Opini 2/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Juru Damai yang Kesiangan

Presiden Joko Widodo mengundang Vladimir Putin ke konferensi G20. Tak sensitif karena Rusia masih menggempur Ukraina.

i Juru Damai yang Kesiangan
Juru Damai yang Kesiangan
  • Presiden Jokowi seharusnya tak menunggu hingga November jika betul ingin mendamaikan Rusia dan Ukraina. .
  • G20 bukanlah forum yang mengikat seperti ASEAN ataupun Perserikatan Bangsa-Bangsa dan konferensinya tak membahas masalah geopolitik.
  • Memutuskan netral ketika suatu kejahatan sedang terjadi merupakan sikap permisif. .

KEINGINAN Presiden Joko Widodo mendamaikan Rusia dan Ukraina di Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali pada November 2022 sebenarnya baik. Perang Rusia-Ukraina tidak hanya membuat kedua negara sengsara, tapi juga membuat dunia ripuh. Konflik tersebut harus segera diakhiri sebelum menyebabkan kerusakan yang lebih besar.

Karena itu, Presiden Jokowi seharusnya tak menunggu hingga November jika betul ingin mendamaikan kedua negara. Perang yang menimb

...

Silakan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 5 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Tempo


Jokowi Perang Rusia-Ukraina Invasi Rusia Vladimir Putin G20

Opini 2/4

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.