Kebakaran Hutan

  • Hutan, Citra Satelit, dan David
    Sosok

    Hutan, Citra Satelit, dan David

    Delapan belas tahun sudah David Gaveau meneliti hutan Indonesia. Peneliti asal Prancis itu meneliti ulang data kebakaran 2019.

  • Hutan Itu Supermarketnya Orang Dayak
    Selingan

    Hutan Itu Supermarketnya Orang Dayak

    Pemimpin besar Pasukan Merah setanah Dayak, Pangalangok Jilah, datang ke Jakarta setelah Ketua Komunitas Adat Laman Kinipan, Effendi Buhing, ditangkap paksa oleh polisi dengan tuduhan mencuri mesin gergaji chainsaw milik PT Sawit Mandiri Lestari. Dipesani leluhur untuk menyatukan masyarakat Dayak yang sudah terkotak-kotak.

  • Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead: Kebakaran di Gambut Terpola dan Besar
    Laporan Utama

    Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead: Kebakaran di Gambut Terpola dan Besar

    DUA bulan ke depan akan menjadi penentuan bagi Nazir Foead. Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika bahwa pada September akan datang kemarau memaksa Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) melanjutkan tugas berkeliling ke luar Jawa, yang dimulai pada Juli lalu. “Saya harus ke lapangan untuk memastikan program pembasahan gambut dan bantuan ekonomi berjalan,” kata Nazir kepada wartawan Tempo, Agoeng Wijaya, lewat sambungan telepon, Kamis, 10 September lalu.

    Nazir dan timnya memang tak boleh lengah di bulan-bulan rawan kebakaran hutan dan lahan sekarang ini. Lima tahun terakhir, gambut menjadi lahan paling terancam oleh amuk api. BRG pun kerap menjadi sasaran tembak.

  • Menggantang Asap Pembakar Hutan
    Laporan Utama

    Menggantang Asap Pembakar Hutan

    Korporasi pembakar hutan tak mendapat hukuman optimal. Gugatan perdata sulit dieksekusi, pidana mandek.

  • Jejak Korporasi Penyulut Geni
    Laporan Utama

    Jejak Korporasi Penyulut Geni

    KEBAKARAN hutan dan lahan di Indonesia kembali meluas pada 2019. Tempo, Mongabay, Betahita, Malaysiakini, dan organisasi masyarakat sipil Auriga Nusantara berkolaborasi untuk menelusuri jejak api di puluhan konsesi kehutanan dan perkebunan sawit.

    Analisis citra satelit dan pengecekan lapangan di konsesi tiga perusahaan menguatkan dugaan keterlibatan korporasi dalam malapetaka yang tahun lalu membuat ekonomi Indonesia merugi hingga Rp 75 triliun tersebut. Tumpulnya penegakan hukum dan longgarnya regulasi berpotensi memicu bahala serupa di masa depan.
     
    Liputan ini terselenggara atas kerja sama Pulitzer Center melalui program Rainforest Journalism Fund.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.