Nasional 1/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Keluar Barak Teroris Dilabrak

Tentara melancarkan lobi untuk mengegolkan rancangan peraturan presiden tentang keterlibatan militer dalam mengatasi terorisme. Ditolak berbagai kalangan karena dianggap melewati kewenangan militer, draf tersebut dievaluasi lagi oleh pemerintah.

i Latihan gabungan personel TNI dalam penanggulangan terorisme di Lapangan Batalion 461 Paskhas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Desember 2014. TEMPO/Imam Sukamto
Latihan gabungan personel TNI dalam penanggulangan terorisme di Lapangan Batalion 461 Paskhas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Desember 2014. TEMPO/Imam Sukamto
  • TNI berharap draf peraturan presiden soal pelibatan tentara mengatasi terorisme bisa disetujui. .
  • Sejumlah perwira menengah dan jenderal melobi purnawirawan dan DPR.
  • Kantor Staf Presiden dan Kementerian Koordinator Polhukam mengkaji lagi isi draf yang sudah diserahkan ke DPR. .

BERASAL dari juniornya di Badan Intelijen Strategis (Bais) Tentara Nasional Indonesia, panggilan telepon pada akhir Mei lalu langsung disambut Soleman B. Ponto. Setelah berbasa-basi sejenak, perwira berpangkat kolonel itu meminta Soleman mendukung Rancangan Peraturan Presiden tentang Tugas TNI dalam Mengatasi Aksi Terorisme. Draf itu sudah diserahkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia kepada Dewan Perwakilan Rakyat pada 4 Mei lalu.

Meski per...


Reporter Hussein Abri Dongoran - profile - https://majalah.tempo.co/profile/hussein-abri-dongoran?hussein-abri-dongoran=162721371289


Undang-Undang Republik Indonesia No.15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Badan Intelijen Strategis (BAIS) Peraturan Presiden tentang Tugas TNI Mengatasi Terorisme TNI dan Terorisme Komisi Nasional Hak Asasi Manusia | Komnas HAM Tentara Nasional Indonesia | TNI

Nasional 1/4

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.