Prank Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio

  • Harap-harap Cemas Menanti 2 Triliun
    Laporan Utama

    Harap-harap Cemas Menanti 2 Triliun

    Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Eko Indra Heri mengaku lalai karena percaya begitu saja dengan janji sumbangan Rp 2 triliun keluarga Akidi Tio. Harta warisan untuk menangani pandemi Covid-19 itu diduga fiktif. Rekening Heryanty, sang penyumbang, hanya berisi Rp 3,2 juta.

  • Mimpi Warisan 2 Triliun
    Laporan Utama

    Mimpi Warisan 2 Triliun

    Heryanty, putri pengusaha Akidi Tio, diduga tak memiliki harta warisan senilai Rp 2 triliun. Terjerat utang miliaran rupiah.

  • Ilusi-ilusi Dana Revolusi
    Laporan Utama

    Ilusi-ilusi Dana Revolusi

    Sejak Orde Baru, pejabat hingga tokoh masyarakat meyakini Presiden Sukarno dan berbagai kerajaan Nusantara mewariskan harta karun dana revolusi untuk membayar utang dan buat biaya pembangunan. Tak pernah terbukti.

  • Saya Salah, Enggak Mengecek
    Laporan Utama

    Saya Salah, Enggak Mengecek

    Wawancara dengan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Eko Indra Heri tentang sumbangan Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio. Mengapa ia percaya begitu saja?

  • Cari-cari Pasal Menjerat Heryanty
    Laporan Utama

    Cari-cari Pasal Menjerat Heryanty

    Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kelimpungan mencari pasal untuk menjerat Heryanty, anak Akidi Tio, yang hendak menyumbang Rp 2 triliun. Susah menemukan unsur pidana.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.