Profile Hussein Abri Dongoran

Hussein Abri Dongoran

Bergabung dengan Tempo sejak April 2014, lulusan Universitas Pasundan, Bandung, ini banyak meliput isu politik dan keamanan. Reportasenya ke kamp pengungsian dan tahanan ISIS di Irak dan Suriah pada 2019 dimuat sebagai laporan utama majalah Tempo bertajuk Para Pengejar Mimpi ISIS.




  • Uang Lelah di Balik Anugerah
    Laporan Utama

    Uang Lelah di Balik Anugerah

    Kampus mempermulus politikus dan pengusaha menerima gelar doktor kehormatan. Membantu pembuatan naskah pidato.

  • Kabar Kudeta di Gunung Gede
    Nasional

    Kabar Kudeta di Gunung Gede

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko disebut-sebut berniat mengambil alih Partai Demokrat. Ia diduga melibatkan bekas narapidana kasus korupsi, Muhammad Nazaruddin, untuk melobi pengurus daerah. Susilo Bambang Yudhoyono ikut memantau serangan balik ke Moeldoko.

  • Adu Balap Jurnal Predator
    Laporan Utama

    Adu Balap Jurnal Predator

    Penggunaan jurnal terindeks Scopus melejitkan jumlah karya ilmiah di tingkat internasional. Sebagian di antaranya tergolong jurnal abal-abal. Penelusuran Tempo bersama The Conversation Indonesia.

  • Tsunami dari Juliari
    Laporan Utama

    Tsunami dari Juliari

    Sejumlah anggota Komisi Sosial Dewan Perwakilan Rakyat waswas terseret kasus suap bantuan sosial. Ada lobi-lobi pengusaha untuk ikut menyalurkan bansos.

  • Kawan Melinda dan Pesawat Pak Haji
    Laporan Utama

    Kawan Melinda dan Pesawat Pak Haji

    Pemerintah memburu vaksin ke berbagai negara. Terhambat oleh keputusan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

  • Dari Istana Menyapu Petamburan
    Laporan Utama

    Dari Istana Menyapu Petamburan

    Rencana pelarangan Front Pembela Islam muncul setelah Rizieq Syihab pulang dari Arab Saudi. Presiden Joko Widodo disebut-sebut menginginkan organisasi itu dibubarkan. Jokowi pun menerima masukan dari kalangan pengusaha untuk perbaikan iklim investasi. Kekuatan politik FPI dianggap sudah melemah.

  • Lepas Gerbong di Proklamasi
    Nasional

    Lepas Gerbong di Proklamasi

    Kepengurusan baru MUI tak mencantumkan nama pengkritik pemerintah. PBNU membentuk tim untuk mendukung pencalonan Miftachul Akhyar.

  • Menteri Naturalisasi dari Jokowi
    Nasional

    Menteri Naturalisasi dari Jokowi

    Sejumlah menteri baru dipilih berdasarkan keinginan Presiden Joko Widodo. Nama yang diajukan partai politik terpental.

  • Utusan Istana di Medan Pilkada
    Nasional

    Utusan Istana di Medan Pilkada

    Aparat keamanan dan birokrat disinyalir ikut membantu memenangkan keluarga Presiden Joko Widodo dalam pemilihan kepala daerah. Staf Jokowi pun disebut ikut menarik dukungan partai politik. Putra Presiden tinggal menunggu kemenangan tiba.

  • Panas Menolak Jilid Dua
    Nasional

    Panas Menolak Jilid Dua

    Majelis Rakyat Papua membentuk tim kecil untuk menggelar rapat dengar pendapat. Sejumlah organisasi dan milisi tak berhenti menyuarakan referendum.

  • Petarung di Bursa Tribrata
    Laporan Utama

    Petarung di Bursa Tribrata

    Pencopotan Nana Sudjana memanaskan pemilihan Kepala Polri. Geng Solo menyisakan mantan ajudan Jokowi.

  • Tangan Pejaten di Sari' Sittin
    Laporan Utama

    Tangan Pejaten di Sari' Sittin

    Rizieq Syihab kembali ke Indonesia setelah tinggal di Arab Saudi sekitar tiga setengah tahun. Ia melobi pemerintah Saudi agar diperbolehkan pulang. Intelijen dan kepolisian melobi berkali-kali terkait dengan kasus hukum dan rencana kepulangannya. Mengklaim menandatangani perjanjian dengan intelijen.

  • Peta Jalan Hampa Kontrak
    Nasional

    Peta Jalan Hampa Kontrak

    Prabowo menyisir ulang sejumlah kontrak pengadaan alutsista. Dinilai belum berpihak kepada industri lokal.

     

  • Lima Dalang di Rapat Menteri
    Nasional

    Lima Dalang di Rapat Menteri

    Polisi menangkap sejumlah aktivis KAMI, organisasi yang digagas bekas Panglima TNI Gatot Nurmanyo. Melibatkan jaringan relawan pendukung Jokowi.

  • Banyak Lobi Satu Narasi
    Laporan Utama

    Banyak Lobi Satu Narasi

    Pengusaha ikut melobi para buruh yang berunjuk rasa. Pemerintah ujuk-ujuk meminta bantuan pemerintah daerah.

  • Pasal Sisipan untuk Perambah Hutan
    Laporan Utama

    Pasal Sisipan untuk Perambah Hutan

    Undang-Undang Cipta Kerja mengubah aturan mengenai kehutanan dan lingkungan. Ada pasal sisipan yang menguntungkan pebisnis yang menyerobot lahan hutan.

  • 'Prank Corona' dari Pejaten
    Laporan Utama

    'Prank Corona' dari Pejaten

    Hasil tes usap yang digelar Badan Intelijen Negara diduga tak akurat. Tak semua hasil pengujian itu dilaporkan ke Satuan Tugas Penanganan Covid-19 ataupun Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan. Ketidakakuratan itu disebut bisa mempercepat penularan virus.

  • Jejak Buron di Kebun Sawit
    Nasional

    Jejak Buron di Kebun Sawit

    Joko Tjandra menempuh jalur berliku untuk kembali ke Jakarta dari Kuala Lumpur. Dibantu buron Komisi Pemberantasan Korupsi.

  • Lebih Aman di Kampung Virus
    Laporan Utama

    Lebih Aman di Kampung Virus

    Sebanyak 59 negara menutup pintu untuk warga Indonesia. Pemerintah gencar melobi buat kepentingan bisnis.

  • Kakak Pembina di Teuku Umar
    Laporan Utama

    Kakak Pembina di Teuku Umar

    Istana diduga menggunakan jasa sejumlah influencer dan buzzer untuk menggemakan sejumlah isu di media sosial. Para pesohor di media sosial itu aktif bergerak saat revisi Undang-Undang KPK hingga perombakan kabinet. Mereka diduga mendapat bayaran dari kegiatannya.
     

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.