Catatan Pinggir



  • Napoleon
    Catatan Pinggir

    Napoleon

    Para sejarawan mencatat bagaimana orang ini berhasil mengubah Prancis, Eropa, dan bagian lain dunia: setelah Revolusi Prancis membabat tatanan feodalisme, ia, perwira tentara revolusi, muncul sebagai “Konsul” dari puing-puing politik. Dalam posisi itu, Napoleon menyusun dan memberlakukan sistem perundang-undangan baru.

  • Solusi Narkoba di Luar Penjara
    Opini

    Solusi Narkoba di Luar Penjara

    Keberhasilan program pembinaan di sejumlah lembaga pemasyarakatan membuktikan bahwa pengguna narkoba membutuhkan rehabilitasi, bukan kriminalisasi.

  • Pembakuan Bahasa di Indonesia
    Bahasa

    Pembakuan Bahasa di Indonesia

    Pada tataran langue kaidah bahasa dapat kita bakukan dengan rapi, tetapi pada tataran parole kaidah bahasa tunduk pada kaidah di luar bahasa.

  • ‘Ragu-ragu Icuk’ Menteri Nadiem
    Opini

    ‘Ragu-ragu Icuk’ Menteri Nadiem

    Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi memperkuat tudingan plagiarisme kepada Rektor Universitas Negeri Semarang. Coreng di wajah dunia pendidikan.

  • Panjang Umur Oligopoli Penyiaran
    Opini

    Panjang Umur Oligopoli Penyiaran

    Peralihan siaran televisi analog menjadi digital mengesampingkan prinsip-prinsip demokratisasi penyiaran. Penguasaan multiplekser tetap berada di tangan konglomerasi lama.

  • Ketakutan pada Kritik Jenaka
    Opini

    Ketakutan pada Kritik Jenaka

    Kartunis di Asia Tenggara menghadapi tekanan dan pembungkaman ketika mengkritik penguasa. Muncul swasensor yang melemahkan sentilan.

  • Jalan Pintas Aliran Miliaran Dolar
    Sinyal Pasar

    Jalan Pintas Aliran Miliaran Dolar

    Yopie Hidayat
    Kontributor Tempo

  • Syahrazad
    Catatan Pinggir

    Syahrazad

    Memang kematian dan kebuasan tak lenyap karena 1001 Malam, tapi hidup bisa sedikit lebih baik dengan cerita dan orang-orang yang membawakannya.

  • Bahasa Kelas Menengah
    Bahasa

    Bahasa Kelas Menengah

    Kelas menengah berusaha menyamakan perilaku berbahasanya dengan kelas atas yang dalam tampilan publiknya cenderung lebih formal. Mereka ogah menggunakan dialek daerah agar bisa tampil dan dicitrakan layaknya orang ibu kota.

  • Sejarah Berulang di Papua
    Opini

    Sejarah Berulang di Papua

    Pemerintah seolah-olah mengulang sejarah kolonialisme di negeri ini. Ujungnya bisa seperti Indonesia tahun 1945.

  • Saatnya Reformasi Badan Amil Zakat
    Opini

    Saatnya Reformasi Badan Amil Zakat

    Keinginan Badan Amil Zakat Nasional untuk mewajibkan aparatur negara hingga pekerja swasta membayar zakat melalui pemotongan gaji kembali didengungkan. Negara tak perlu mengurusi zakat terlalu jauh.

  • Mimpi Mangrove Tetap Lestari
    Opini

    Mimpi Mangrove Tetap Lestari

    Penambangan nikel di Halmahera Timur mengganggu ekosistem mangrove dan mata pencarian nelayan setempat. Memperburuk kerusakan bakau di Indonesia.

  • Napas Panjang Melawan Korupsi
    Opini

    Napas Panjang Melawan Korupsi

    Putusan Mahkamah Konstitusi menolak uji formil Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi menandai akhir perjalanan lembaga antirasuah itu. Jokowi yang paling bertanggung jawab.

  • Lebih Realistis Membaca Gelagat
    Sinyal Pasar

    Lebih Realistis Membaca Gelagat

    Yopie Hidayat
    Kontributor Tempo

  • Sir Joon
    Catatan Pinggir

    Sir Joon

    Tapi “dunia Melayu” di dalam novel ini bukan sebuah dunia yang tertutup dengan dasar yang kedap. Setidaknya, dalam novel ini, dunia yang seperti itu tak jadi “warna lokal”. Biasanya, dalam kritik sastra, yang disebut “warna lokal” adalah sesuatu yang bisa diidentifikasikan—karena utuh, homogen, dan distingtif: deskripsi lanskap, adat istiadat, dan dialek setempat dalam cerita.

  • Berbagi Kata
    Bahasa

    Berbagi Kata

    Kita patut bersyukur bisa berbagi kata Allah, sementara di negara jiran kata Allah hanya boleh digunakan oleh satu agama dan haram bagi agama lain, sehingga menyulut polemik berkepanjangan.

  • Janji Kosong Emisi Karbon
    Opini

    Janji Kosong Emisi Karbon

    Pemerhati lingkungan mencibir Presiden Joko Widodo karena tak ambisius mengurangi emisi gas rumah kaca. Bukti pemerintah tak peduli krisis iklim.

  • Jangan Kaget Polah KPK
    Opini

    Jangan Kaget Polah KPK

    Tindak pidana dan pelanggaran etik oleh pegawai, penyidik, dan pimpinan KPK sudah bisa diprediksi sejak awal. Busuk di ekor, badan, dan kepala.

  • Wasiat Nanggala-402
    Opini

    Wasiat Nanggala-402

    Tenggelamnya Kapal Republik Indonesia Nanggala-402 meninggalkan duka dan pertanyaan: kenapa kapal tidak layak operasi dipaksakan melaut? Pembelian “alutsista” besar-besaran bukan jawaban atas masalah persenjataan.

  • Konsensus tanpa Gigi
    Opini

    Konsensus tanpa Gigi

    Merdu didengar, kesepakatan pemimpin ASEAN tentang Myanmar tak mengikat dan sulit dilaksanakan. Anjing menggonggong, kafilah berlalu.

  • Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.