Majalah TEMPO | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Edisi 11 Januari 2020

  • Di Bawah Lindungan Tirtayasa
    Laporan Utama

    Di Bawah Lindungan Tirtayasa

    Komisi Pemberantasan Korupsi urung menangkap Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam suap untuk komisioner Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan. Penyelidik justru ditangkap oleh sekelompok polisi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian. Pemimpin lembaga antikorupsi mengabaikan bukti-bukti dugaan keterlibatan Hasto.

  • Undangan yang Tertahan
    Laporan Utama

    Undangan yang Tertahan

    PDIP ngotot menjadikan Harun Masiku sebagai anggota DPR terpilih. Bersiasat melalui tafsir putusan Mahkamah Agung.

  • Jejak Hasto dan Puyer Kupu-kupu
    Laporan Utama

    Jejak Hasto dan Puyer Kupu-kupu

    Dugaan suap kepada anggota Komisi Pemilihan Umum menyeret sejumlah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Megawati Soekarnoputri meminta kadernya tak mengambil keuntungan pribadi.

  • Lobi Berujung Rasuah
    Laporan Utama

    Lobi Berujung Rasuah

    MESKI Undang-Undang Pemilihan Umum menyatakan bahwa pengganti calon legislator meninggal adalah calon legislator peraih suara terbanyak berikutnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan meminta Komisi Pemilihan Umum menggantinya dengan calon pilihan partai. Dengan begitu, PDIP bisa mengganti Nazarudin Kiemas, calon legislator peraih suara terbanyak di daerah pemilihan Sumatera Selatan I yang meninggal dua pekan sebelum pencoblosan pada 2019, dengan Harun Masiku, peraih suara urutan kelima.

    Untuk memuluskannya, kader banteng melobi komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Meski permohonan itu berakhir kandas pada 7 Januari lalu, besel telah dicairkan. Setelah memastikan aliran uang, Komisi Pemberantasan Korupsi bergegas menggulung Wahyu dan sejumlah orang pada Rabu, 8 Januari lalu.

  • Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar: Kami Harus Mendapat Izin Dewan Pengawas
    Laporan Utama

    Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar: Kami Harus Mendapat Izin Dewan Pengawas

    Rencana KPK menangkap Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto gagal total. Pimpinan KPK tak mengetahui keberadaan Hasto di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian.

  • Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto: Kami Menunggu Proses di KPK
    Laporan Utama

    Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto: Kami Menunggu Proses di KPK

    Hasto Kristiyanto sempat menghilang setelah komisioner Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi. Dikabarkan bersembunyi di kompleks Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

  • Sigi Mengalir sampai Pengawas
    Ekonomi dan Bisnis

    Sigi Mengalir sampai Pengawas

    Audit investigasi kasus Jiwasraya dimulai. Para pengawas lembaga keuangan dan badan usaha milik negara turut menjadi sasaran pemeriksaan.

  • Duo di Investasi Portofolio
    Ekonomi dan Bisnis

    Duo di Investasi Portofolio

    Badan Pemeriksa Keuangan menyorot transaksi Jiwasraya pada saham yang terafiliasi dengan Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat. Mencuat juga dalam dugaan prahara baru investasi Asabri.

  • Hary Prasetyo Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) 2008-2018: Saya Harus Cari Return Tinggi
    Ekonomi dan Bisnis

    Hary Prasetyo Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) 2008-2018: Saya Harus Cari Return Tinggi

    LAMA tak muncul di muka publik, Hary Prasetyo berubah penampilan. Dia membiarkan dagunya penuh jenggot, yang mulai memutih. Menampik kabar bahwa ia kabur ke London, pria 50 tahun ini angkat suara tentang krisis keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang diduga akibat praktik lancung dalam pengelolaan dana investasi nasabah saat dia menjabat direktur keuangan pada 2008-2018. Kasus ini pula yang membuatnya dicegah bepergian ke luar negeri.

