Maria Ressa | Rappler

  • Nobel Perdamaian untuk Jurnalis
    Kaleidoskop

    Nobel Perdamaian untuk Jurnalis

    Maria Ressa dan Dmitri Muratow mendapatkan Nobel Perdamaian karena mempertahankan kebebasan berpendapat di Filipina dan Rusia.

  • Nobel dan Maria Ressa
  • Kami Berjuang untuk Fakta
    Wawancara

    Kami Berjuang untuk Fakta

    Atas perjuangannya membela kebebasan pers dan hak asasi manusia di Filipina, jurnalis Rappler, Maria Ressa, mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian 2021.

  • Jika Takut, Jurnalis Tak Bisa Melakukan Investigasi
    Wawancara

    Jika Takut, Jurnalis Tak Bisa Melakukan Investigasi

    Chief Executive Officer Rappler Maria Ressa menyatakan tidak akan berdiam diri atas vonis bersalah terhadapnya dalam kasus pencemaran nama di dunia maya. Intimidasi dan ancaman yang menimpanya bertubi-tubi tak menyurutkan langkahnya untuk terus mengkritik Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Ressa, yang telah berkarier sebagai jurnalis selama lebih dari tiga dasawarsa, mengatakan wartawan dan organisasi media tidak boleh gentar dalam menjalankan fungsinya mengawasi kekuasaan.

  • Ruang Demokrasi yang Makin Sempit
    Opini

    Ruang Demokrasi yang Makin Sempit

    Rezim yang cenderung otokratis menggunakan undang-undang siber untuk membungkam pengkritik. Masyarakat sipil perlu bersatu.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.