Lingkungan 2/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Kubangan Petaka dari Bawah Tanah

Puluhan kubangan lumpur panas muncul di lahan masyarakat dengan pembangkit panas bumi di Flores. Produksi pertanian menurun.

i Kubangan lumpur panas di Radabata akibat pembangunan PLTP Mataloko, di Ngada, Nusa Tenggara Timur/Istimewa
Kubangan lumpur panas di Radabata akibat pembangunan PLTP Mataloko, di Ngada, Nusa Tenggara Timur/Istimewa
  • Lumpur panas berbau sengit menyembur di ladang dan sawah masyarakat di dekat PLTP Mataloko dan Ulumbu di Flores, Nusa Tenggara Timur. .
  • Atap rumah rusak hingga produktivitas pertanian menurun.
  • Masyarakat rentan menderita kerusakan pernapasan akibat menghirup udara terkontaminasi gas asam sulfida. .

ANTONIUS Ano sangat yakin kemunculan lebih dari 60 kubangan lumpur panas di desanya, Radabata dan desa-desa tetangga di Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, bukan fenomena alam. Menurut laki-laki 27 tahun itu kubangan yang menyeruak di tengah ladang milik penduduk itu adalah dampak pengeboran sumur-sumur eksplorasi panas bumi milik Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko. “Para orang tua kami berani bers

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Dini Pramita


Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur | NTT Panas Bumi | Geothermal Kerusakan Lingkungan Energi Baru dan Terbarukan | EBT

Lingkungan 2/2

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.