Hukum 2/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Adu Bukti Anak Kiai

Penyidikan dugaan kekerasan seksual anak pendiri Pesantren Shiddiqiyyah Jombang tak kunjung tuntas. Jaksa meminta bukti yang sulit dipenuhi polisi.

 

i Massa yang tergabung dalam Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual menggelar aksi damai di depan Mapolda Jatim, Juli 2020/Hilda Meilisa Rinanda/detikcom
Massa yang tergabung dalam Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual menggelar aksi damai di depan Mapolda Jatim, Juli 2020/Hilda Meilisa Rinanda/detikcom
  • Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dituding mempersulit penyidikan dugaan pemerkosaan di Pesantren Shiddiqiyyah Jombang. .
  • Jaksa meminta polisi melengkapi bukti tambahan berupa visum ulang.
  • Tersangka selalu mangkir bahkan menggugat polisi dan jaksa ke pengadilan. .

SULITNYA menjerat pelaku kekerasan seksual tecermin dalam penanganan perkara dugaan pemerkosaan yang dilakukan Mochammad Subchi Azal Tsani alias Gus Bechi di Jombang, Jawa Timur. Polisi tak kunjung bisa memeriksa anak Kiai Haji Muchtar Muthi alias Kiai Tar, pemimpin Pondok Pesantren Majma’al Bahroin Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah.

Subchi tak kunjung memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa sebagai tersangka. Jadwal pemeriksaan tera

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Riky Ferdianto


Pelecehan Seksual Pondok Pesantren Majma’al Bahroin Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah Jombang kekerasan seksual Pemerkosaan Pemerkosaan Santri

Hukum 2/3

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.