Profile Riky Ferdianto

Riky Ferdianto

Alumni Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada. Memulai karier jurnalistik di Tempo pada 2006. Banyak meliput isu hukum, politik, dan kriminalitas. Aktif di Aliansi Jurnalis Independen.




  • Setelah Opung Kembali
    Hukum

    Setelah Opung Kembali

    Sebagai dampak revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, Dewan Pengawas hadir mengawasi penyidik dan pekerjaan mereka. Tak bisa diharapkan.

     

  • Kambuh di Masa Pandemi
    Hukum

    Kambuh di Masa Pandemi

    Kepada polisi, Nia Ramadhani mengaku mengonsumsi sabu sejak menjadi artis sinetron. Pandemi Covid-19 membuat kebiasaan itu kambuh.

     

  • Dari Pengakuan Sopir
    Hukum

    Dari Pengakuan Sopir

    DARI pengakuan seorang sopir yang membawa sabu, polisi menggeledah rumah Nia Ramadhani di Jakarta Selatan. Detik-detik polisi menangkapnya, disusul Anindra Ardiansyah Bakrie atau Ardi Bakrie, suaminya, yang sedang bermain golf.

  • Berburu Tagihan Pasien Covid-19
  • Dua Kali di Restoran Sate Babi
    Hukum

    Dua Kali di Restoran Sate Babi

    Seorang pegiat lembaga swadaya masyarakat dua kali menjadi tersangka Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dalam satu kasus sengketa tanah. Ada dugaan kriminalisasi.

  • Korban Arisan Pasal Karet
    Hukum

    Korban Arisan Pasal Karet

    Korban Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik terus berjatuhan. Pemerintah menerbitkan surat keputusan bersama tiga pemimpin lembaga sebagai solusi sementara.

  • Abu Terbang Musim Kemarau
    Lingkungan

    Abu Terbang Musim Kemarau

    Protes terhadap pengelolaan limbah batu bara berulang kali meletup di berbagai tempat. Upaya penyelesaian dianggap tak berpihak pada penyelamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

  • Sulap Aturan Limbah Berbahaya
    Lingkungan

    Sulap Aturan Limbah Berbahaya

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menerbitkan peraturan menteri yang menjadi aturan pelaksana pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun. Ada bias kepentingan pengusaha.

  • Baiat Berujung Bui
    Hukum

    Baiat Berujung Bui

    Bekas Sekretaris Umum Front Pembela Islam, Munarman, terseret kasus terorisme karena menghadiri pembaiatan pendukung Negara Islam dan Suriah (ISIS) pada 2014-2015. Diperkirakan terhalang asas retroaktif.

  • Ranting Beringin di Kantor Penyidik
    Hukum

    Ranting Beringin di Kantor Penyidik

    Perkara suap Ajun Komisaris Stepanus Robin Pattuju diduga melibatkan penyidik lain dan menyeret petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi. Menggunakan jejaring Partai Golkar.

  • Setelah Truk Parkir di Kebun Sawit
    Hukum

    Setelah Truk Parkir di Kebun Sawit

    Penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi di kantor PT Jhonlin Baratama nihil karena rencana operasi bocor. Badan Pemeriksa Keuangan berencana melakukan audit untuk menghitung kerugian negara dalam kasus pajak Angin Prayitno Aji.

  • Janji Surga Abi dan Umi
    Hukum

    Janji Surga Abi dan Umi

    Kelompok Jamaah Ansharut Daulah mengiming-imingi pernikahan untuk merekrut anggota baru dari kaum perempuan. Pengakuan perempuan yang hampir berangkat ke Suriah setelah dijanjikan menikah dan dicekoki paham Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

  • ISIS Hilang Jamaah Terbilang
    Laporan Utama

    ISIS Hilang Jamaah Terbilang

    Jaringan Jamaah Ansharut Daulah tetap bergeliat meskipun ISIS diyakini sudah runtuh. Menyebarkan propaganda di media sosial.

  • Tiga Brigadir dan Misteri Dua Mobil
    Hukum

    Tiga Brigadir dan Misteri Dua Mobil

    Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI memeriksa tiga polisi berpangkat brigadir sebagai terlapor kasus pembunuhan di luar hukum terhadap laskar Front Pembela Islam. Rekonstruksi tak menjelaskan fakta bahwa semua korban tewas dengan luka tembak tepat di bagian jantung.

  • Banjir Laporan Prof Andalan
    Hukum

    Banjir Laporan Prof Andalan

    Komisi Pemberantasan Korupsi menyelidiki proyek lain yang diduga melibatkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. Dia dilaporkan dalam sejumlah perkara korupsi hingga lingkungan.

  • Eselon Dua Pandawa Lima
    Laporan Utama

    Eselon Dua Pandawa Lima

    Angin Prayitno Aji disebut bagian dari kelompok “Pandawa Lima” di kantor pajak. Ditengarai punya resor dan penginapan di Yogyakarta dan Magelang.

  • Waswas Pengawas Jiwasraya
    Hukum

    Waswas Pengawas Jiwasraya

    Kejaksaan Agung tak kunjung menetapkan tersangka baru dalam skandal dana investasi PT Asuransi Jiwasraya. Otoritas Jasa Keuangan sudah lama mendeteksi kejanggalan penempatan dana investasi Jiwasraya, tapi tak menindak tegas.

  • Buntu di Pom Bensin Yonzipur
    Hukum

    Buntu di Pom Bensin Yonzipur

    Koperasi militer dan Batalion Zeni Tempur Pasuruan bersengketa dengan seorang pengusaha dalam bisnis pengelolaan stasiun pengisian bahan bakar umum. Praktik bisnis Tentara nasional Indonesia yang terus hidup sampai sekarang.

  • Labirin Banteng di Lembaga Riset
    Nasional

    Labirin Banteng di Lembaga Riset

    Nasib Kementerian Riset dan Teknologi serta Badan Riset dan Inovasi Nasional terkatung-katung. PDI Perjuangan disebut ingin menempatkan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua dewan pengarah BRIN.

  • Buntung di Gugatan Asian Agri
    Laporan Utama

    Buntung di Gugatan Asian Agri

    Penyidikan skandal pajak Asian Agri Group mangkrak di Kejaksaan Agung. Direktorat Jenderal Pajak kalah dalam perkara perdata pajak.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.