Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Kami Bukan Tentara, Kami Ilmuwan

Wawancara mantan Ketua LIPI Taufik Abdullah soal integrasi lembaga penelitian ke dalam BRIN. Baik atau buruk?

i Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) periode 2000-2002, Taufik Abdullah  di Jakarta, 12 Januari 2022. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) periode 2000-2002, Taufik Abdullah di Jakarta, 12 Januari 2022. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
  • Taufik Abdullah menilai tidak ada yang suka dengan penggabungan semua lembaga peneiltian ke dalam BRIN. .
  • Ilmuwan itu memerlukan suasana yang menyenangkan dan anggaran yang memadai dalam bekerja.
  • Dengan anggaran yang masih minim, suasana yang menyenangkan itu jadi penting bagi peneliti. .

TAUFIK Abdullah adalah peneliti generasi awal Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Ia menjadi peneliti sejak 1962 di Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (MIPI), organisasi pendahulu LIPI. Setelah lebih-kurang enam tahun menjadi peneliti, ia melanjutkan studi ke kampus tersohor Cornell University di Amerika Serikat.

MIPI akhirnya menjadi LIPI pada 1967. Pria Minang itu kemudian menjadi Direktur Lembaga Ekonomi dan Kemasyarakatan Nasiona

...

Silakan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 5 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Abdul Manan


Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Abdurrahman Wahid | Gus Dur Cornell University Eijkman Badan Riset dan Inovasi Nasional | BRIN

Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.