Majalah TEMPO | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Hukum



  • Habis Manis Marapu Dibuang
    Hukum

    Habis Manis Marapu Dibuang

    Kebun tebu milik PT Djarum dan Wings Indonesia dituding merusak dan menutup akses ke tempat ritual penghayat Marapu di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Berkali-kali mendapat peringatan dari berbagai lembaga, pemerintah daerah dan perusahaan bergeming. Penduduk setempat menuding perusahaan memanipulasi uang sirih pinang sebagai duit pengganti lahan. Liputan ini hasil kerja sama Tempo, Tempo Institute, dan Climate and Land Use Alliance (CLUA).

  • Ada Gula, Semut Dipenjara
    Hukum

    Ada Gula, Semut Dipenjara

    Penduduk Sumba Timur penolak aktivitas kebun tebu diduga mengalami kriminalisasi. Laporan soal PT Muria Sumba Manis jalan di tempat.

  • Penanda Sumba Tersudut Penguasa
    Hukum

    Penanda Sumba Tersudut Penguasa

    Penganut Marapu mendiami Pulau Sumba sejak ratusan tahun silam. Tak henti ditekan penguasa.

  • Tidak Ada Pelanggaran HAM
    Hukum

    Tidak Ada Pelanggaran HAM

    Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora memberi penjelasan soal konflik yang terjadi antara penganut Marapu dan PT Muria Sumba Manis, perusahaan yang menggarap perkebunan tebu. 

  • Jalur Kilat Tim Andalan
    Hukum

    Jalur Kilat Tim Andalan

    Orang-orang dekat Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah diduga mendapat karpet merah untuk memperoleh izin usaha pertambangan pasir.

  • Separuh Waktu Bersandar
    Hukum

    Separuh Waktu Bersandar

    Beroperasi sejak November 2018, Makassar New Port dianggap mampu memangkas antrean kapal. Bagian dari tol laut pemerintah Jokowi.

  • Ikan Hampa Bagan Tiada
    Hukum

    Ikan Hampa Bagan Tiada

    Kehidupan nelayan di Pulau Kodingareng dan pesisir Makassar berubah setelah ada penambangan pasir. Sebagian memilih merantau ke luar pulau.

  • Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah: Saya Berkepentingan Agar Proyek Ini Lancar
    Hukum

    Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah: Saya Berkepentingan Agar Proyek Ini Lancar

    Nama Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah terseret konflik penambangan pasir di Pulau Kodingareng. Nurdin mengklaim tak mendapat keuntungan apa pun.

  • Kali Berbau Alkohol
    Hukum

    Kali Berbau Alkohol

    Puluhan industri membuang limbah cair ke Bengawan Solo. Kebutuhan air bersih warga terganggu.

  • Limbah Mengalir Sampai Jauh
    Hukum

    Limbah Mengalir Sampai Jauh

    Pencemaran Sungai Bengawan Solo oleh industri mencapai titik yang mengkhawatirkan. Dari 85 perusahaan yang membuang limbah ke sungai terpanjang di Jawa itu, hanya 18 yang memiliki izin pembuangan. Perusahaan pemegang izin pun masih membuang limbah di atas baku mutu. Liputan ini bagian dari program Investigasi Bersama Tempo yang terselenggara berkat kolaborasi Tempo, Tempo Institute, dan Free Press Unlimited.

  • Pencemaran Sudah Parah
    Hukum

    Pencemaran Sudah Parah

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku tak bisa langsung memberikan sanksi keras untuk perusahaan yang mencemari Sungai Bengawan Solo. “Kepentingan ekonomi dan lingkungan harus seimbang,” kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

  • Tak Ada Masalah dengan Limbah Kami
    Hukum

    Tak Ada Masalah dengan Limbah Kami

    PT Rayon Utama Makmur dituding mencemari Sungai Bengawan Solo. Sekretaris Perusahaan PT Rayon Utama Makmur, Arief Bintoro Dibyoseputro, menjelaskan soal pengolahan limbah di perusahaannya.

  • Kotak Maut Si Burung Kicau
    Hukum

    Kotak Maut Si Burung Kicau

    Sekitar sejuta burung kicau, termasuk yang dilindungi, asal Sumatera diperkirakan diselundupkan ke luar pulau dalam setahun terakhir. Gurihnya bisnis ini mengancam populasi berbagai jenis burung dan keseimbangan ekosistem. Penyelundupan diduga melibatkan aparat dari berbagai instansi. Liputan ini hasil kerja sama Tempo dengan Internews’ Earth Journalism Network.

  • Pemburu Tak Naik Haji
    Hukum

    Pemburu Tak Naik Haji

    Para pemikat menggunakan lem tikus hingga rekaman suara untuk menjerat burung. Kerap berhadapan dengan binatang buas.

  • Saya Bayar Petugas
    Hukum

    Saya Bayar Petugas

    Seorang penyelundup burung kicau dari Sumatera ke Jawa ditangkap pada Juli lalu, meski kemudian dibebaskan. Kepada Tempo, dia buka-bukaan soal aktivitas ilegalnya.

  • Setelah Panglima Jilah Bertitah
    Hukum

    Setelah Panglima Jilah Bertitah

    Penangkapan Ketua Komunitas Adat Laman Kinipan, Effendi Buhing, oleh polisi berhulu pada konflik antara masyarakat dan perusahaan sawit. Ada nota kesepakatan yang diduga tak dipatuhi perusahaan.

  • Hijau-Merah Jalur Anugerah
    Hukum

    Hijau-Merah Jalur Anugerah

    Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengusut dugaan penyimpangan impor 69 kontainer tekstil melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Dua nama anggota Dewan Perwakilan Rakyat muncul di tengah penyelidikan.

  • Asal Geledah Reserse Narkoba
    Hukum

    Asal Geledah Reserse Narkoba

    Polisi diduga menggeledah secara ilegal rumah aktivis Walhi. Modusnya mirip dengan uji usap palsu di Kalimantan Timur.

  • Tumbal Perkara Kredit Permata
    Hukum

    Tumbal Perkara Kredit Permata

    Terdakwa kredit fiktif Bank Permata mencabut berkas pemeriksaan di persidangan. Merasa tertekan saat diperiksa polisi.

  • Satu Proyek Tiga Kredit
    Hukum

    Satu Proyek Tiga Kredit

    PT Megah Jaya Prima Lestari diduga mengajukan pinjaman proyek fiktif senilai Rp 1 triliun ke Bank Permata, Bank Mandiri, dan Bank BCA. Dokumen perusahaan dan proyek yang diduga bodong lolos verifikasi ketiga bank.

  • Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.