Selingan 2/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Pertama dari Indonesia

Orang-orang Bloomington masuk daftar sastra terbitan Penguin Classics. Kisahnya dinilai tak tergerus zaman.

i Pertermuan antara Tiffany Tsao (kanan) dan Budi Darma di Surabaya, Juni 2019. Dok. Pribadi
Pertermuan antara Tiffany Tsao (kanan) dan Budi Darma di Surabaya, Juni 2019. Dok. Pribadi

JUDUL-JUDUL buku legendaris dari pengarang termasyhur ada di deret ini. Sebut saja The Acts of King Arthur and His Noble Knights (John Steinbeck), The Adventures of Huckleberry Finn (Mark Twain), Great Expectations dan Oliver Twist (Charles Dickens), The Memoirs of Sherlock Holmes (Arthur Conan Doyle), juga The Picture of Dorian Gray (Oscar Wilde). Tak lama lagi, nama Budi Darma dan kumpulan cerita pendek karyanya, Orang-orang Bloomington, juga akan ada di daftar buku rilisan penerbit Penguin Classics tersebut.

Rencananya, buku karangan Budi Darma yang ditulis pada 1970-an saat dia tinggal di Bloomington, Amerika Serikat, itu akan dirilis tahun ini. Menurut Budi, walau terbit perdana lebih dari 40 tahun lalu, bukunya dianggap memiliki dimensi masa depan dan relevan dibaca hingga sekarang. “Saat ini masih dalam proses pengecekan naskah. Judul dari penerjemahnya, Tiffany Tsao, pun diganti oleh Penguin Classics. Dari semula People of Bloomington menjadi People from Bloomington,” ujarnya kepada Tempo, Selasa, 26 Januari lalu.

Editor Akuisisi Naskah Asing Noura Publishing, Shera Diva Sihbudi, mengungkapkan, pada 2019, Tiffany Tsao, penulis dan penerjemah yang berdomisili di Australia, tertarik menerjemahkan Orang-orang Bloomington. Dibantu penyair Norman Erikson Pasaribu, Tiffany mengutarakan niatnya kepada Budi Darma. Mereka bertiga lantas berkomunikasi melalui surat elektronik. Pada saat yang sama, Tiffany mengontak agensi yang menanganinya sebagai penulis, Jacaranda Literary Agency, agar dicarikan penerbit internasional untuk Orang-orang Bloomington.


Pendiri Jacaranda, Jayapriya Vasudevan, mengakui cerita pendek dalam Orang-orang Bloomington mempunyai daya tarik yang kuat. Tak hanya menunjukkan kejelian Budi dalam menyerap tingkah polah orang di sekelilingnya, buku itu juga memuat pandangan yang elok dan bijaksana seseorang dari Timur terhadap dunia Barat. Vasudevan juga menilai karya tersebut membuktikan kualitas Budi sebagai penulis, yang mempunyai ruang unik di ranah sastra Indonesia. “Ini buku yang menyorot warga biasa dan kegiatan keseharian mereka, tapi dengan cara yang detail, tajam, dan jeli,” katanya melalui surat elektronik, Kamis, 4 Februari lalu.

161479724154

Tertarik pada materi Orang-orang Bloomington, Vasudevan berminat mencarikan penerbit internasional untuk buku itu. Agensi tersebut sebelumnya menghubungkan karya penulis Indonesia lain, seperti Dewi Lestari, Laksmi Pamuntjak, Ahmad Fuadi, dan Norman Erikson Pasaribu, dengan penerbit luar negeri. Vasudevan lantas menyarankan Tiffany membuat proposal dan contoh terjemahan cerita pendek dari buku ituTiffany lalu menggali lebih dalam karya Budi secara keseluruhan, juga pengaruh penulis kelahiran Rembang, Jawa Tengah, itu pada lanskap sastra nasional.

Proposal Tiffany lalu dikirim Jacaranda ke penerbit global Penguin Random House, yang bermarkas di Amerika Serikat. Jacaranda juga menghubungi langsung penerbit dan Wakil Presiden Penguin Classics, Elda Rotor. Vasudevan menganggap Penguin Classics sebagai salah satu penerbit yang cocok untuk Orang-orang Bloomington. Alasannya, “Buku Orang-orang Bloomington tergolong klasik karena ceritanya tak lekang oleh zaman.”

Elda Rotor merespons positif proposal Jacaranda. Menurut Tiffany, Rotor membalas dengan sejumlah pertanyaan lebih lanjut serta memintanya mengirim lebih banyak terjemahan cerita pendek dari Orang-orang Bloomington. “Pada tahap ini, saya mengerahkan kemampuan terbaik agar editor di Penguin Classics bisa membuat keputusan internal soal akuisisi buku tersebut,” ucap Tiffany, Senin, 1 Februari lalu, melalui surat elektronik.

Pada pengujung 2020, Penguin Classics menyatakan ketertarikannya menerbitkan terjemahan Orang-orang Bloomington di Amerika Serikat dan Kanada. Kontrak pun segera disiapkan antara Tiffany, Penguin, dan Noura, yang diperantarai Jacaranda selaku agensi Noura yang mewakili Budi Darma. Kontrak itu memuat kerja sama antarpihak selama lima tahun dengan ketentuan jangka waktu dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan bersama. Karena ada pandemi Covid-19, penandatanganan kontrak ini berlangsung secara daring.

Vasudevan menambahkan, saat ini agensinya masih menelaah sejumlah karya penulis Indonesia lain. “Kami berharap dapat memperpanjang daftar penulis Indonesia untuk ditangani. Fokus kami tentunya pada cerita dan tulisan yang kuat,” tuturnya.

ISMA SAVITRI, KUKUH S. WIBOWO

Selalu ada yang tersembunyi di balik peristiwa. Investigasi Tempo menembus batas untuk mengungkapkannya buat Anda.
Silakan register untuk mendapatkan akses 4 artikel gratis, atau langsung berlangganan dan nikmati sajian informasi berkualitas khusus untuk Anda.

Reporter Isma Savitri - profile - https://majalah.tempo.co/profile/isma-savitri?isma-savitri=161479724154


Sastra

Selingan 2/2

Sebelumnya Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB