Majalah TEMPO | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co
2384

Edisi 07 Juni 2018

  • Jerat Reaktif di Tahun Politik
    Hukum

    Jerat Reaktif di Tahun Politik

    Sepanjang Mei lalu, polisi menangkap dan menetapkan delapan orang sebagai tersangka karena status mereka di media sosial. Pembuktian di pengadilan bakal terbentur motif dan unsur niat jahat.

  • Bebas Jerat Bunga Rentenir
    Ekonomi dan Bisnis

    Bebas Jerat Bunga Rentenir

    OJK menargetkan 40 bank wakaf mikro berdiri pada tahun ini. Demi mengikis kesenjangan dan kemiskinan masyarakat prasejahtera di perdesaan.

  • Jejak Hitam Alekin Rohingya
    Internasional

    Jejak Hitam Alekin Rohingya

    Amnesty International menyebut komunitas Hindu turut menjadi korban insiden berdarah di Rakhine. Tudingan mengarah ke kelompok militan Rohingya.

  • Saat Muqtada Berpaling ke Komunis
    Internasional

    Saat Muqtada Berpaling ke Komunis

    KEMENANGAN Koalisi Kemajuan (Saairun), yang terdiri atas Partai Integritas (Itiqamah) dan Partai Komunis Irak (Al-Hizb ash-Shiyui al-Irqi), mengejutkan publik dan analis.

  • Ensiklopedia Dawam Rahardjo
    Obituari

    Ensiklopedia Dawam Rahardjo

    Dawam Rahardjo menjadi pembela gigih pluralisme melawan meningkatnya konservatisme Islam. Mendambakan pembaruan pemikiran Islam.

  • Wawancara

    Wawancara

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi: Komplikasi Mudik Bertambah

    BAGI Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, libur Lebaran adalah kemustahilan.

    Selengkapnya

  • Hukum

    Jerat Reaktif di Tahun Politik

    Sepanjang Mei lalu, polisi menangkap dan menetapkan delapan orang sebagai tersangka karena status mereka di media sosial. Pembuktian di pengadilan bakal terbentur motif dan unsur niat jahat.

  • Seni

    Lewat Kontras, Warna Itu Hadir

    Sejumlah gambar yang berwarna dipilih lalu dikumpulkan dalam satu pameran bertajuk ”Warna”. Itulah pameran gambar Goenawan Mohamad, sebuah kemungkinan lain dari kelaziman bahwa warna hanya dicangkokkan pada sketsa dan gambar hitam-putih.

  • Film

    Karena Indonesia Milik Semua

    Sebuah keinginan bercerita tentang Indonesia masa kini. Upaya mengingatkan kembali mengapa Indonesia harus inklusif.

  • Ekonomi

    Bebas Jerat Bunga Rentenir

    OJK menargetkan 40 bank wakaf mikro berdiri pada tahun ini. Demi mengikis kesenjangan dan kemiskinan masyarakat prasejahtera di perdesaan.

  • Dunia

    Jejak Hitam Alekin Rohingya

    Amnesty International menyebut komunitas Hindu turut menjadi korban insiden berdarah di Rakhine. Tudingan mengarah ke kelompok militan Rohingya.

  • Maudy Ayunda: Menu Sahur Andalan

    Maudy Ayunda: Menu Sahur Andalan

    ABON punya tempat tersendiri di hati aktris dan penyanyi Maudy Ayunda.

  • Ira Wibowo: Lebaran Perdana di Jerman

    Ira Wibowo: Lebaran Perdana di Jerman

    IDUL Fitri ini menjadi momen yang sangat spesial bagi Ira Wibowo.

  • Maya Hasan: Banyak Perayaan

    Maya Hasan: Banyak Perayaan

    Memiliki kerabat dengan beragam agama membuat harpis Maya Hasan punya banyak momen berkumpul bersama keluarga besarnya.



  • Politik Meminggirkan Minoritas
    Opini

    Politik Meminggirkan Minoritas

    Penganut agama dan aliran kepercayaan minoritas masih mengalami diskriminasi. Elite politik menjadi biang masalah.

  • Sepak Bola dan Dunia Islam
    Opini

    Sepak Bola dan Dunia Islam

    DUNIA sepak bola tengah berubah. Sejumlah pemain muslim kini mewarnai berbagai liga. Mohamed Salah, bintang Liverpool, menjadi idola pencinta bola seluruh dunia.

  • Masih Warga Kelas Dua
    Nasional

    Masih Warga Kelas Dua

    Setelah putusan Mahkamah Konstitusi, sejumlah penghayat kepercayaan masih mengalami diskriminasi. KTP-nya akan dibedakan.

  • Hujan Batu di Kampung Orang
    Nasional

    Hujan Batu di Kampung Orang

    TANGIS Taufiqurrahman pecah ketika dibopong ayahnya, Matsiri, ke kamarnya di lantai empat Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jemundo, Sidoarjo, Jawa Timur, akhir pekan lalu.

  • Robohnya Rumah Kami
    Nasional

    Robohnya Rumah Kami

    Diskriminasi terhadap pemeluk agama minoritas berakar jauh ke zaman Sukarno. Disebabkan oleh abainya pemerintah hingga menjadi komoditas politik.

  • Lewat Kontras, Warna Itu Hadir
    Seni

    Lewat Kontras, Warna Itu Hadir

    Sejumlah gambar yang berwarna dipilih lalu dikumpulkan dalam satu pameran bertajuk ”Warna”. Itulah pameran gambar Goenawan Mohamad, sebuah kemungkinan lain dari kelaziman bahwa warna hanya dicangkokkan pada sketsa dan gambar hitam-putih.

  • Karena Indonesia Milik Semua
    Film

    Karena Indonesia Milik Semua

    Sebuah keinginan bercerita tentang Indonesia masa kini. Upaya mengingatkan kembali mengapa Indonesia harus inklusif.

  • Arus Balik dan Arus Rantau
    Bahasa

    Arus Balik dan Arus Rantau

    Tidak ada catatan pasti kapan tradisi arus balik muncul. Kemunculannya barangkali selaras dengan munculnya tradisi pulang ke kampung halaman atau mudik.

  • Bertarung hingga Berdarah-darah
    Selingan

    Bertarung hingga Berdarah-darah

    Tak banyak peraturan dalam pertandingan Pencak Dor. Petarung harus mempelajari banyak teknik bela diri jika tak ingin babak-belur.

  • Tarung Bebas Santri Lirboyo
    Selingan

    Tarung Bebas Santri Lirboyo

    PENCAK Dor adalah ajang pertarungan bebas yang lahir di lingkungan pondok pesantren. Mulanya bela diri itu merupakan sarana latih tanding pencak silat antarsantri di Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Tapi ia kemudian berubah menjadi arena pertandingan bergengsi bagi para pendekar dari berbagai klub atau perguruan bela diri di Jawa Timur. Tak ada hadiah dalam pertarungan itu, yang menang dan kalah hanya mendapatkan sepiring nasi gulai kambing seusai pertandingan.

  • Islam dan Bola
    Piala Dunia

    Islam dan Bola

    BERUNTUNG kick-off Piala Dunia 2018 pada 14 Juni mendatang jatuh persis pada hari ketika umat Islam mengakhiri ritual puasa dan merayakan Lebaran.

  • Menanti Raja Baru di Rusia
    Piala Dunia

    Menanti Raja Baru di Rusia

    PERHELATAN Piala Dunia 2018 di Rusia bakal menjadi medan pembuktian sejumlah pemain muslim yang negaranya lolos dalam turnamen bergengsi empat tahunan tersebut. Sebagian sudah bersinar karena bermain di liga-liga utama Eropa. Mereka sebagian besar berkiprah di Liga Primer Inggris. Beberapa dari mereka membela negara yang menjadi langganan Piala Dunia, seperti Jerman dan Prancis. Sebagian lagi bermain untuk negara yang latar belakang penduduknya mayoritas muslim, seperti Mohamed Salah, yang akan membela Mesir. Lolosnya tujuh negara berpenduduk mayoritas muslim ke Rusia juga memberi asa baru akan lahirnya bintang seperti Mohamed Salah. Sebagian besar pemainnya tentu saja berlatar belakang muslim. Keberadaan tujuh negara ini di Piala Dunia 2018 juga menandakan sepak bola dan Islam kini bukan lagi sebuah dilema.

  • Puasa Menjelang Laga Sesungguhnya
    Piala Dunia

    Puasa Menjelang Laga Sesungguhnya

    Di tengah latihan padat dan pertandingan uji coba, sebagian pemain muslim tetap menjalankan ibadah puasa. Ada kiat khusus untuk menjaga stamina.

  • Kejutan dari Dunia Arab
    Piala Dunia

    Kejutan dari Dunia Arab

    Untuk pertama kalinya putaran final Piala Dunia diikuti empat tim dari Jazirah Arab. Batu loncatan bagi Arab Saudi untuk mengembangkan bisnis sepak bola.

  • Setelah Salah Salat
    Piala Dunia

    Setelah Salah Salat

    Hanya dalam setahun, ”dakwah” Mohamed Salah di lapangan hijau sukses mengubah wajah Islam. Pemain sepak bola muslim dianggap minim masalah karena pantangan alkohol dan judi. Kelompok ekstremis terus mengancam karena menganggap sepak bola haram.

  • Jerat Reaktif di Tahun Politik
    Hukum

    Jerat Reaktif di Tahun Politik

    Sepanjang Mei lalu, polisi menangkap dan menetapkan delapan orang sebagai tersangka karena status mereka di media sosial. Pembuktian di pengadilan bakal terbentur motif dan unsur niat jahat.

  • Bebas Jerat Bunga Rentenir
    Ekonomi dan Bisnis

    Bebas Jerat Bunga Rentenir

    OJK menargetkan 40 bank wakaf mikro berdiri pada tahun ini. Demi mengikis kesenjangan dan kemiskinan masyarakat prasejahtera di perdesaan.

  • Jejak Hitam Alekin Rohingya
    Internasional

    Jejak Hitam Alekin Rohingya

    Amnesty International menyebut komunitas Hindu turut menjadi korban insiden berdarah di Rakhine. Tudingan mengarah ke kelompok militan Rohingya.

  • Saat Muqtada Berpaling ke Komunis
    Internasional

    Saat Muqtada Berpaling ke Komunis

    KEMENANGAN Koalisi Kemajuan (Saairun), yang terdiri atas Partai Integritas (Itiqamah) dan Partai Komunis Irak (Al-Hizb ash-Shiyui al-Irqi), mengejutkan publik dan analis.

  • Ensiklopedia Dawam Rahardjo
    Obituari

    Ensiklopedia Dawam Rahardjo

    Dawam Rahardjo menjadi pembela gigih pluralisme melawan meningkatnya konservatisme Islam. Mendambakan pembaruan pemikiran Islam.

  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi: Komplikasi Mudik Bertambah
    Wawancara

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi: Komplikasi Mudik Bertambah

    BAGI Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, libur Lebaran adalah kemustahilan.

  • Maudy Ayunda: Menu Sahur Andalan
    Pokok dan Tokoh

    Maudy Ayunda: Menu Sahur Andalan

    ABON punya tempat tersendiri di hati aktris dan penyanyi Maudy Ayunda.

  • Ira Wibowo: Lebaran Perdana di Jerman
    Pokok dan Tokoh

    Ira Wibowo: Lebaran Perdana di Jerman

    IDUL Fitri ini menjadi momen yang sangat spesial bagi Ira Wibowo.

  • Maya Hasan: Banyak Perayaan
    Pokok dan Tokoh

    Maya Hasan: Banyak Perayaan

    Memiliki kerabat dengan beragam agama membuat harpis Maya Hasan punya banyak momen berkumpul bersama keluarga besarnya.

  • Asasin
    Catatan Pinggir

    Asasin

    Pembunuhan itu terjadi 14 Oktober 1092.

  • Pembunuhan itu terjadi 14 Oktober 1092.

    Edisi Senin, 12 Juni 2017

    Mencari Penyerang Novel Baswedan

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini