Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Kami Tak Ingin Laut Natuna Jadi Mandala Perang

Kepala Bakamla Laksamana Madya Tentara Nasional Indonesia Aan Kurnia mengatakan Laut Natuna Utara menjadi rebutan karena kekayaan ikan, gas, dan minyaknya.

i Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Laksamana Madya TNI Aan Kurnia di kantor Bakamla RI, Jakarta, 7 Desember 2021/TEMPO/M Taufan Rengganis
Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Laksamana Madya TNI Aan Kurnia di kantor Bakamla RI, Jakarta, 7 Desember 2021/TEMPO/M Taufan Rengganis
  • Indonesia memiliki sengketa perbatasan dengan Vietnam dan Cina di Laut Natuna .
  • Natuna menjadi perhatian dan diperebutkan karena kekayaan ikan, gas, dan minyaknya
  • Bakamla mengawal pengeboran minyak di Laut Natuna sejak Juli sampai selesai September lalu .

LAUT Natuna Utara, yang oleh Cina disebut Laut Cina Selatan, kembali menjadi sorotan ketika pemerintah Cina dikabarkan memprotes pengeboran minyak dan gas di sana. Sebelumnya, daerah ini disorot karena maraknya pencurian ikan oleh nelayan Vietnam. Saat ini Indonesia memiliki klaim perbatasan perairan yang tumpang-tindih dengan Vietnam dan Cina di kawasan tersebut.

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya Tentara Nasional Indonesia Aa

...

Silakan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 5 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Abdul Manan


Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut | TNI AL Cina | Pemerintah Cina Laut Natuna Utara Laut Cina Selatan Bakamla

Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.