Kaleidoskop 20/41

Sebelumnya Selanjutnya
text

Nobel Perdamaian untuk Jurnalis

Maria Ressa dan Dmitri Muratow mendapatkan Nobel Perdamaian karena mempertahankan kebebasan berpendapat di Filipina dan Rusia.

i Wartawan dan CEO Rappler  Maria Ressa, dalam sebuah wawancara di Taguig City, Metro Manila, 9 Oktober  2021. REUTERS/Eloisa Lopez
Wartawan dan CEO Rappler Maria Ressa, dalam sebuah wawancara di Taguig City, Metro Manila, 9 Oktober 2021. REUTERS/Eloisa Lopez

Jurnalis Rappler (Filipina), Maria Ressa, dan pemimpin redaksi surat kabar Novaya Gazeta (Rusia), Dmitry Muratov, meraih Hadiah Nobel Perdamaian 2021. Komite Nobel Norwegia menilai Ressa dan Muratov sebagai perwakilan semua jurnalis yang membela cita-cita jurnalisme bebas, independen, dan berdasarkan fakta.

Ressa selama bertahun-tahun berjuang mempertahankan kebebasan pers dan hak asasi manusia di tengah kekuasaan Presiden Rodrigo Duterte

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Tempo


Maria Ressa | Rappler Kebebasan Berekspresi Nobel Perdamaian Penghargaan Nobel Kaleidoskop

Kaleidoskop 20/41

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.