Kaleidoskop 21/41

Sebelumnya Selanjutnya
text

Kapal Selam Berbuntut Panjang

Dengan bantuan Amerika Serikat, melalui koalisi AUKUS, Australia akan membangun kapal selam nuklir. Diprotes Cina dan Indonesia.

i Kapal selam milik Angkatan Laut Australia HMAS Rankin dalam sebuah latihan militer di tahun 2021. (foto: Australian Defence Force)
Kapal selam milik Angkatan Laut Australia HMAS Rankin dalam sebuah latihan militer di tahun 2021. (foto: Australian Defence Force)

RENCANA pembangunan kapal selam nuklir Australia memicu protes. Meski bukan senjata nuklir, dengan bantuan teknologi Inggris dan Amerika Serikat melalui pakta pertahanan AUKUS, yang disahkan pada 15 September 2021, membuat Australia memiliki nuklir pertama.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan berdasarkan perkembangan situasi strategis di Indo-Pasifik, Australia kini membutuhkan kapal selam bertenaga nuklir yang dapat bergera

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Tempo


AUKUS Australia Kapal selam Nuklir Kaleidoskop

Kaleidoskop 21/41

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.