Pokok dan Tokoh 4/6

Sebelumnya Selanjutnya
text

Honor itu wajar

Rendra digosipkan batal ke ujungpandang, karena honornya tidak dibayar semestinya. tapi ia tetap akan membacakan puisinya bersama emha, taufik ismail, dll. soal honor tergantung kemampuan panitia.

i
RENDRA kesal karena digosipkan akan batal ke Ujungpandang jika honornya tidak dibayar semestinya. "Siapa yang mengatakan begitu? Saya tetap akan berangkat," kata Rendra. Penyair dan dramawan kondang ini tahu bahwa panitia Munas Dewan Kesenian seIndonesia kekurangan dana. Tapi, "Kita juga perlu uang untuk membayar rekening listrik, telepon, membuat KTP, dan lain-lain. Soal berapa besar uang yang diberikan kepada saya, itu tergantung kemampuan panitia," kata Rendra. Artinya, honor memang penting juga. Bersama Rendra, yang akan membacakan puisi antara lain Sutardji Calzoum Bahri, Emha, Taufiq Ismail, Pertiwi Hasan, Lastri Sukarton, dan Hamid Jabbar. Namun, berapa honor penyairpenyair itu? "Saya minta sedikit saja, kok," kata Sutardji, tanpa menyebut angka. "Ya, kita kan hidup dari situ," ujarnya. Menurut Tardji, wajar penyair meminta honor. Sebab, baca sajaknya pun hanya sekali-sekali. Dan honor itu pun bukan untuk si seniman, tapi buat anak-istri. "Permintaannya pun wajar, tidak satu milyar. Kan menjadi Rendra itu tidak mudah. Dan jangan dilihat membaca satu sajak dalam lima menit. Membuat sajak itu perjuangan," kata Tardji.

Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161833471719



Pokok dan Tokoh 4/6

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.