Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Pengelola Dana Investasi Negara Perlu Independensi

Indonesia Investment Authority (INA), lembaga pengelola dana investasi negara (SWF) Indonesia, berbeda dengan lembaga SWF negara lain karena ditujukan untuk menarik dana investasi asing. Perlu independensi dan transparansi.

i Arief Budiman saat wawancara dengan Tempo di Jakarta, 26 November 2021/TEMPO/Tony Hartawan
Arief Budiman saat wawancara dengan Tempo di Jakarta, 26 November 2021. foto: TEMPO/Tony Hartawan
  • Indonesia Investment Authority (INA) bekerja sejak Februari lalu. .
  • Lembaga pengelola dana investasi negara ini baru berinvestasi Rp 3 triliun.
  • Diwanti-wanti agar tidak terpuruk seperti nasib 1MDB di Malaysia. .

Indonesia Investment Authority (INA), lembaga pengelola dana investasi negara (SWF) Indonesia, berbeda dengan lembaga SWF negara lain karena ditujukan untuk menarik dana investasi asing. Lembaga ini dibentuk melalui Undang-Undang Cipta Kerja dan secara resmi bekerja sejak Februari lalu.

Banyak ekonom mewanti-wanti lembaga yang bertanggung jawab kepada presiden ini agar tidak bernasib sama dengan 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Lem

...

Silakan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 5 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Abdul Manan


investasi 1MDB | 1Malaysia Development Berhad Undang-Undang Cipta Kerja Indonesian Investment Authority (LPI) Sovereign Wealth Fund (SWF)

Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.