Opini 2/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Momentum Reformasi Pesantren

Kekerasan seksual di pesantren di Bandung terjadi karena kurangnya pengawasan terhadap lembaga pendidikan berbasis agama. Pesantren tidak boleh lagi dikelola sebagai lembaga tertutup.

i Momentum Reformasi Pesantren
Momentum Reformasi Pesantren
  • Maraknya pelecehan seksual di pesantren mendesak menjadikan lembaga sekolah berbasis agama ini lebih terbuka. .
  • Lembaga berbasis agama seharusnya lebih ketat pengawasannya.
  • Untuk mengembalikan pesantren sebagai lembaga pendidikan kredibel. .

KEKERASAN seksual di Pesantren Manarul Huda dan Madani Boarding School, Kota Bandung, tak boleh terulang lagi. Kementerian Agama harus membuat aturan ketat untuk mencegah terulangnya kekerasan seksual di pesantren dan sekolah agama berasrama lain. Pesantren harus menjadi lembaga pendidikan terbuka yang tidak lagi dikelola sekehendak hati pemiliknya.

Skala kejahatan seksual yang terjadi di Bandung memang amat membelalakkan mata. Selama

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Tempo


Pelecehan Seksual Pelecehan Seksual di Pondok Pesantren kekerasan seksual Herry Wirawan Pesantren

Opini 2/4

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.