    Kepada Retno Sulistyowati, Khairul Anam, Putri Adityowati, dan Ghoida Rahmah dari Tempo, Hary menegaskan bahwa kondisi keuangan perusahaan sudah buruk ketika dia masuk. “Ada peninggalan shortfall Rp 5,7 triliun,” ujarnya di Jakarta, Kamis, 9 Januari lalu.

  • Air di Teras dan Rambut Lepek
    Nasional

    Air di Teras dan Rambut Lepek

    Perang antara penentang dan pendukung Anies Baswedan terjadi di media sosial. Melibatkan jajaran pemerintah DKI.

  • Wawancara

    Wawancara

    Nama Saya Ada di Mana-mana

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

    Selengkapnya

  • Nasional

    Tak Jaya di Natuna

    Tak Jaya di Natuna

    Pemerintah tak kompak menghadapi manuver kapal-kapal Cina di Laut Natuna Utara. Problem lawas yang terus berulang.

  • Internasional

    Komandan Bayangan dari Kerman

    Komandan Bayangan dari Kerman

    Mayor Jenderal Qasim Soleimani tewas akibat serangan drone Amerika Serikat. Arsitek di balik kuatnya pengaruh Iran di Timur Tengah.

  • Obituari

    Demi Cintanya pada Jawa

    Demi Cintanya pada Jawa

    Sejarawan Merle Calvin Ricklefs meninggal dengan mewariskan ratusan buku, artikel jurnal, serta tulisan tentang sejarah Jawa dan Islam yang sangat berharga. Memperkenalkan rekonstruksi akademis tentang sejarah Indonesia.

  • Ilmu dan Teknologi

    Lensa Kontak Mendatarkan Kornea

    Lensa Kontak Mendatarkan Kornea

    Lensa kontak ortho-k bisa membuat mata rabun jauh menjadi normal sementara. Mengurangi kecepatan pertambahan minus.

     

  • Olahraga

    Lari Cepat Pemain Kekar

    Lari Cepat Pemain Kekar

    Bertubuh besar dan bisa berlari cepat, pemain sepak bola Adama Traore pernah ditawari bermain olahraga American football. Pernah mandek di Barcelona, ia malah moncer bersama klub Liga Primer Inggris, Wolverhampton Wanderers, dan diincar klub-klub elite.

  • Sinyal Pasar

    Laris Utang di Tengah Perang

    Laris Utang di Tengah Perang

    Yopie Hidayat
    Kontributor Tempo 

  • Laporan Khusus

    Dari Den Kisot hingga Gang Patos

    BOLEH dibilang, sepanjang 2019, tak begitu banyak karya seni yang mengejutkan. Meski begitu, dunia seni Indonesia terus mengalami penyegaran dan berupaya menjelajahi wilayah estetik baru. Dalam seni pertunjukan muncul sebuah pentas wayang golek yang menampilkan kisah Don Quixote karya sastrawan Spanyol, Miguel de Cervantes. Di jagat seni rupa, ada seniman yang terus konsisten mengeksplorasi bunyi sebagai medium seninya. Lalu, di ranah sastra, para penulis muda menyuguhkan karya prosa berbentuk novelet atau novela—format novel yang ringkas tapi bila disajikan dengan terampil bisa memiliki lapisan-lapisan cerita yang dalam. Tempo mengundang para pengamat untuk menyeleksi dan mendiskusikan nomine sebelum memilihnya untuk dinobatkan sebagai karya dan tokoh seni pilihan.

    Selengkapnya

  • Pokok dan Tokoh

    Adamas Belva Syah Devara: Sumbang Gaji

    Adamas Belva Syah Devara: Sumbang Gaji

    Adamas Belva Syah Devara mengalokasikan seluruh gaji dan tunjangannya sebagai anggota staf khusus presiden generasi milenial untuk usaha kecil dan menengah dalam bentuk program CiptaNyata.

