Album 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

PENGUKUHAN
Nanang Priatna dan Darhim

Keduanya ditetapkan sebagai guru besar bidang pendidikan matematika Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Kamis dua pekan lalu. Digelar di gedung balai pertemuan universitas itu, Nanang menyampaikan pidato ilmiah berjudul "Mengembangkan Penalaran dan Kemampuan Memecahkan Masalah Melalui Strategi Daya Matematis di Sekolah". Adapun Darhim membacakan orasi berjudul "Guru Matematika sebagai Ilmuwan dan Siswa, Selain sebagai Guru Profesional".

i

Keduanya ditetapkan sebagai guru besar bidang pendidikan matematika Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Kamis dua pekan lalu. Digelar di gedung balai pertemuan universitas itu, Nanang menyampaikan pidato ilmiah berjudul "Mengembangkan Penalaran dan Kemampuan Memecahkan Masalah Melalui Strategi Daya Matematis di Sekolah". Adapun Darhim membacakan orasi berjudul "Guru Matematika sebagai Ilmuwan dan Siswa, Selain sebagai Guru Profesional".

PENGHARGAAN
Sayidiman Suryohadiprojo dan Farida Wahyu

Ahad dua pekan lalu, pemerintah Jepang menyerahkan penghargaan buat dua warga Indonesia ini. Sayidiman diberi penghargaan The Order of the Rising Sun, Gold, and Silver Star; sedangkan Farida dianugerahi The Order of the Sacred Treasure, Gold, and Silver Rays. Sayidiman, 84 tahun, adalah Duta Besar Indonesia untuk Jepang pada 1979-1983. Dia dianggap berhasil mempromosikan pertukaran di bidang pertahanan dengan menyekolahkan tentara Indonesia ke Akademi Pasukan Bela Diri Jepang Angkatan Darat (JGSDF). Farida, saat ini anggota staf Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, dinilai berkontribusi dalam hubungan ekonomi Indonesia-Jepang.

MENINGGAL
Muchtar Alamsyah

Lelaki yang dikenal dengan panggilan Chef Tatang ini meninggal di Rumah Sakit Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis dinihari pekan lalu. Juri Master Chef di salah stasiun televisi ini terkena serangan jantung. Setelah disemayamkan di rumah duka di Graha Hijau 2, Kampung Utan, Ciputat, Tangerang Selatan, hari itu juga almar­hum dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Kemiri, Rawamangun, Jakarta Timur. Lelaki kelahiran Jakarta 45 tahun lalu ini mengenyam pendidikan tata boga di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti. Karier Tatang dimulai di dapur-dapur hotel internasional.

Muara Bagdja

Penulis mode dan pengamat fashion ini wafat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Senin malam pekan lalu. Dia terkena kanker kelenjar getah bening dan telah dirawat di rumah sakit itu beberapa bulan. Setelah disemayamkan di rumah duka, Jalan Rawasari Timur IV, Jakarta Pusat, almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan, keesokan harinya. Lelaki kelahiran Jakarta, 19 Januari 1957, ini menyelesaikan pendidikan tinggi di Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Dia mengawali kariernya sebagai redaktur mode majalah perempuan pada 1984.


"Kalau mau belajar bukan di luar negeri, tapi pada rakyat di daerah pemilihan masing-masing."

Uchok Sky Khadafi, Koordinator Advokasi dan Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran, mendesak Dewan Perwakilan Rakyat memangkas anggaran perjalanan luar negeri tahun ini sebesar Rp 140 miliar, Senin pekan lalu.

"Sistem ini harus dibuka seluas-luasnya. Jangan seperti Partai Komunis yang hanya ada satu calon."

Muntasir Hamid, Ketua Forum Komunikasi Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golkar, Kamis pekan lalu, mengkritik Dewan Pimpinan Pusat yang ngotot mencalonkan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie sebagai calon presiden tunggal melalui rapat pimpinan khusus pada Juli nanti.


Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161862989929



Album 1/1

Sebelumnya Selanjutnya