Eijkman

  • 1.100 Peraba Tak Dikenal
    Laporan Khusus

    1.100 Peraba Tak Dikenal

    PANDEMI membuat sejumlah ilmuwan Tanah Air berjibaku menghadapi virus baru bernama SARS-CoV-2. Berbagai penelitian, pengkajian literatur, serta rapat virtual berlangsung nyaris tanpa putus. Para ilmuwan dituntut mempelajari dan menguasai kemampuan baru.

    Mulanya, hampir semua ilmuwan meraba-raba dan kewalahan meneliti SARS-CoV-2 serta pembuatan vaksin Covid-19. Ibarat puzzle, satu demi satu kepingan mulai tersusun. Kini ada 293 kegiatan dalam program Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19. Program ini  melibatkan lebih dari 1.100 peneliti, perekayasa, dan dosen di seluruh Indonesia.

  • Kita Mungkin Akan Hidup Bersama Corona
    Wawancara

    Kita Mungkin Akan Hidup Bersama Corona

    Wakil Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Bidang Penelitian Translasional, Profesor David Handojo Muljono, mengatakan riset vaksin Merah Putih terus berjalan sesuai dengan rencana. Dengan teknologi protein rekombinan menggunakan strain virus corona yang dijumpai di Tanah Air, peneliti senior Eijkman dan pakar penyakit menular ini menilai vaksin yang dikembangkan lembaganya bakal lebih sesuai untuk orang Indonesia. Apalagi virus corona diperkirakan masih terus bermutasi. Tim peneliti Eijkman juga mengembangkan teknologi untuk mengukur kadar antibodi yang terbentuk setelah vaksinasi. Dengan begitu, efektivitas vaksin Covid-19 dapat terus dipantau dan diperbaiki. David juga memimpin tim riset nasional terapi plasma konvalesen untuk perawatan pasien Covid-19. Menurut dia, terapi plasma konvalesen bisa menjadi opsi jangka panjang selama vaksin dan obat Covid-19 belum tersedia.

  • Peluncuran Buku di Makam
    Pokok dan Tokoh

    Peluncuran Buku di Makam

    Profesor Sangkot Marzuki menerbitkan buku barunya yang berkisah tentang nasib tragis Direktur Lembaga Eijkman Achmad Mochtar. Memilih kuburan Belanda sebagai lokasi peluncuran buku.

  • Toko Intel Serba Ada
    Laporan Utama

    Toko Intel Serba Ada

    Badan Intelijen Negara aktif dalam penanganan Covid-19. Mendekati banyak peneliti dan universitas.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.