     

  • Foto

    Seribu Kata

    Kanguru Terakhir

    Seekor kangguru berlari menyelamatkan diri dari kepungan asap yang berasal dari kebakaran hutan di Canberra, Australia, 5 Januari 2020. Reuters/Stringer

    Selengkapnya




  • Di Laut Kita Ribut
    Nasional

    Di Laut Kita Ribut

    BERKALI-kali Presiden Joko Widodo mengunjungi Laut Natuna Utara, tapi pelanggaran kedaulatan wilayah di sana tak pernah berhenti. Tujuh negara mengklaim memiliki sebagian perairan yang dikenal sebagai Laut Cina Selatan itu. Menginisiasi forum dialog sejak 1990-an, Indonesia belum berhasil merumuskan resolusi untuk konflik Laut Natuna Utara.

  • Peter Pan dari Manchester
    Internasional

    Peter Pan dari Manchester

    Perbuatan Reynhard Sinaga menjadi kasus pemerkosaan terbesar dalam sejarah Inggris. Bersenjatakan racun rahasia.

  • Album yang Direkomendasikan
    Laporan Khusus

    Album yang Direkomendasikan

    SELAIN memilih LEXICON milik Isyana Sarasvati sebagai Album Pilihan Tempo 2019, kami merekomendasikan sembilan album nomine.

     

  • Nominasi Karya Sastra Prosa dan Puisi Pilihan Tempo 2019
    Laporan Khusus

    Nominasi Karya Sastra Prosa dan Puisi Pilihan Tempo 2019

    Tempo memilih karya sastra unggulan yang diterbitkan sepanjang 2019.

  • Den Kisot, Teater Boneka yang Lengkap
    Laporan Khusus

    Den Kisot, Teater Boneka yang Lengkap

    Sebagai sutradara, Endo Suanda menciptakan teater dengan keyakinan yang klasik: pertunjukan adalah perpaduan semua unsur seni yang dilibatkan. Juga yang bukan seni: penonton.

  • Trauma yang Bergerak Lincah antara Lirisisme dan Narativisme
    Laporan Khusus

    Trauma yang Bergerak Lincah antara Lirisisme dan Narativisme

    Puisi-puisi Deddy Arsya mengeksplorasi trauma sejarah masyarakat Minangkabau. Deddy mampu bergerak rileks antara masa silam dan masa kini. Ia mampu menguraikan kisah dengan ungkapan-ungkapan padat serta merinci peristiwa dengan citraan-citraan menarik. Ia juga mampu mengolah pengaruh penyair sebelumnya dan menemukan yang khas miliknya.

  • Subyek Bunyi Julian Abraham Togar
    Laporan Khusus

    Subyek Bunyi Julian Abraham Togar

    Julian Abraham Togar menampilkan karya-karya instalasi yang mengeksplorasi bunyi dalam kehidupan sehari-hari. Togar menyebutnya  karya instalasi bunyi konkret.

  • Jati Diri Isyana
    Laporan Khusus

    Jati Diri Isyana

    LEXICON merupakan album pembuktian Isyana Sarasvati. Ia berpisah dengan gaya pop yang melekat dalam dua album sebelumnya. Dalam album ini, ia menunjukkan talentanya bermain musik klasik.

  • Kemiskinan, dari Dekat, Terdengar Nyaring
    Laporan Khusus

    Kemiskinan, dari Dekat, Terdengar Nyaring

    Susastra kaum muda di luar arus utama terus menyeruak, dengan gejala estetik berbeda, meski temanya klasik: empati terhadap kelas bawah. Benarkah Dekat & Nyaring produk method writing?

  • Buntut Perseteruan Lama
    Internasional

    Buntut Perseteruan Lama

    Perseteruan Iran dan Amerika Serikat dimulai ketika Ayatullah Khomeini menjatuhkan Shah Reza Pahlevi dalam Revolusi Islam Iran 1979.

  • Kebebasan Beragama Terancam
    Nasional

    Kebebasan Beragama Terancam

    Ringkasan peristiwa sepekan.

