Bisnis Sepekan 1/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Dua saham dalam dua pekan

Pt matahari putra prima menjual saham sebanyak 8,7 juta lembar. jardine fleming nusantara sebagai penjamin emisi.

i
HAMPIR tiap minggu ada saja perusahaan yang menawarkan sahamnya ke masyarakat. Mudah-mudahan saja ini pertanda baik bagi masa depan bursa. Selasa pekan silam, PT Matahari Putra Prima, pemilik Matahari Department Store, mengumumkan penjualan 8,7 juta lembar (17,36%) sahamnya ke masyarakat. Jar dine Fleming Nusantara, sebagai penjamin emisi, juga akan menawarkan saham itu ke investor asing -- mengingat gairah investor lokal sedang turun. Matahari, dengan 30 cabang di seluruh Indonesia (40% di Jakarta), akan menggunakan 73% dari hasil penjualan sahamnya itu untuk ekspansi, sisanya untuk membayar utang. Direksi Matahari mengharapkan, dengan harga saham sekitar Rp 7.000 per lembar, mereka akan berhasil meraup dana masyarakat Rp 60 milyar. Tapi raksasa di bidang eceran ini juga menerbitkan obligasi konversi senilai US$ 24,4 juta, yang kabarnya sudah diborong oleh sebuah perusahaan ventura dari Hong Kong. Sebelum gema Matahari surut, Selasa pekan ini muncul pendatang baru di Bursa Efek Jakarta, yaitu PT Sarasa Nugraha. Perusahaan yang memproduksi pakaian jadi ini memiliki kuota ekspor 450 ribu lusin. Saham yang akan didaftarkannya ke bursa sebanyak 5 juta lembar. Sarasa Nugraha berdiri pada tahun 1982, dan penampilannya lumayan. Tahun 1991 berhasil meraih laba bersih Rp 2,496 milyar atau naik 70% dibandingkan laba sebelumnya. Kendati muda usia, Sarasa Nugraha memiliki pelanggan ukuran dunia seperti Edison Brothers, yang menguasai pemasaran 3.500 toko eceran di AS. Selain itu, ada Brook Brothers, Contempo, dan Macy's -- semua itu nama yang tersohor dalam bisnis pakaian jadi.

Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161833438483



Bisnis Sepekan 1/4

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.