Sastra

  • Kelebat Budi Darma
    Obituari

    Kelebat Budi Darma

    Hidup, dalam karya-karya Budi Darma, seakan-akan penuh perangkap dan jebakan. Semuanya harus dihadapi dan dilawan dengan kecepatan, ketangkasan, kepekaan fisik ataupun mental, dan kepasrahan.

  • Merayakan Leopold Bloom, Merayakan Bloomsday
    Selingan

    Merayakan Leopold Bloom, Merayakan Bloomsday

    NOVEL Ulysses karya James Joyce selalu dipestakan di seluruh dunia oleh para pencinta penulis Irlandia itu setiap 16 Juni. Hari perayaan itu disebut Bloomsday. Disebut demikian karena tokoh fiktif utama dalam novel itu bernama Leopold Bloom. Ulysses pernah disebut sebagai salah satu novel paling berbahaya di dunia dan lama dilarang terbit di Amerika Serikat. Novel ini juga dianggap memiliki tingkat eksperimental tinggi dari sudut penceritaan dan bahasa—hingga menantang untuk terus dipelajari sampai sekarang.

    Tahun ini, Bloomsday sampai ke Jakarta. Kedutaan Besar Irlandia di Jakarta merayakan Bloomsday dengan membuat beberapa program berkenaan dengan karya Joyce itu.

  • Dunia Ulysses di Swiss
    Selingan

    Dunia Ulysses di Swiss

    James Joyce melewati hari-hari terakhir hidupnya di Zürich, Swiss. Sebuah yayasan didirikan untuk mengenang penulis legendaris Irlandia itu dan memperkenalkan karya-karyanya kepada publik sastra dunia.

  • Kehidupan Kembali Rukiah
    Selingan

    Kehidupan Kembali Rukiah

    Setelah dilarang beredar akibat Tragedi 1965, karya-karya S. Rukiah diterbitkan kembali oleh Ultimus, Bandung.

  • Kisah Dua Sastrawan Lekra
    Selingan

    Kisah Dua Sastrawan Lekra

    MASIH berkaitan dengan peringatan Hari Kartini, 21 April lalu, Tempo menuliskan riwayat dua penulis perempuan yang dilupakan: S. Rukiah Kertapati dan Sugiarti Siswadi. Mereka dianggap terlibat dalam Lembaga Kebudayaan Rakyat, yang berafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia. Nama mereka hilang sejak peristiwa 1965. Seusai prahara itu, Rukiah sempat ditahan. Ia kemudian memilih bekerja di sebuah klinik di kota kecil Purwakarta, Jawa Barat. Ia melupakan semua riwayat kepenulisannya sampai akhir hayatnya. Sedangkan Sugiarti tak diketahui rimbanya sama sekali. Nama keduanya tak tertoreh dengan baik dalam sejarah sastra kita.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.