan sebelumnya.

Perwakilan dua perusahaan itu menganggap alasan Bupati mencabut konsesi kebun kelapa

...

Reporter Linda Trianita


Undang-Undang Cipta Kerja Konflik di lahan sawit Masyarakat Adat Papua Barat Kelapa sawit Kabupaten Sorong

Hukum 1/2

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.