Hukum 4/5

Sebelumnya Selanjutnya
text

Buyat, Hanya Soal Kontrak

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan ganti rugi pencemaran Teluk Buyat. Jadi obyek perdamaian.

i

BEGITU palu diketukkan hakim, Richard Bruce Ness terlihat tak bisa menutupi kegembiraannya. Wajahnya sumringah, seraya sibuk membalas jabat tangan beberapa sejawat. ”Putusan ini fair,” katanya singkat di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pekan lalu.

Direktur Utama PT Newmont Minahasa Raya, yang menjadi tergugat bersama perusahaannya, itu pantas girang. Majelis hakim perdata, yang diketuai Sudarto, menyatakan dalam putusan sela bahwa pengadilan tidak berwenang menyidangkan gugatan ganti rugi atas pencemaran di teluk yang berada di Desa Buyat Pante, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, yang diajukan Menteri Negara Lingkungan Hidup.

Majelis menerima eksepsi pihak Newmont, yang menyatakan pengadilan tidak memiliki kompetensi absolut atas gugatan perbuatan melanggar hukum sebesar Rp 1,7 triliun. Dasarnya adalah ketentuan kontrak karya antara Newmont dan pemerintah, yang dibuat pada Desember 1986.


”Pasal 21 Kontrak Karya menyebutkan, bilamana ada sengketa antara pemerintah Indonesia dan PT NMR, sengketa itu harus diselesaikan melalui konsiliasi atau arbitrase,” kata Sudarto. Pemerintah Indonesia—dan penggugat termasuk di dalamnya—terikat pada perintah pasal itu karena sudah disepakati oleh Menteri Pertambangan dan Energi waktu itu.

161830946660

Luhut M.P. Pangaribuan, kuasa hukum Newmont, menilai putusan hakim amat wajar. ”Memang sudah begitu hukumnya,” kata mantan aktivis Lembaga Bantuan Hukum itu. Dalam sebuah kerja sama investasi, kontrak karya adalah hukum antara para pihak. ”Kontrak karya menjadi sumber hukum utama kerja sama,” katanya.

Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar tentu saja kecewa. Ia mengaku, kantornya bukan tak mengkaji kontrak karya itu. ”Namun, kita bertindak berdasarkan Undang-Undang Lingkungan Hidup,” katanya. Berdasarkan Undang-Undang No. 23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, pihaknya diberi wewenang menindak pihak mana pun yang membuang limbah dengan cara melanggar ketentuan. Antara lain melalui gugatan perdata.

Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Alex Sato Bya, selaku jaksa pengacara negara, akhirnya menolak putusan majelis hakim itu. ”Kita akan banding,” katanya.

Menurut dia, pihaknya menggugat karena yakin Newmont melakukan pencemaran di Buyat. Namun, gugatan itu bisa saja dicabut bila Newmont dan masyarakat Buyat bisa berdamai. ”Tapi, untuk saat ini, gugatan masih kita teruskan.”

Kritik atas putusan majelis Sudarto sudah bermunculan, meski dasar atas putusan itu memang ada. Misalnya, seperti yang tertuang dalam Undang-Undang No. 3/1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa.

Dalam Pasal 3 undang-undang itu tercantum, pengadilan negeri yang diminta mengadili harus secara jabatan (ambtshalve) menyatakan diri tidak berwenang bila dalam pemeriksaan ternyata kontrak antara para pihak mengandung klausul arbitrase.

Kontrak karya antara Newmont dan pemerintah sendiri dinilai terlalu luas. ”Menurut hukum nasional maupun internasional, seharusnya kontrak karya tidak bisa menghalangi upaya pemerintah menegakkan hukum lingkungan,” kata Direktur Eksekutif Greenlaw, Andri Akbar.

Dalam penilaian Bambang Widjojanto, hakim telah menilai pencemaran lingkungan sebagai soal pelanggaran kontrak atau wewenang lembaga saja. ”Hakim seharusnya berpikir, bagaimana pengadilan bisa memberi kontribusi pada pemecahan persoalan lingkungan,” kata kuasa hukum Kementerian Lingkungan Hidup itu.

Dia menambahkan, ”Terlebih sistem tanggung jawab mutlak (strict liability) telah berlaku dalam hukum lingkungan.” Ini memberi pengertian yang lebih luas atas pelanggaran pencemaran lingkungan, ketimbang hanya soal sengketa kontrak.

Arif A.K., Oktamandjaja W., Dian Yuliastuti, Maria Ulfa


Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161830946660



Hukum 4/5

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.