Laut Natuna Utara

  • Alun-alun Kota Bogor
    Surat

    Alun-alun Kota Bogor

    Taman Topi menjadi Alun-alun Kota Bogor. Tapi jalan menjadi macet.

  • Jaring Hela Perusak Terumbu
    Lingkungan

    Jaring Hela Perusak Terumbu

    Cerita kapten kapal nelayan Vietnam yang tertangkap karena merusak terumbu karang. Banyak nelayan tak bisa pulang.

  • Remuk Karang Tersapu Pukat
    Lingkungan

    Remuk Karang Tersapu Pukat

    Nelayan Vietnam mencuri ikan di Laut Natuna Utara memakai pukat yang merusak terumbu karang. Nelayan Natuna melaut lebih jauh.

  • Ribut-ribut di Natuna
    Kaleidoskop

    Ribut-ribut di Natuna

    Setelah lebih dari empat tahun berganti nama, dari Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara, Cina mulai memprotes pengeboran minyak di perairan ini.

  • Proyek Ekonomis di Ladang Tuna
    Ekonomi dan Bisnis

    Proyek Ekonomis di Ladang Tuna

    Protes Cina tak menyurutkan penajakan sumur kedua Blok Tuna. Biaya produksi migas di Laut Natuna Utara sangat efisien.

  • Setelah Jangkar Premier Terlepas
    Internasional

    Setelah Jangkar Premier Terlepas

    Cina mengklaim lokasi ZEE Indonesia di Laut Natuna Utara masuk wilayah mereka. Kapal Indonesia menghadang.

  • Berlimpah Migas Laut Lepas   
    Ekonomi dan Bisnis

    Berlimpah Migas Laut Lepas   

    Perusahaan pengeboran minyak dan gas bumi (migas) di sekitar Laut Natuna Utara tak terpengaruh klaim Cina. Cadangannya sangat besar. 

  • Di Laut Natuna, Kita (Seharusnya) Jaya
    Opini

    Di Laut Natuna, Kita (Seharusnya) Jaya

    Indonesia tak kunjung bergerak menanggapi aktivitas kapal Cina di zona ekonomi eksklusif di Laut Natuna Utara. Mendesak ada tekanan diplomatik.

  • Gertak Beijing di Natuna
    Internasional

    Gertak Beijing di Natuna

    Cina memprotes pengeboran minyak dan gas alam di Laut Natuna Utara. Kapal-kapal Cina membayang-bayangi aktivitas perminyakan di sana sejak Juli lalu.

  •  Kami Tak Ingin Laut Natuna Jadi Mandala Perang
    Wawancara

    Kami Tak Ingin Laut Natuna Jadi Mandala Perang

    Kepala Bakamla Laksamana Madya Tentara Nasional Indonesia Aan Kurnia mengatakan Laut Natuna Utara menjadi rebutan karena kekayaan ikan, gas, dan minyaknya.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.