  • Dari Dwifungsi TNI sampai Keluarga Harmonis
    Surat

    Dari Dwifungsi TNI sampai Keluarga Harmonis

    Dari penghapusan Dwifungsi TNI sampai menciptakan keluarga harmonis.

  • Ada Cina di Natuna
    Kartun

    Ada Cina di Natuna

    Kartun: Yuyun Nurrachman

  • Harimau
    Angka

    Harimau

    VIDEO Alshad Kautsar Ahmad yang memamerkan harimau Benggala di kanal YouTube menuai kontroversi. Video yang diunggah pada akhir Desember 2019 oleh sepupu pesohor Raffi Ahmad itu telah ditonton 2,7 juta kali. Kalangan aktivis satwa mempertanyakan legalitas serta kelayakan rumah Alshad sebagai tempat memelihara hewan yang masuk kategori genting itu. Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat Ammy Nurwati menyatakan Alshad telah memperoleh izin  menangkar harimau Benggala koleksi Kebun Binatang Bandung. Harimau kita makin terancam punah karena berkonflik dengan manusia.

  • Perekam Irama Jantung Mini
    Inovasi

    Perekam Irama Jantung Mini

    Dosen Telkom University membuat perangkat praktis untuk merekam kelainan irama jantung (aritmia). Begitu mendeteksi aritmia berbahaya, sistem langsung mengirim peringatan ke dokter atau keluarga pasien.

  • Perkakas Elektronik Unik Mutakhir
    Etalase

    Perkakas Elektronik Unik Mutakhir

    Dalam pameran elektronik terbesar di dunia, Consumer Electronics Show 2020 di Las Vegas, Nevada, 7-11 Januari lalu, terdapat 249 produk baru yang diluncurkan. Produk-produk baru yang unik itu mencuri perhatian media dan pengunjung.

  • Pelantikan, Pengukuhan dan Kabar Duka
    Album

    Pelantikan, Pengukuhan dan Kabar Duka

    Mari Elka Pangestu ditunjuk sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Ria Irawan dan Mien Sugandhi meninggal. 

  • Kapal Asing di Perairan Indonesia
    Arsip

    Kapal Asing di Perairan Indonesia

    Kapal-kapal asing kerap mencuri ikan di perairan Indonesia.

  • Bersekongkol Menyelamatkan Hasto
  • Debat Kusir Soal Banjir
    Opini

    Debat Kusir Soal Banjir

    Pengendalian banjir di Ibu Kota merupakan kebijakan jangka panjang. Gubernur Anies Baswedan terjebak retorika.

  • Antisipasi Ketegangan Amerika dan Iran
    Opini

    Antisipasi Ketegangan Amerika dan Iran

    Pembunuhan Soleimani mesti dikutuk. Indonesia perlu bersiap menghadapi dampak konflik Amerika Serikat dan Iran jika eskalasinya meningkat.

  • Bahaya Kasus Jiwasraya
    Opini

    Bahaya Kasus Jiwasraya

    Skandal Jiwasraya adalah cermin buruknya pengawasan industri jasa keuangan. Kepercayaan investor terhadap pasar finansial bisa luntur.

  • Masa Depan Bahasa
    Bahasa

    Masa Depan Bahasa

    Mungkin, 10 ribu tahun lagi, kita seperti kembali ke masa lalu, ketika gambar-gambar di gua digunakan untuk berkomunikasi.

  • Senjakala Ekonomi Hijau Cina
    Financial Times

    Senjakala Ekonomi Hijau Cina

    Cina dituding sebagai salah satu negara penyumbang emisi terbesar. Padahal, negara tirai bambu tersebut pernah menjadi produsen energi terbarukan terbesar di dunia.

  • Catatan Pinggir

    Jakarta tak dibangun seperti Paris didesain Haussmann di pertengahan abad ke-19: kota yang direkonstruksi secara menyeluruh, konsisten, dan mahal. Jakarta adalah hasil kuasi-planologi, kombinasi yang hilang bentuk, antara rancangan dan tanpa rancangan.

    Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 3 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    8 artikel gratis setelah Register.